27.6 C
Denpasar
Saturday, February 4, 2023

Lima Komplotan Maling Spesialis Barang Bekas Dibekuk

SINGARAJA- Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buleleng mengamankan lima orang komplotan pelaku pencurian barang bekas.

 

Dari lima orang itu, seorang diantaranya masih berstatus di bawah umur.

 

Aksi pencurian itu dilakukan pada Senin (2/8) dua pekan lalu di sebuah gudang di Jalan Raya Singaraja-Seririt, wilayah Desa Kalibukbuk.

 

Komplotan ini mencuri sebuah lemari pendingin, meja besi, troli belanja, kereta dorong, rak pajangan, hingga alat penanak nasi.

 

Kasus berawal saat penjaga gudang, Kadek Regen Suriyawan, 35, warga Desa Panji, melapor ke polisi.

 

Penjaga gudang menyebut barang-barang yang tersimpan di gudang hilang.

 

Polisi kemudian melakukan penelusuran ke lokasi penjualan barang-barang bekas.

Baca Juga:  OMG! Rusak Pelinggih, Bule Denmark Sempat-sempatnya Tertawa Lebar

 

Hasil penelusuran dan penyelidikan, polisi akhirnya mendapati lima orang tersangka. Selanjutnya, seluruh tersangka diamankan secara bertahap.

 

Mereka adalah Ketut Wardana, 36, Ketut Widi Arjaya, 45, Gede Sudiasa alias Bandit, 19, dan Gede Karismawan 47.

 

Kesemuanya adalah warga asal Desa Anturan, Kecamatan Buleleng.

 

Selain keempat pelaku, polisi juga mengamankan seorang remaja yang masih berusia 17 tahun atau di bawah umur.

 

“Tersangka GK itu di KTP karyawan swasta. Tapi dia juga buka semacam lembaga hukum. Sekarang dia masih di lokasi karantina terpusat, karena swab antigen-nya positif. Khusus tersangka yang di bawah umur, tidak kami tahan,” kata Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto.

Baca Juga:  Libur Lebaran, TNI/Polri Patroli Keamanan dengan Motor

 

Menurut Andrian, barang-barang itu sejatinya hanya barang bekas. Namun saat dijual pada pengepul rongsokan, barang-barang itu memiliki nilai ekonomi.

 

Kini tiga orang tersangka ditahan di Rutan Mapolres Buleleng. Kelima tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



SINGARAJA- Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buleleng mengamankan lima orang komplotan pelaku pencurian barang bekas.

 

Dari lima orang itu, seorang diantaranya masih berstatus di bawah umur.

 

Aksi pencurian itu dilakukan pada Senin (2/8) dua pekan lalu di sebuah gudang di Jalan Raya Singaraja-Seririt, wilayah Desa Kalibukbuk.

 

Komplotan ini mencuri sebuah lemari pendingin, meja besi, troli belanja, kereta dorong, rak pajangan, hingga alat penanak nasi.

 

Kasus berawal saat penjaga gudang, Kadek Regen Suriyawan, 35, warga Desa Panji, melapor ke polisi.

 

Penjaga gudang menyebut barang-barang yang tersimpan di gudang hilang.

 

Polisi kemudian melakukan penelusuran ke lokasi penjualan barang-barang bekas.

Baca Juga:  Disdik Sayangkan Ulah Guru Bunuh Anak, Segera Cari Guru Pengganti

 

Hasil penelusuran dan penyelidikan, polisi akhirnya mendapati lima orang tersangka. Selanjutnya, seluruh tersangka diamankan secara bertahap.

 

Mereka adalah Ketut Wardana, 36, Ketut Widi Arjaya, 45, Gede Sudiasa alias Bandit, 19, dan Gede Karismawan 47.

 

Kesemuanya adalah warga asal Desa Anturan, Kecamatan Buleleng.

 

Selain keempat pelaku, polisi juga mengamankan seorang remaja yang masih berusia 17 tahun atau di bawah umur.

 

“Tersangka GK itu di KTP karyawan swasta. Tapi dia juga buka semacam lembaga hukum. Sekarang dia masih di lokasi karantina terpusat, karena swab antigen-nya positif. Khusus tersangka yang di bawah umur, tidak kami tahan,” kata Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto.

Baca Juga:  Wayan Sudirta Jabat Ketua Umum Pengurus HIMA PDH UKI Periode 2021-2023

 

Menurut Andrian, barang-barang itu sejatinya hanya barang bekas. Namun saat dijual pada pengepul rongsokan, barang-barang itu memiliki nilai ekonomi.

 

Kini tiga orang tersangka ditahan di Rutan Mapolres Buleleng. Kelima tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru