Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Kasus Dugaan Korupsi PDAM Nusa Penida

Hasil Audit Segera Diserahkan, Temukan Kerugian Negara Lebih Besar

18 Oktober 2021, 12: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Hasil Audit Segera Diserahkan, Temukan Kerugian Negara Lebih Besar

Tersangka Korupsi Penjualan Air Tangki PDAM Unit Klungkung berinisial IKM dan IKS saat menjalani pemeriksaan (Dok Radar Bali)

Share this      

KASUS dugaan korupsi penjualan air tangki di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung Kantor Unit Nusa Penida terus bergulir.

Setelah menetapkan dua oknum pegawai PDAM berinisial IKM dan IKS sebagai tersangka pada Kamis (29/7) lalu, kini penyidik tengah focus menunggu hasil audit kerugian Negara dari pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung.

Nantinya, dengan keluarnya hasil audit kerugian Negara, pihak penyidik berharap, hasil audit bisa dijadikan dasar melakukan penahanan.

Baca juga: Mobil Mewah Titian Wilaras Bakal Dilelang

DEWA AYU PITRI ARISANTI, Klungkung

“Mudah-mudahan minggu ini keluar hasil auditnya,” ujar Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Klungkung di Nusa Penida, I Putu Gede Darmawa Hadi Seputra, Minggu (17/10).

Sementara itu, Inspektur Daerah Klungkung I Made Seger mengungkapkan bahwa pihaknya telah merampungkan audit kerugian negara berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi penjualan air tangki PDAM Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung Unit Nusa Penida.

Hanya saja meski diakui telah rampung, namun pihaknya belum menyerahkan hasil audit tersebut ke Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Klungkung di Nusa Penida.

Sebab kata dia, ada beberapa hal yang harus dilengkapi. “Tidak lewat dari tanggal 20 Oktober ini, kami akan menyerahkan hasil auditnya,” jelasnya.

Meski enggan membeberkan hasilnya, namun yang mengejutkan, dari hasil audit yang dilakukan Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung menemukan kerugian negara yang lebih besar dibandingkan dengan estimasi kerugian negara yang dihitung pihak penyidik Cabjari Klungkung.

Di mana penyidik Cabjari Klungkung menemukan kerugian negara mencapai Rp 304 juta. “Hasil audit kami menemukan kerugian negara lebih besar,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan dalam melakukan audit kerugian negara, auditor Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung menyambangi beberapa desa yakni Pejukutan, Ped, Suana, Batununggul untuk mewawancarai warga yang menjadi pelanggan air tangki dari PDAM Nusa Penida.

“Setelah wawancara ke pembeli air tangki, kami juga meminta keterangan pihak PDAM. Hasil kroscek ke bawah (ke masyarakat, Red) sudah kami cocokan juga dan kami analisa,” tukasnya.

(rb/ayu/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia