Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Heboh Pelajar Ngaku Disetrum Polisi di Bali

Penyidik Ditreskrimum Periksa Bocah Korban Penganiayaan Terduga Polisi

17 Oktober 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Penyidik Ditreskrimum Periksa Bocah Korban Penganiayaan Terduga Polisi

MR 14, duduk di kursi roda dan menjalani pemeriksaan di rumahnya, kawasan Jalan Jaya Giri, Renon. (IST)

Share this      

DENPASAR - Laporan dugaan penganiayaan terhadap bocah berusia 14 tahun berinisial MR dengan pelaku diduga anggota polisi terus bergulir di Ditreskrimum Polda Bali. Yang terbaru, terkaiit dugaan tindak pidana itu Penyidik Unit PPA meminta keterangan MR di rumahnya, kawasan Jalan Jaya Giri, Jumat (15/10).


Sumber yang meminta agar namanya diarahasiakan menyebut bahwa, pihak Ditreskrimum Polda Bali telah menindaklanjuti laporan orang tua MR.

Baca juga: Eks Kacab Cantik Bank Mega Denpasar Tuding Tuntutan JPU Berlebihan

"Ayah korban sudah dimintai keterangan sejak Kamis lalu," tambahnya.

Usai memintai keterangan sang ayah, MTJS, penyidik PPA Ditreskrimum Polda Bali langsung mengambil keterangan MR di kediamannya kawasan Jalan Jaya Giri.

"Ditreskrimum terus melakukan pengusutan. MR dimintai keterangan Jumat kemarin (15/10). Nantinya masih ada saksi lain yang diperiksa. Setelah itu baru memanggil diduga pelaku," sebut sumber ini.

Kuasa hukum MR, AKBP (Purn) Joni Lay membenarkan terkait pemeriksaan terhadap kliennya. Saat memintai keterangan, MR didampingi petugas Dinas Sosial.

"Pemeriksaan Jumat pagi. Pertanyaan seputaran kejadian. Sama seperti pemeriksaan dari Bid Propam waktu lalu," jelas Joni, Sabtu 16/10).


Seperti berita sebelumnya, pelajar yang masih dduduk di bangku SMP ini harus mengubur cita-citanya menjadi anggota Polri. Sebab, saat ini kakinya patah karena dianiaya dan diinjak oleh oknum Polisi bertugas di Ditsamapta Polda Bali diduga bernisial Bripda IMJDM. Sebab, salah satu persyaratan menjadi polisi memang tidak boleh memiliki cacat fisik.

Sejauh ini, klieannya masih menjalani rawat jalan. Joni Lay menceritakan, kondisi MR saat ini sudah semakin membaik. Memar akibat pukulan dan setruman masih sedikit membekas. Walau begitu, terkait kejadian tersebut, MR masih trauma.

(rb/dre/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia