alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Terseret Ombak di Pantai Batu Bolong, WNA Lenyap Ditelan Ombak

KUTA UTARA – Seorang warganegara asing (WNA) yang belum diketahui identitasnya dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung.

Kejadian nahas yang menimpa korban itu terjadi Jumat (17/7) sore. “Kemarin laporan kami terima pukul 18.55 Wita dan langsung menggerakkan personil ke lokasi. 

Sebanyak 13 personil telah diberangkatkan ke lokasi sejak pagi tadi,” terang Gede Darmada, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Sabtu (18/7). 

Pelapor atas nama Nyoman Rizal menyebutkan perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 18.30 Wita.

Karena situasi di lokasi gelap dan tidak memungkinkan dilakukan penyisiran di laut, maka tim dengan alat penerangan melakukan pencarian di sepanjang bibir pantai. 

Baca Juga:  Tak Puas Dihukum 12 Tahun, Eks Wagub Sudikerta Putuskan Banding

“Kemarin malam tim berkoordinasi dengan instansi terkait dan juga masyarakat setempat mencoba menggali informasi, khususnya posisi dimana korban tenggelam,” ungkap Darmada. 

Darmada menjelaskan rencana pergerakan tim SAR gabungan Sabtu (18/7), yakni 4 orang menyisir daratan sementara itu SRU laut melibatkan 9 orang menggunakan 1 unit rubber boat dan 2 unit jetski.

“SRU laut bergerak dari Pantai Patra pada pukul 07.30 Wita menuju seputaran lokasi korban tenggelam,” imbuhnya.

Sampai dengan saat ini tim SAR masih melakukan pencarian karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaannya.

“Untuk identitas korban kami masih menggali informasi, dan semalam juga sudah koordinasi dengan pihak hotel dimana ia menginap,” tandasnya. 



KUTA UTARA – Seorang warganegara asing (WNA) yang belum diketahui identitasnya dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung.

Kejadian nahas yang menimpa korban itu terjadi Jumat (17/7) sore. “Kemarin laporan kami terima pukul 18.55 Wita dan langsung menggerakkan personil ke lokasi. 

Sebanyak 13 personil telah diberangkatkan ke lokasi sejak pagi tadi,” terang Gede Darmada, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Sabtu (18/7). 

Pelapor atas nama Nyoman Rizal menyebutkan perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 18.30 Wita.

Karena situasi di lokasi gelap dan tidak memungkinkan dilakukan penyisiran di laut, maka tim dengan alat penerangan melakukan pencarian di sepanjang bibir pantai. 

Baca Juga:  UPDATE! Peneliti Bawah Laut Belum Ditemukan, SAR Kerahkan Helikopter

“Kemarin malam tim berkoordinasi dengan instansi terkait dan juga masyarakat setempat mencoba menggali informasi, khususnya posisi dimana korban tenggelam,” ungkap Darmada. 

Darmada menjelaskan rencana pergerakan tim SAR gabungan Sabtu (18/7), yakni 4 orang menyisir daratan sementara itu SRU laut melibatkan 9 orang menggunakan 1 unit rubber boat dan 2 unit jetski.

“SRU laut bergerak dari Pantai Patra pada pukul 07.30 Wita menuju seputaran lokasi korban tenggelam,” imbuhnya.

Sampai dengan saat ini tim SAR masih melakukan pencarian karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaannya.

“Untuk identitas korban kami masih menggali informasi, dan semalam juga sudah koordinasi dengan pihak hotel dimana ia menginap,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/