alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Selain Tambah Personel, SAR Perluas Pencarian Hingga ke Ponjok Batu

BULELENG-TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Ni Luh Wardani, 48, dan Kadek Restini, 9, warga Kelurahan Banyuning yang hilang terseret air bah di Tukad Buleleng.

Tim SAR melakukan pencarian hingga wilayah Celukan Bawang bahkan hingga ke areal Ponjok Batu.

Harapannya, tim dapat menemukan keberadaan ibu dan putrinya itu.

Relawan SAR yang terlibat dalam proses pencarian juga terus bertambah. Bahkan, Senin (17/1) tim dari Pos SAR Singaraja mendapat bantuan dari Polair Polres Buleleng, TNI Angkatan Laut, relawan SAR Radio 115, Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari, PMI Buleleng, serta beberapa kelompok nelayan.

Pada hari ketiga kemarin, tim SAR melakukan dua kali pencarian. Proses pencarian telah dimulai sejak pukul 06.00 pagi. Tim melakukan penyisiran di kawasan perairan dengan radius 3 mil laut. Ada 2 buah perahu karet yang dikerahkan dari Posko Pencarian di Eks Pelabuhan Buleleng.

Baca Juga:  Pelajar SMA Belum Ditemukan, Tim SAR Obok-obok Perairan Tol Benoa

Selain itu TNI Angkatan Laut juga mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) dari Pelabuhan Celukan Bawang. Armada tersebut melakukan penyisiran hingga perairan Kecamatan Seririt.

“Kami juga melakukan penyisiran di pantai. Kalau ke timur, penyisiran itu sudah sampai di sekitar (pantai) Ponjok Batu. Nelayan juga sudah kami minta bantuan, siapa tahu ada yang menemukan keberadaan korban. untuk sementara hasilnya nihil,” kata Kepala Pos SAR Singaraja, Dudi Librana saat ditemui pada Senin sore.

Selain melakukan pencarian pada pagi hari, tim SAR gabungan juga melanjutkan pencarian pada siang hari. Saat siang, tim kembali melakukan susur sungai di sepanjang Tukad Buleleng. Penyusuran dilakukan mulai dari titik hilangnya korban. Yakni dari kawasan Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Banjar Jawa, hingga muara Tukad Buleleng di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. Pencarian dilakukan sepanjang satu kilometer. Hasilnya pun nihil.

Baca Juga:  Tewas Membusuk, Bau Busuk Jasad Bule Belanda Tercium Sejak 4 Hari Lalu

Tim juga sudah menyiapkan regu penyelam untuk melakukan pencarian di sekitar muara. Hanya saja tim penyelam urung turun melakukan penyelaman. Sebab arus laut masih cukup kencang.

“Penyelaman terpaksa tidak bisa dilakukan hari ini. Karena jarak pandang di bawah air hampir nol. Kami upayakan terus memperluas penyisiran. Baik di laut maupun di darat,” imbuhnya.


BULELENG-TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Ni Luh Wardani, 48, dan Kadek Restini, 9, warga Kelurahan Banyuning yang hilang terseret air bah di Tukad Buleleng.

Tim SAR melakukan pencarian hingga wilayah Celukan Bawang bahkan hingga ke areal Ponjok Batu.

Harapannya, tim dapat menemukan keberadaan ibu dan putrinya itu.

Relawan SAR yang terlibat dalam proses pencarian juga terus bertambah. Bahkan, Senin (17/1) tim dari Pos SAR Singaraja mendapat bantuan dari Polair Polres Buleleng, TNI Angkatan Laut, relawan SAR Radio 115, Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari, PMI Buleleng, serta beberapa kelompok nelayan.

Pada hari ketiga kemarin, tim SAR melakukan dua kali pencarian. Proses pencarian telah dimulai sejak pukul 06.00 pagi. Tim melakukan penyisiran di kawasan perairan dengan radius 3 mil laut. Ada 2 buah perahu karet yang dikerahkan dari Posko Pencarian di Eks Pelabuhan Buleleng.

Baca Juga:  Cegah Laka Laut saat Arus Mudik, Gencar Patroli Laut di Selat Bali

Selain itu TNI Angkatan Laut juga mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) dari Pelabuhan Celukan Bawang. Armada tersebut melakukan penyisiran hingga perairan Kecamatan Seririt.

“Kami juga melakukan penyisiran di pantai. Kalau ke timur, penyisiran itu sudah sampai di sekitar (pantai) Ponjok Batu. Nelayan juga sudah kami minta bantuan, siapa tahu ada yang menemukan keberadaan korban. untuk sementara hasilnya nihil,” kata Kepala Pos SAR Singaraja, Dudi Librana saat ditemui pada Senin sore.

Selain melakukan pencarian pada pagi hari, tim SAR gabungan juga melanjutkan pencarian pada siang hari. Saat siang, tim kembali melakukan susur sungai di sepanjang Tukad Buleleng. Penyusuran dilakukan mulai dari titik hilangnya korban. Yakni dari kawasan Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Banjar Jawa, hingga muara Tukad Buleleng di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. Pencarian dilakukan sepanjang satu kilometer. Hasilnya pun nihil.

Baca Juga:  UPDATE! Terbukti Lawan Aparat, Keris Cs Dituntut 7 Bulan

Tim juga sudah menyiapkan regu penyelam untuk melakukan pencarian di sekitar muara. Hanya saja tim penyelam urung turun melakukan penyelaman. Sebab arus laut masih cukup kencang.

“Penyelaman terpaksa tidak bisa dilakukan hari ini. Karena jarak pandang di bawah air hampir nol. Kami upayakan terus memperluas penyisiran. Baik di laut maupun di darat,” imbuhnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/