alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Tes DNA Kerangka Misterius di Takmung, Penyidik Temukan Fakta Baru

SEMARAPURA – Polsek Banjarangkan akhirnya mengirim kerangka manusia tanpa identitas yang ditemukan di depan Pura Ulun Suwi, Dusun Kawan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan Klungkung ke RS Sanglah.

Kerangka itu dibawa ke forensik RS Sanglah untuk dilakukan tes DNA dan otopsi sehingga bisa diketahui identitas dan penyebab kematiannya.

Apalagi salah seorang anggota kepolisian Satnarkoba Polres Klungkung melaporkan kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri 80 persen identik dengan ciri-ciri barang-barang yang ada pada kerangka tersebut.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Suaka Purnawasa kemarin mengungkapkan, anggota kepolisian Satnarkoba Polres Klungkung

atas nama Ida Bagus Alit Subrata asal Desa Tegak, Klungkung itu melapor ke polisi atas hilangnya anggota keluarganya setahun yang lalu.

Baca Juga:  Motor Ringsek, Pengendara Vespa Patah Kaki

Setelah ikut mengecek kondisi kerangka saat ditemukan, pihak keluarga meyakini jika kerangka itu adalah kerangka ibunya yang menghilang setahun yang lalu.

“Dari ciri-ciri kerangka itu 80 persen identik. Dari pengakuan keluarga, dari pakaian menggunakan pakaian warna pink dan gelang warna pink,” terangnya.

Meski identik 80 persen, pihaknya tidak mau gegabah dan langsung memberikan kerangka manusia tersebut kepada pelapor.

Sabtu (16/11), pihaknya telah mengirim kerangka itu ke forensik RS Sanglah untuk dilakukan otopsi dan juga tes DNA.

Sehingga bisa diketahui penyebab kematian dari kerangka tersebut dan sekaligus diketahui juga identitasnya.

“Dari pihak pelapor sudah mengakui itu orang tuanya. Cuma kami kan tidak bisa hanya pengakuan saja. Baru satu orang yang melapor,” katanya.

Baca Juga:  Warga Sumba NTT Ngaku Sogok Oknum Rp 350 Ribu Ternyata Berbohong

“Dan untuk memastikan ini meninggal bukan karena dibunuh kami otopsi terlebih dulu. Apakah ini murni meninggal karena usia atau karena dibunuh. Jadi kami masih menunggu hasil dari otopsi dan DAN itu,” imbuhnya.

Diperkirakan Senin (18/11) hari ini, hasil otopsi dan tes DNA kerangka tersebut diketahui. Setelah hasil keluar maka akan d

ilakukan tes DNA terhadap pihak keluarga yang mengakui kerangka ini sebagai kerangka anggota keluarganya. 



SEMARAPURA – Polsek Banjarangkan akhirnya mengirim kerangka manusia tanpa identitas yang ditemukan di depan Pura Ulun Suwi, Dusun Kawan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan Klungkung ke RS Sanglah.

Kerangka itu dibawa ke forensik RS Sanglah untuk dilakukan tes DNA dan otopsi sehingga bisa diketahui identitas dan penyebab kematiannya.

Apalagi salah seorang anggota kepolisian Satnarkoba Polres Klungkung melaporkan kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri 80 persen identik dengan ciri-ciri barang-barang yang ada pada kerangka tersebut.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Suaka Purnawasa kemarin mengungkapkan, anggota kepolisian Satnarkoba Polres Klungkung

atas nama Ida Bagus Alit Subrata asal Desa Tegak, Klungkung itu melapor ke polisi atas hilangnya anggota keluarganya setahun yang lalu.

Baca Juga:  Warga Sumba NTT Ngaku Sogok Oknum Rp 350 Ribu Ternyata Berbohong

Setelah ikut mengecek kondisi kerangka saat ditemukan, pihak keluarga meyakini jika kerangka itu adalah kerangka ibunya yang menghilang setahun yang lalu.

“Dari ciri-ciri kerangka itu 80 persen identik. Dari pengakuan keluarga, dari pakaian menggunakan pakaian warna pink dan gelang warna pink,” terangnya.

Meski identik 80 persen, pihaknya tidak mau gegabah dan langsung memberikan kerangka manusia tersebut kepada pelapor.

Sabtu (16/11), pihaknya telah mengirim kerangka itu ke forensik RS Sanglah untuk dilakukan otopsi dan juga tes DNA.

Sehingga bisa diketahui penyebab kematian dari kerangka tersebut dan sekaligus diketahui juga identitasnya.

“Dari pihak pelapor sudah mengakui itu orang tuanya. Cuma kami kan tidak bisa hanya pengakuan saja. Baru satu orang yang melapor,” katanya.

Baca Juga:  Cari Buronan Rusia Andrew Ayer, Imigrasi Obok-Obok Canggu Kuta Utara

“Dan untuk memastikan ini meninggal bukan karena dibunuh kami otopsi terlebih dulu. Apakah ini murni meninggal karena usia atau karena dibunuh. Jadi kami masih menunggu hasil dari otopsi dan DAN itu,” imbuhnya.

Diperkirakan Senin (18/11) hari ini, hasil otopsi dan tes DNA kerangka tersebut diketahui. Setelah hasil keluar maka akan d

ilakukan tes DNA terhadap pihak keluarga yang mengakui kerangka ini sebagai kerangka anggota keluarganya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/