alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

OMG! Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Warga Gilimanuk Ditemukan Membusuk

NEGARA – Warga lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (16/10) pagi  digegerkan dengan penemuan mayat, I Wayan Dana, 69, dalam kondisi membusuk.

Korban diketahui sejak dua hari terakhir tidak terlihat keluar rumah dan bekerja, namun ternyata salah seorang tetangga melihat korban sudah tidak bernyawa.

Korban diketahui pertama kali oleh tetangganya Ni Ketut Susanti, 54, yang diminta menantu korban Kadek Sudarmini yang berada di Denpasar untuk mengecek rumah korban karena tidak bisa dihubungi.

Atas permintaan tersebut, tetangga korban mendatangi rumah korban bersama suaminya, I Wayan Suartika. “Saat baru sampai di halaman rumah mencium bau busuk,” ujar Suartika.

Karena curiga dengan kondisi korban, saksi berusaha melihat dari ventilasi jendela karena semua pintu rumah dan jendela terkunci.

Baca Juga:  Ternyata Duo Spesialis Maling Kos Asal Buleleng Beraksi di Banyak TKP

Korban yang tinggal seorang diri tersebut ditemukan dalam posisi tengadah tanpa baju, handphone berada di sebelah korban dan televisi masih menyala.

Kondisi korban juga sudah membusuk. Temuan tersebut kemudian saksi laporkan ke polisi. “Karena pintu semua terkunci mencium bau yang tidak enak. Saat saya lihat korban sudah meninggal sudah bengkak,” ujarnya.

Kanitreskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Iptu I Putu Suparta menjelaskan, berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan luar tubuh korban oleh tim Inafis Polres Jembrana, tim medis Puskesmas Gilimanuk, korban diperkirakan sudah menunggal sejak tiga hari lalu.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal diperkirakan sudah tiga hari sebelumnya,” jelas Iptu Suparta.

Baca Juga:  Selain Asmara, Ini Motif Lain Pelaku Tega Gorok Leher Korban di Sanur

Dari hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa mayat korban yang sudah mengeluarkan bau busuk, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Ada indikasi korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. “Korban sempat mengeluhkan penyakit stroke ringan,” terangnya.

Korban diketahui berstatus duda dan mempunyai dua orang anak. Korban tinggal sendirian di rumahnya.

Kedua anaknya sudah menikah dan bekerja di luar negeri, sedangkan menantunya tinggal di Denpasar. Atas kematian korban, keluarga mengikhlaskan dan tidak menginginkan dilakukan otopsi. 



NEGARA – Warga lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (16/10) pagi  digegerkan dengan penemuan mayat, I Wayan Dana, 69, dalam kondisi membusuk.

Korban diketahui sejak dua hari terakhir tidak terlihat keluar rumah dan bekerja, namun ternyata salah seorang tetangga melihat korban sudah tidak bernyawa.

Korban diketahui pertama kali oleh tetangganya Ni Ketut Susanti, 54, yang diminta menantu korban Kadek Sudarmini yang berada di Denpasar untuk mengecek rumah korban karena tidak bisa dihubungi.

Atas permintaan tersebut, tetangga korban mendatangi rumah korban bersama suaminya, I Wayan Suartika. “Saat baru sampai di halaman rumah mencium bau busuk,” ujar Suartika.

Karena curiga dengan kondisi korban, saksi berusaha melihat dari ventilasi jendela karena semua pintu rumah dan jendela terkunci.

Baca Juga:  OMG! Tak Terlihat Sejak Nyepi, Guru Ngaji Asal Bangli Tewas Membusuk

Korban yang tinggal seorang diri tersebut ditemukan dalam posisi tengadah tanpa baju, handphone berada di sebelah korban dan televisi masih menyala.

Kondisi korban juga sudah membusuk. Temuan tersebut kemudian saksi laporkan ke polisi. “Karena pintu semua terkunci mencium bau yang tidak enak. Saat saya lihat korban sudah meninggal sudah bengkak,” ujarnya.

Kanitreskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Iptu I Putu Suparta menjelaskan, berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan luar tubuh korban oleh tim Inafis Polres Jembrana, tim medis Puskesmas Gilimanuk, korban diperkirakan sudah menunggal sejak tiga hari lalu.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal diperkirakan sudah tiga hari sebelumnya,” jelas Iptu Suparta.

Baca Juga:  Viral Di Medsos, Netizen Minta Pembunuh Mahasiswi Cantik Dihukum Mati

Dari hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa mayat korban yang sudah mengeluarkan bau busuk, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Ada indikasi korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. “Korban sempat mengeluhkan penyakit stroke ringan,” terangnya.

Korban diketahui berstatus duda dan mempunyai dua orang anak. Korban tinggal sendirian di rumahnya.

Kedua anaknya sudah menikah dan bekerja di luar negeri, sedangkan menantunya tinggal di Denpasar. Atas kematian korban, keluarga mengikhlaskan dan tidak menginginkan dilakukan otopsi. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/