alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Sebelum Tewas Mengenaskan, Korban Sempat Hadiri Hajatan Pernikahan

TEMUAN jasad pria di area Tukad atau Sungai Melangga, pada Kamis (16/12) sekitar pukul 23.23 WITA gegerkan warga Banjar Benawah, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar.

 

Dia adalah I Wayan Suweta, 42. Warga Banjar Benawah Kanginan, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar itu diduga tewas usai terjatuh dari atas jembatan dan ditemukan tewas di dasar sungai akibat mabuk minuman keras.

 

Belakangan, cerita pun muncul usai jasad korban ditemukan dan dievakuasi. Seperti apa?

 

IDA BAGUS INDRA PRASETYA, Gianyar

 

USAI ditemukan dan dievakuasi, meninggalnya I Wayan Suweta langsung jadi bahan pergunjingan warga.

 

Jadi bahan obrolan warga, karena sebelum ditemukan tewas mengenaskan di Tukad Melangga, korban yang merupakan warga asal Banjar Benawah Kanginan, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar itu sempat terlihat menghadiri upacara pernikahan bersama sejumlah temannya.

Baca Juga:  Terbukti Pelaku Pedofil, Dua Bule Aussie Ditolak Masuk Bali

 

Bahkan, korban sempat terlihat nimbrung dan ikut minum minuman keras jenis arak di lokasi hajatan. Selain itu, dari penuturan sejumlah saksi, korban juga sempat minum bir di rumah temannya.

 

Namun di sela minum di acara pernikahan itu, tidak berselang lama, korban tiba-tiba menghilang dari acara.

 

Selanjutnya, teman-teman korban yang baru menyadari jika korban telah menghilang dari acara nikahan langsung berusaha mencari di sekitar acara pernikahan dan ke rumah korban.

 

Namun saat proses pencarian ke rumah korban, korban tidak ditemukan.

 

Akhirnya teman korban bersama keluarga meminta bantuan pecalang untuk ikut mencari.

 

Singkat cerita, usai melakukan pencarian, akhirnya menjelang tengah malam, jasad korban ditemukan di sungai yang ada di bawah jembatan.

Baca Juga:  Mayat Pria Membusuk di Kebun Kangkung Gegerkan Warga Renon Denpasar

 

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar. Tim Reaksi Cepat (TRC) terjun ke jurang untuk melakukan evakuasi. 

 

 Terkait peristiwa ini, Kapolsek Kota Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa mejelaskan, sebelum meninggal, korban sehari-hari diketahui sebagai tukang ukir.

 

Sedangkan dari hasil penyelidikan sementara, diduga penyebab korban hingga ditemukan tewas di sungai yakni akibat korban terpeleset sehingga terjatuh ke Sungai Melaangga.

 

“Kebetulan rumah korban itu di ujung jurang. Karena korban sebelumnya sempat minum-minum, mungkin karena pengaruh minuman itu saat mau pulang korban tidak konsen jalan kakinya sehingga terpeleset dan jatuh,” pungkasnya.


TEMUAN jasad pria di area Tukad atau Sungai Melangga, pada Kamis (16/12) sekitar pukul 23.23 WITA gegerkan warga Banjar Benawah, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar.

 

Dia adalah I Wayan Suweta, 42. Warga Banjar Benawah Kanginan, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar itu diduga tewas usai terjatuh dari atas jembatan dan ditemukan tewas di dasar sungai akibat mabuk minuman keras.

 

Belakangan, cerita pun muncul usai jasad korban ditemukan dan dievakuasi. Seperti apa?

 

IDA BAGUS INDRA PRASETYA, Gianyar

 

USAI ditemukan dan dievakuasi, meninggalnya I Wayan Suweta langsung jadi bahan pergunjingan warga.

 

Jadi bahan obrolan warga, karena sebelum ditemukan tewas mengenaskan di Tukad Melangga, korban yang merupakan warga asal Banjar Benawah Kanginan, Desa Petak Kelod, Kecamatan Gianyar itu sempat terlihat menghadiri upacara pernikahan bersama sejumlah temannya.

Baca Juga:  Nyambi Jadi Kurir Sabu, Sultan Hassanudin Dibui 9 Tahun

 

Bahkan, korban sempat terlihat nimbrung dan ikut minum minuman keras jenis arak di lokasi hajatan. Selain itu, dari penuturan sejumlah saksi, korban juga sempat minum bir di rumah temannya.

 

Namun di sela minum di acara pernikahan itu, tidak berselang lama, korban tiba-tiba menghilang dari acara.

 

Selanjutnya, teman-teman korban yang baru menyadari jika korban telah menghilang dari acara nikahan langsung berusaha mencari di sekitar acara pernikahan dan ke rumah korban.

 

Namun saat proses pencarian ke rumah korban, korban tidak ditemukan.

 

Akhirnya teman korban bersama keluarga meminta bantuan pecalang untuk ikut mencari.

 

Singkat cerita, usai melakukan pencarian, akhirnya menjelang tengah malam, jasad korban ditemukan di sungai yang ada di bawah jembatan.

Baca Juga:  Takut Dihukum Lebih Berat, Terdakwa Pecatan Polisi Batal Kasasi

 

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar. Tim Reaksi Cepat (TRC) terjun ke jurang untuk melakukan evakuasi. 

 

 Terkait peristiwa ini, Kapolsek Kota Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa mejelaskan, sebelum meninggal, korban sehari-hari diketahui sebagai tukang ukir.

 

Sedangkan dari hasil penyelidikan sementara, diduga penyebab korban hingga ditemukan tewas di sungai yakni akibat korban terpeleset sehingga terjatuh ke Sungai Melaangga.

 

“Kebetulan rumah korban itu di ujung jurang. Karena korban sebelumnya sempat minum-minum, mungkin karena pengaruh minuman itu saat mau pulang korban tidak konsen jalan kakinya sehingga terpeleset dan jatuh,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/