alexametrics
26.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Bukan Jasad Pemancing,Status Mayat Ngambang di Pantai Klotok Misterius

AMLAPURA – Penemuan mayat mengambang di perairan pantai Klotok, Klungkung oleh petugas gabungan Selasa sore (16/2) lalu hingga kini belum jelas statusnya.

Jenazah MR X tersebut saat ini masih berada di ruang jenazah RSUD Karangasem. Sebelumnya beredar informasi bahwa temuan mayat yang mengambang tersebut merupakan salah satu dari tiga pemancing yang hilang di Pantai Bias Tugel Padangbai.

Namun setelah dilakukan pengecekan, pihak keluarga dengan tegas membantah bahwa jenazah tersebut merupakan saah satu dari ketiganya. 

Kasatpolair Polres Karangasem AKP I Gusti Bagus Suteja mengatakan hingga kini jenazah yang ditemukan oleh tim pencarian di perairan Pantai Klotok, Klungkung belum teridentifkasi.

“Keyakinan itu diungkap langsung oleh pihak keluarga tiga orang pemancing yang hilang di Padangbai. Karena dari ciri-ciri tidak ada yang merujuk pada tiga korban,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksan luar yang dilakukan oleh dokter forensik RSUD Karangasem dr. Ni Nyoman Sri Purnami Desi, jenazah MR X itu memiliki jenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 40 tahun.

Untuk berat badanya sendiri mencapai 80 kg dengan tinggi 163 cm. “Bentuk kepala bulat. Rambut kepala belakang lurus.

Karena tidak ada keluarga yang datang menjemput, sementara jenazah di simpan di ruang jenazah RSUD Karangasem,” tutur AKP Suteja.

AKP Suteja menambahkan, bahwa jenazah tersebut diperkirakan meninggal lebih dari lima hari. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Pol Air di masing-masing daerah di Bali.

Namun hingga saat ini juga belum ada laporan masyarakat kehilangan anggota keluarga. “Kondisi jenazah membengkak dan mengeluarkan

bau yang menyengat. Kami tidak berani memastikan dari mana jenazah ini. Yang jelas warga negara Indonesia,” tegasnya.

Satuan Polair Karangasem juga akan melimpahkan kasus penemuan mayat MR X ini ke Mapolres Klungkung mengingat temuan mayat mengambang ini berada di wilayah hukum Polres Klungkung.

“Akan dilimpahkan ke Polres Klungkung karena kejadiannya di sana,” tandas AKP I Gusti Bagus Suteja.



AMLAPURA – Penemuan mayat mengambang di perairan pantai Klotok, Klungkung oleh petugas gabungan Selasa sore (16/2) lalu hingga kini belum jelas statusnya.

Jenazah MR X tersebut saat ini masih berada di ruang jenazah RSUD Karangasem. Sebelumnya beredar informasi bahwa temuan mayat yang mengambang tersebut merupakan salah satu dari tiga pemancing yang hilang di Pantai Bias Tugel Padangbai.

Namun setelah dilakukan pengecekan, pihak keluarga dengan tegas membantah bahwa jenazah tersebut merupakan saah satu dari ketiganya. 

Kasatpolair Polres Karangasem AKP I Gusti Bagus Suteja mengatakan hingga kini jenazah yang ditemukan oleh tim pencarian di perairan Pantai Klotok, Klungkung belum teridentifkasi.

“Keyakinan itu diungkap langsung oleh pihak keluarga tiga orang pemancing yang hilang di Padangbai. Karena dari ciri-ciri tidak ada yang merujuk pada tiga korban,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksan luar yang dilakukan oleh dokter forensik RSUD Karangasem dr. Ni Nyoman Sri Purnami Desi, jenazah MR X itu memiliki jenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 40 tahun.

Untuk berat badanya sendiri mencapai 80 kg dengan tinggi 163 cm. “Bentuk kepala bulat. Rambut kepala belakang lurus.

Karena tidak ada keluarga yang datang menjemput, sementara jenazah di simpan di ruang jenazah RSUD Karangasem,” tutur AKP Suteja.

AKP Suteja menambahkan, bahwa jenazah tersebut diperkirakan meninggal lebih dari lima hari. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Pol Air di masing-masing daerah di Bali.

Namun hingga saat ini juga belum ada laporan masyarakat kehilangan anggota keluarga. “Kondisi jenazah membengkak dan mengeluarkan

bau yang menyengat. Kami tidak berani memastikan dari mana jenazah ini. Yang jelas warga negara Indonesia,” tegasnya.

Satuan Polair Karangasem juga akan melimpahkan kasus penemuan mayat MR X ini ke Mapolres Klungkung mengingat temuan mayat mengambang ini berada di wilayah hukum Polres Klungkung.

“Akan dilimpahkan ke Polres Klungkung karena kejadiannya di sana,” tandas AKP I Gusti Bagus Suteja.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/