alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Sebelum Tikam Istri Hingga Tewas, Rudianto Berniat Habisi PIL Istri

DENPASAR – Kasus pembunuhan yang dilakukan Rudianto, 40, terhadap istrinya, Halimah, 27 di halaman kampus Stipol Wirabhakti Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10) lalu akhirnya dibongkar kepolisian Polresta Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kasus pembunuhan ini didasari motif cemburu. Di mana korban diketahui kembali menikah sirih dengan pria lain bernama Wawan.

Diwawancarai di Polresta Denpasar, Jumat (18/10) sore, pelaku asal Probolinggo, Jawa Timur ini mengaku menyesal.

Pasalnya, kata dia, target awal yang ingin dia bunuh adalah suami sirih lain dari korban, yakni Wawan.

“Saya awalnya ingin membunuh suami sirinya. Tapi, saat ketemu dia, (korban), saya emosi dan bertengkar sehingga membunuh dia,” kata Rudianto. 

Pelaku Rudianto mengaku kesal. Dia mengaku telah dikhianati oleh korban yang menurit dia telah menikah siri dengan pria lain secara diam-diam.

Baca Juga:  Remisi Pembunuh Wartawan Radar Kental Nuansa Politis, Ini Jejaknya...

Padahal, Rudianto mengaku telah menikah siri dengan Halima selama tiga tahun. Senin (14/10), pelaku datang dari Surabaya, Jawa Timur ke Bali menggunakan sepeda motor.

Sebelum ke Bali, dia membeli sebilah pisau di pasar Kebang, Surabaya yang kemudian ditaruhnya di jok motor menuju Bali. 

Setibanya di Bali, dia mencari korban. Saat ditanya alamatnya, Rudianto mengatakan bahwa korban kerap memberikan alamat palsu.

“Saya dikasih alamat palsu. Saya cari ke Pecatu ternyata dia tidak di sana. Sehingga saya ajak dia ketemu di Kreneng,” ujar Rudianto.

Saat pertemuan di halaman kampus Stipol Wirabhakti Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10) sekitar pukul 20.00 itulah, pelaku menusuk korban. Ini bermula saat keduanya terlibat adu mulut. 

Lantaran kesal, Rudianto kemudian kembali ke sepeda motornya lalu mengambil pisau yang telah dipersiapkannya untuk membunuh suami sirih baru korban.

Baca Juga:  Selain Bertetangga, Rumah PIL dengan Korban Hanya Berjarak 50 Meter

Dia lantas menghujamnya ke tubuh korban hingga tewas di tempat. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono didampingi

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Muh.Nurul Yaqin menjelaskan bahwa korban sempat berusaha merebut pisau dari pelaku.

“Korban sempat berusaha merebut pisau dari pelaku tapi karena tidak berhasil dan korban terkena tusuk kemudian melarikan diri ke arah halaman kampus,terjatuh dan pelaku menusuk korban berkali-kali,” terang AKBP Benny.

Usai menusuk korban pelaku asal madura ini sempat membuang barang bukti dekat sepeda motornya tetapi beruntung warga sekitar datang dan mengamankan pelaku dan barang bukti.

“Alasan pelaku membunuh korban karena cemburu korban menikah lagi dan sudah pisah ranjang selama dua bulan,” tandasnya. 



DENPASAR – Kasus pembunuhan yang dilakukan Rudianto, 40, terhadap istrinya, Halimah, 27 di halaman kampus Stipol Wirabhakti Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10) lalu akhirnya dibongkar kepolisian Polresta Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kasus pembunuhan ini didasari motif cemburu. Di mana korban diketahui kembali menikah sirih dengan pria lain bernama Wawan.

Diwawancarai di Polresta Denpasar, Jumat (18/10) sore, pelaku asal Probolinggo, Jawa Timur ini mengaku menyesal.

Pasalnya, kata dia, target awal yang ingin dia bunuh adalah suami sirih lain dari korban, yakni Wawan.

“Saya awalnya ingin membunuh suami sirinya. Tapi, saat ketemu dia, (korban), saya emosi dan bertengkar sehingga membunuh dia,” kata Rudianto. 

Pelaku Rudianto mengaku kesal. Dia mengaku telah dikhianati oleh korban yang menurit dia telah menikah siri dengan pria lain secara diam-diam.

Baca Juga:  Ditemukan Luka Terbuka dan Teriris di Leher Pasutri Jepang yang Tewas

Padahal, Rudianto mengaku telah menikah siri dengan Halima selama tiga tahun. Senin (14/10), pelaku datang dari Surabaya, Jawa Timur ke Bali menggunakan sepeda motor.

Sebelum ke Bali, dia membeli sebilah pisau di pasar Kebang, Surabaya yang kemudian ditaruhnya di jok motor menuju Bali. 

Setibanya di Bali, dia mencari korban. Saat ditanya alamatnya, Rudianto mengatakan bahwa korban kerap memberikan alamat palsu.

“Saya dikasih alamat palsu. Saya cari ke Pecatu ternyata dia tidak di sana. Sehingga saya ajak dia ketemu di Kreneng,” ujar Rudianto.

Saat pertemuan di halaman kampus Stipol Wirabhakti Kreneng, Denpasar, Selasa (15/10) sekitar pukul 20.00 itulah, pelaku menusuk korban. Ini bermula saat keduanya terlibat adu mulut. 

Lantaran kesal, Rudianto kemudian kembali ke sepeda motornya lalu mengambil pisau yang telah dipersiapkannya untuk membunuh suami sirih baru korban.

Baca Juga:  Berpura-pura Sewa Kosan Elit, Pria 31 Tahun Curi TV

Dia lantas menghujamnya ke tubuh korban hingga tewas di tempat. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono didampingi

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Muh.Nurul Yaqin menjelaskan bahwa korban sempat berusaha merebut pisau dari pelaku.

“Korban sempat berusaha merebut pisau dari pelaku tapi karena tidak berhasil dan korban terkena tusuk kemudian melarikan diri ke arah halaman kampus,terjatuh dan pelaku menusuk korban berkali-kali,” terang AKBP Benny.

Usai menusuk korban pelaku asal madura ini sempat membuang barang bukti dekat sepeda motornya tetapi beruntung warga sekitar datang dan mengamankan pelaku dan barang bukti.

“Alasan pelaku membunuh korban karena cemburu korban menikah lagi dan sudah pisah ranjang selama dua bulan,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/