alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Jaksa Keok, Mantan Anak Buah Zainal Tayeb Menang Kasasi

DENPASAR-Upaya hukum kasasi yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Badung dalam perkara memasukkan keterangan palsu ke akta otentik dengan terdakwa Yuri Pranatomo, 43, tumbang.

Keoknya upaya kasasi JPU ini menyusul ditolaknya permohonan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) RI.

Selain itu, berdasarkan Putusan MA tertanggal 3 November 2021 dengan Nomor Register (No.Reg) 1129 K/Pid/2021, Majelis Hakim MA yang terdiri dari Hidayat Manau, Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, dan Burhan Dahlan menguatkan keputusan pengadilan sebelumnya dengan memutus Yuri Pranatomo tidak bersalah.

Sekedar diketahui, pada sidang di pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri Denpasar) pada 21 Juli 2021 lalu, Yuri dinyatakan tidak terbukti bersalah turut serta memasukkan keterangan palsu dalam akta otentik.

Baca Juga:  Ungkap Modus Terdakwa Bawa Sabu Keluar Lapas, JPU: Pakai Pakaian Kotor

Majelis hakim yang diketuai Hari Supriyanto saat itu memutus dan membebaskan pria asal Jogjakarta itu dari tuntutan dua tahun penjara yang diajukan JPU Hevy Yushantini dan AA Teja Buana.

Atas putusan majelis hakim, JPU yang tidak terima kemudian mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Setali tiga uang dengan sidang di PN Denpasar, JPU Kejari Badung kembali keok.

Sementara itu, terkait putusan kasasi MA, Kasi Intel Kejari Badung I Gde Made Bamaxs Wira Wibowo mengaku belum bisa banyak berkomentar.

Menurutnya, JPU belum menerima salinan putusan kasasi.

“Kalau kami sudah mendapat salinan resmi kasasi, baru kami bisa berkomentar,” ujar Bamaxs, Rabu kemarin (17/11).

Baca Juga:  Aniaya Wanita Timor Leste di Kuta, 2 WN Kenya Hanya Dituntut 10 Bulan

Sementara itu, Kuasa Hukum Yuri Pranatomo, Mila Tayeb yang mendampingi mengaku sudah mengetahui putusan tersebut. “Iya, benar sudah ada website MA,” katanya singkat.

Untuk diketahui, sebelum Zainal Tayeb ditahan dan disidangkan, Yuri lebih dulu menjadi pesakitan.

Sama seperti Zainal Tayeb, Yuri ditahan di Polres Badung. Yuri dilaporkan oleh Hedar Giacomo Boy Syam, keponakan Zainal.

Yuri diduga turut memberikan keterangan palsu dalam akta otentik Nomor 33 terkait kerjasama antara Zainal Tayeb dengan Hedar dalam pengelolaan dan penjualan perumahan di Cemagi, Badung.


DENPASAR-Upaya hukum kasasi yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Badung dalam perkara memasukkan keterangan palsu ke akta otentik dengan terdakwa Yuri Pranatomo, 43, tumbang.

Keoknya upaya kasasi JPU ini menyusul ditolaknya permohonan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) RI.

Selain itu, berdasarkan Putusan MA tertanggal 3 November 2021 dengan Nomor Register (No.Reg) 1129 K/Pid/2021, Majelis Hakim MA yang terdiri dari Hidayat Manau, Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, dan Burhan Dahlan menguatkan keputusan pengadilan sebelumnya dengan memutus Yuri Pranatomo tidak bersalah.

Sekedar diketahui, pada sidang di pengadilan tingkat pertama (Pengadilan Negeri Denpasar) pada 21 Juli 2021 lalu, Yuri dinyatakan tidak terbukti bersalah turut serta memasukkan keterangan palsu dalam akta otentik.

Baca Juga:  YESS! Lempari Mobil yang Melintas, 6 Pelajar SD – SMP di 2 TKP Diciduk

Majelis hakim yang diketuai Hari Supriyanto saat itu memutus dan membebaskan pria asal Jogjakarta itu dari tuntutan dua tahun penjara yang diajukan JPU Hevy Yushantini dan AA Teja Buana.

Atas putusan majelis hakim, JPU yang tidak terima kemudian mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Setali tiga uang dengan sidang di PN Denpasar, JPU Kejari Badung kembali keok.

Sementara itu, terkait putusan kasasi MA, Kasi Intel Kejari Badung I Gde Made Bamaxs Wira Wibowo mengaku belum bisa banyak berkomentar.

Menurutnya, JPU belum menerima salinan putusan kasasi.

“Kalau kami sudah mendapat salinan resmi kasasi, baru kami bisa berkomentar,” ujar Bamaxs, Rabu kemarin (17/11).

Baca Juga:  Pengadilan Tinggi Denpasar Kuatkan Vonis Zaenal Tayeb

Sementara itu, Kuasa Hukum Yuri Pranatomo, Mila Tayeb yang mendampingi mengaku sudah mengetahui putusan tersebut. “Iya, benar sudah ada website MA,” katanya singkat.

Untuk diketahui, sebelum Zainal Tayeb ditahan dan disidangkan, Yuri lebih dulu menjadi pesakitan.

Sama seperti Zainal Tayeb, Yuri ditahan di Polres Badung. Yuri dilaporkan oleh Hedar Giacomo Boy Syam, keponakan Zainal.

Yuri diduga turut memberikan keterangan palsu dalam akta otentik Nomor 33 terkait kerjasama antara Zainal Tayeb dengan Hedar dalam pengelolaan dan penjualan perumahan di Cemagi, Badung.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/