alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Ruang Laundry Terbakar, Bangunan Hua Spa Terapis Ludes Dilalap Api

DENPASAR  – Si jago merah kembali beraksi dan meludeskan bangunan Hua SPA di Jalan Uluwatu, Nomor 88, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (17/5) kemarin.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Muhamad Yaqin menerangkan, bangunan Spa berlantai II yang terbakar itu sudah tidak  beroperasi.

Walaupun demikian, masih ada petugas security, Ketut Punia, 52, yang sedang jaga. Ketut Punia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Sebab, saat bertugas dia tiba-tiba melihat api sudah membesar pada bagian lantai II bertempat di ruangan laundry.

Saksi yang tinggal di Kelan, Tuban, Kuta, Badung ini bersama rekannya berusaha memadamkan api dengan peralatan manual.

Baca Juga:  Rumah Style Bali Warga Marga Terbakar, Barang Berharga Ludes Jadi Abu

Walaupun sempat menggunakan hydrant di seputar lokasi, namun bahan bangunan dan isi di dalam laundry yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke segala arah.

“Diduga kuat api bersumbar dari arus pendek listrik,” bebernya.  Karena kewalahan memadamkan api, chief security Ketut Widiarta

memberitahukan peristiwa ini kepada pimpinan Ade Kusnarto dan  menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung.

“Tak selang berapa lama, 6 unit mobil Damkar Badung dan 2 mobil dari BPG berhasil memadamkan api,” tuturnya.

Petugas kepolsian dari Polsek Kuta Selatan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan dimulai dengan olah TKP.

Dalam penyelidikan itu, api diduga kuat berasal dari ruangan laundry yang ada di lantai II bangunan itu. Api kemudian dengan cepat menjalar dan merembet ke kamar spa sebanyak 6 kamar.

Baca Juga:  [GRATIS] Lanal Denpasar Buka Penerimaan Calon Taruna AAL dan Tamtama

“Bangunan dengan total 6 kamar itu terbakar dengan kasurnya. Dugaan awal korsleting,” ungkap dia.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Tapi, kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. 



DENPASAR  – Si jago merah kembali beraksi dan meludeskan bangunan Hua SPA di Jalan Uluwatu, Nomor 88, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (17/5) kemarin.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Muhamad Yaqin menerangkan, bangunan Spa berlantai II yang terbakar itu sudah tidak  beroperasi.

Walaupun demikian, masih ada petugas security, Ketut Punia, 52, yang sedang jaga. Ketut Punia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Sebab, saat bertugas dia tiba-tiba melihat api sudah membesar pada bagian lantai II bertempat di ruangan laundry.

Saksi yang tinggal di Kelan, Tuban, Kuta, Badung ini bersama rekannya berusaha memadamkan api dengan peralatan manual.

Baca Juga:  Gamblang! Begini Alasan Polisi Tangkap Terduga Pungli Tirta Empul..

Walaupun sempat menggunakan hydrant di seputar lokasi, namun bahan bangunan dan isi di dalam laundry yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke segala arah.

“Diduga kuat api bersumbar dari arus pendek listrik,” bebernya.  Karena kewalahan memadamkan api, chief security Ketut Widiarta

memberitahukan peristiwa ini kepada pimpinan Ade Kusnarto dan  menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung.

“Tak selang berapa lama, 6 unit mobil Damkar Badung dan 2 mobil dari BPG berhasil memadamkan api,” tuturnya.

Petugas kepolsian dari Polsek Kuta Selatan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan dimulai dengan olah TKP.

Dalam penyelidikan itu, api diduga kuat berasal dari ruangan laundry yang ada di lantai II bangunan itu. Api kemudian dengan cepat menjalar dan merembet ke kamar spa sebanyak 6 kamar.

Baca Juga:  Kemarau, Bale Piasan dan Lahan Perbukitan di Karangasem Terbakar

“Bangunan dengan total 6 kamar itu terbakar dengan kasurnya. Dugaan awal korsleting,” ungkap dia.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Tapi, kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/