alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Jatuh dari Pohon Albesia Setinggi 25 Meter, Tukang Tebang Tewas

GIANYAR-Akhir nahas dialami Wayan Karma, 64.

 

Pria yang bekerja sebagai tukang tebang pohon asal Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, ini tewas usai terjatuh dari pohon albesia, pada Rabu (19/1) pukul 16.30.

.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kronologi hingga korban terjatuh dan meninggal, bermula saat Saksi Made Klasir meminta korban menebang pohon albesia di ladang milik Kartama.

 

Selanjutnya, atas permintaan Saksi Made Klasir, korban kemudian naik pohon dengan ketinggian kurang lebih 25 meter.

 

Sampai di atas, korban berhasil memotong dahan pohon. Namun tubuh korban ikut tertarik. Bahkan korban ikut terjatuh dengan posisi kepala terbentur dengan tanah.

Baca Juga:  Terpincang-pincang, Pencuri Pistol Kapolsek Pasrah Diganjar 2 Tahun

 

Selanjutnya, Klasir yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban. Klasir bersama saksi lainnya membawa korban ke Rumah Sakit Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sayangnya, dari hasil pemeriksaan tim medis Ari Canti disimpulkan bahwa kepala korban bagian atas mengalami luka robek dengan panjang 3 cm. Dengan kedalaman 1 cm. Serta korban dinyatakan meninggal dunia. 

 

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, membenarkan kejadian itu. Kepolisian telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

 

Menurut AKP Sudita, dari hasil pemeriksaan, diduga korban jatuh akibat lalai. “Dugaan lalai dalam menebang pohon jenis albesia sehingga menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Bawa BB Pistol ke Labfor, Terduga Pelaku Bisa Terancam UU Darurat

 

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak melakukan tuntutan secara hukum kepada pihak lain. Keluarga juga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jasad korban selanjutnya dibawa ke setra desa setempat.


GIANYAR-Akhir nahas dialami Wayan Karma, 64.

 

Pria yang bekerja sebagai tukang tebang pohon asal Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, ini tewas usai terjatuh dari pohon albesia, pada Rabu (19/1) pukul 16.30.

.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kronologi hingga korban terjatuh dan meninggal, bermula saat Saksi Made Klasir meminta korban menebang pohon albesia di ladang milik Kartama.

 

Selanjutnya, atas permintaan Saksi Made Klasir, korban kemudian naik pohon dengan ketinggian kurang lebih 25 meter.

 

Sampai di atas, korban berhasil memotong dahan pohon. Namun tubuh korban ikut tertarik. Bahkan korban ikut terjatuh dengan posisi kepala terbentur dengan tanah.

Baca Juga:  Nyabit Rumput, Terperosok ke Jurang, Pekak Rinda Asal Gianyar Tewas

 

Selanjutnya, Klasir yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban. Klasir bersama saksi lainnya membawa korban ke Rumah Sakit Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sayangnya, dari hasil pemeriksaan tim medis Ari Canti disimpulkan bahwa kepala korban bagian atas mengalami luka robek dengan panjang 3 cm. Dengan kedalaman 1 cm. Serta korban dinyatakan meninggal dunia. 

 

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, membenarkan kejadian itu. Kepolisian telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

 

Menurut AKP Sudita, dari hasil pemeriksaan, diduga korban jatuh akibat lalai. “Dugaan lalai dalam menebang pohon jenis albesia sehingga menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Jatuh dari Pohon Nangka Setinggi 10 Meter, Kepek Tewas Mengenaskan

 

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak melakukan tuntutan secara hukum kepada pihak lain. Keluarga juga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jasad korban selanjutnya dibawa ke setra desa setempat.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/