Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Sidang Bos BPR Legian, Kuta, Badung

Ada Dua Senpi yang Disita dari Terdakwa Wilaras

18 Oktober 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Ada Dua Senpi yang Disita dari Terdakwa Wilaras

Terdakwa Wilaras bersama seorang wanita. (Istimewa)

Share this      

SELAIN mobil mewah, pantauan wartawan ini mobil milik Titian Wilaras juga dipindahkan ke halaman belakang gedung penyimpanan barang bukti. Seorang petugas mengatakan, pemindahan mobil tersebut lantaran basement gedung penyimpanan barang bukti bakal dipasang pintu pengaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Titian dijemput jaksa eksekutor pada Selasa malam, 28 September 2021, pukul 21.00 di rumahnya di Jalan Pantai Karang Nomor 18, Sanur, Denpasar Selatan. 

Titian yang sudah menyerah itu lantas dibawa ke Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Baca juga: Duel Berdarah Dua WNA, Satu Orang Alami Luka Sobek di Leher

Jaksa eksekutor sempat melakukan panggilan eksekusi pertama pada 31 Agustus 2021.

Jaksa meminta Titian datang ke Kejari Denpasar pada 6 September 2021. Namun, saat itu

terdakwa tidak memenuhi panggilan.

Panggilan eksekusi kedua diterbitkan pada 6 September 2021, dengan perintah Titian agar datang menyerahkan diri pada 13 September 2021. 

Terpidana kembali tidak memenuhi panggilan. “Tidak datang karena beralasan sakit,” ujar Kasi Intel Kejari Denpasar, I Putu Eka Suyantha dikonfirmasi Minggu (17/10).

Panggilan eksekusi ketiga diterbitkan pada 14 September 2021, dengan perintah Titian datang pada 20 September 2021. Lagi-lagi terpidana tidak memenuhi panggilan karena sakit.

Delapan hari kemudian, tepatnya 28 September 2021, pihak keluarga memberikan informasi kepada Kasi Pidum dan jaksa eksekutor bahwa Titian dengan sukarela akan datang pada Selasa sore.

Ditunggu hingga sore Titian tidak datang. Jaksa kemudian melakukan pemantauan terhadap terpidana. Setelah dipastikan kondisinya sehat, Titian dibawa oleh jaksa eksekutor. 

Sementara untuk barang bukti berupa senjata api atau pistol dan handphone (HP) dirampas untuk dimusnahkan. 

Ada dua senjata api yang disita jaksa dalam kasus ini. Yakni senjata api merek Beretta kaliber 32 mm dan senjata peluru karet merek Hunter RB, kaliber 9 mm.

(rb/san/don/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia