alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Duh, Diduga Korsleting Listrik, Tiga Kios Pasar Abang Ludes Terbakar

AMLAPURA – Tiga kios sembako dan pakaian di Pasar Abang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem terbakar, Selasa (17/9) malam sekitar pukul 18.00.

Diduga kebakaran yang menimbulkan kerugian sekitar Rp 500 juta itu terjadi akibat korsleting listrik.

Kapolsek Abang AKP Nyoman Wiranata membenarkan peristiwa itu.

Tiga kios yang terbakar itu masing-masing milik Ni Wayan Limbur, 58, asal Desa Ababi; Ni Wayan Putu, 40, asal Desa Ababi, dan Ni Luh Sutri, 40, asal Desa Ababi.

Peristiwa itu bermula ketika anak Limbur, I Wayan Putu melakukan persembahyangan di kios milik ibunya tersebut sekitar pukul 17.00.

Adapun Putu baru meninggalkan warung setelah dupa yang dia gunakan habis. “Setelah itu, yang bersangkutan pulang ke rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Buru Orang Tua Pembuang Bayi di Tukad Unda, Ini Trik Polisi Klungkung

Satu jam kemudian, warga yang tinggal di sekitar Pasar Abang melihat adanya kepulan asap dari pasar tersebut

dan langsung menghubungi Damkar yang bermarkas di Lapangan Gajah Wea Abang yang hanya berjarak dengan lokasi 10 meter.

Dengan empat armada Damkar, api dapat dipadamkan sekitar pukul 18.50. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material yang ditimbulkan sekitar Rp 500 juta,” katanya.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui namun diduga karena korsleting listrik. Sehingga lebih lanjut pihaknya mengimbau agar

para pedagang dan masyarakat pada umumnya untuk lebih memperhatikan instalasi listrik sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali.



AMLAPURA – Tiga kios sembako dan pakaian di Pasar Abang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem terbakar, Selasa (17/9) malam sekitar pukul 18.00.

Diduga kebakaran yang menimbulkan kerugian sekitar Rp 500 juta itu terjadi akibat korsleting listrik.

Kapolsek Abang AKP Nyoman Wiranata membenarkan peristiwa itu.

Tiga kios yang terbakar itu masing-masing milik Ni Wayan Limbur, 58, asal Desa Ababi; Ni Wayan Putu, 40, asal Desa Ababi, dan Ni Luh Sutri, 40, asal Desa Ababi.

Peristiwa itu bermula ketika anak Limbur, I Wayan Putu melakukan persembahyangan di kios milik ibunya tersebut sekitar pukul 17.00.

Adapun Putu baru meninggalkan warung setelah dupa yang dia gunakan habis. “Setelah itu, yang bersangkutan pulang ke rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Belum Sebulan Jalani Hukuman, Terpidana 12 Tahun Kembali Disidang

Satu jam kemudian, warga yang tinggal di sekitar Pasar Abang melihat adanya kepulan asap dari pasar tersebut

dan langsung menghubungi Damkar yang bermarkas di Lapangan Gajah Wea Abang yang hanya berjarak dengan lokasi 10 meter.

Dengan empat armada Damkar, api dapat dipadamkan sekitar pukul 18.50. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material yang ditimbulkan sekitar Rp 500 juta,” katanya.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui namun diduga karena korsleting listrik. Sehingga lebih lanjut pihaknya mengimbau agar

para pedagang dan masyarakat pada umumnya untuk lebih memperhatikan instalasi listrik sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/