alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Jasad Putu Darmawan Ditemukan Telungkup, Temukan Luka di Bawah Mata

KEMATIAN salah seorang perangkat Desa Silangjana Putu Darmawan, 57, di depan SMPN 7 Singaraja, pada Senin (17/1) malam benar-benar mengejutkan warga.

Jasad Darmawan pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan persis di bawah kabel listrik. Tak diketahui pasti apakah korban tewas karena tersengat listrik atau menabrak pohon.

Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WITA, Senin (17/1) malam. Korban ditemukan oleh perangkat Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.

EKA PRASETYA, Singaraja

PERBEKEL Alasangker I Wayan Sitama menjelaskan, saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup.

Di sebelahnya ada sepeda motor milik korban. Jenazah dan kendaraan korban berada tepat di depan pintu masuk sekolah. Di bawah kabel listrik yang menjulur. Sementara helm korban, ditemukan di bawah pohon yang tumbang. Berjarak sekitar 10 meter dari jenazah korban.

Baca Juga:  Kritis dan Cuci Darah, Napi Ella Masih Dirawat, Buru Otak Pengoplos

Saat diperiksa, kondisi korban hanya mengalami luka di bawah mata. “Kami tidak tahu meninggalnya karena apa. Apakah karena kesetrum listrik, atau karena menabrak pohon yang tumbang. Karena helmnya ada di bawah pohon, tapi korbannya agak jauh dari pohon,” kata Sitama.

Lebih lanjut Sitama mengatakan, ini pertama kalinya terjadi musibah pohon tumbang yang berujung pada tewasnya warga yang melintas. Sebelumnya ruas jalan tersebut terbilang aman dilintasi warga. Terlebih jalan tersebut merupakan akses utama menuju Kota Singaraja.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, jenazah korban berhasil dievakuasi berselang 30 menit setelah ditemukan.

Tim harus menanti petugas PLN, karena jarak jenazah cukup dekat dengan kabel listrik. Sehingga terbilang rawan dalam proses evakuasi.

Baca Juga:  Terus Diguyur Hujan, Petani Garam pun Mulai Kuras Tabungan

“Jenazahnya sudah langsung dievakuasi rekan-rekan dari PMI. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Silangjana. Penyebab meninggalnya kami belum tahu. Kami masih fokus melakukan pembersihan jalan, karena pohon yang tumbang menutup total akses jalan,” demikian Ariadi. 

- Advertisement -

- Advertisement -

KEMATIAN salah seorang perangkat Desa Silangjana Putu Darmawan, 57, di depan SMPN 7 Singaraja, pada Senin (17/1) malam benar-benar mengejutkan warga.

Jasad Darmawan pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan persis di bawah kabel listrik. Tak diketahui pasti apakah korban tewas karena tersengat listrik atau menabrak pohon.

Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 WITA, Senin (17/1) malam. Korban ditemukan oleh perangkat Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.


EKA PRASETYA, Singaraja

PERBEKEL Alasangker I Wayan Sitama menjelaskan, saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup.

Di sebelahnya ada sepeda motor milik korban. Jenazah dan kendaraan korban berada tepat di depan pintu masuk sekolah. Di bawah kabel listrik yang menjulur. Sementara helm korban, ditemukan di bawah pohon yang tumbang. Berjarak sekitar 10 meter dari jenazah korban.

Baca Juga:  Terus Diguyur Hujan, Petani Garam pun Mulai Kuras Tabungan

Saat diperiksa, kondisi korban hanya mengalami luka di bawah mata. “Kami tidak tahu meninggalnya karena apa. Apakah karena kesetrum listrik, atau karena menabrak pohon yang tumbang. Karena helmnya ada di bawah pohon, tapi korbannya agak jauh dari pohon,” kata Sitama.

Lebih lanjut Sitama mengatakan, ini pertama kalinya terjadi musibah pohon tumbang yang berujung pada tewasnya warga yang melintas. Sebelumnya ruas jalan tersebut terbilang aman dilintasi warga. Terlebih jalan tersebut merupakan akses utama menuju Kota Singaraja.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, jenazah korban berhasil dievakuasi berselang 30 menit setelah ditemukan.

Tim harus menanti petugas PLN, karena jarak jenazah cukup dekat dengan kabel listrik. Sehingga terbilang rawan dalam proses evakuasi.

Baca Juga:  Rumah Dilelang Padahal Tak Punya Hutang, BPR Sedana dan BLBI Disomasi

“Jenazahnya sudah langsung dievakuasi rekan-rekan dari PMI. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Silangjana. Penyebab meninggalnya kami belum tahu. Kami masih fokus melakukan pembersihan jalan, karena pohon yang tumbang menutup total akses jalan,” demikian Ariadi. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/