alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Sempat Viral, 3 WNA Pelaku Pengeroyokan di Badung Ditangkal Masuk Bali

DENPASAR– Tiga warga Negara asing (WNA) pelaku pengeroyokan di Kuta Utara, Badung dan sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya dideportasi ke asal negaranya.

Dua orang berinisial ID, 38, dan VK, 30, warga Ukraina. Sedangkan satu orang berinisial AT, 49, berasal dari Rusia.

 Video kekerasan tersebut sempat viral di media sosial. Para pelaku ditangkap Polda Bali kemudian diserahkan ke Kanwil Hukum dan HAM Bali.

“Ketiganya dideportasi karena terbukti melanggar Pasal 75 Ayat 1 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian,” ujar Kepala Kanwil Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, Jumat kemarin (18/2).

Ditegaskan Jamaruli, pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya, menggangu ketertiban umum, atau tidak menghormati dan tidak menaati peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Tajen Liar di Gunung Agung Dibubarkan Paksa, Bebotoh Lari Kocar Kacir

Pejabat Imigrasi juga berhak melakukan penangkalan atau pelarangan orang asing masuk ke Indonesia paling singkat enam bulan sejak dideportasi.

Penangkalan tersebut bisa diperpanjang. “Keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Dirjen Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya” tukas Jamaruli.

Pendeportasian menggunakan maskapai Citilink QG 685 rute Denpasar– Cengkareng.

Ketiga WNA dikawal enam petugas Rudenim. Petugas Rudenim mengawal dengan ketat proses deportasi sejak pemberangkatan dari Bali dan memastikan ketiganya naik ke pesawat Turkish Airways TK 57. Pesawat bakal lepas landas pada Jumat pukul 21.40 WIB.

Sementara itu, satu WNA lainnya yang belum dideportasi berinisial OZ. Diketahui OZ masih berkomunikasi dengan kuasa hukumnya.

Baca Juga:  Terkuak! 3 Pria Peminta CCTV di The Hub Catut Nama Ditreskrimum Polda

Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya yang maksimal agar proses deportasi OZ tidak mengalami hambatan.



DENPASAR– Tiga warga Negara asing (WNA) pelaku pengeroyokan di Kuta Utara, Badung dan sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya dideportasi ke asal negaranya.

Dua orang berinisial ID, 38, dan VK, 30, warga Ukraina. Sedangkan satu orang berinisial AT, 49, berasal dari Rusia.

 Video kekerasan tersebut sempat viral di media sosial. Para pelaku ditangkap Polda Bali kemudian diserahkan ke Kanwil Hukum dan HAM Bali.

“Ketiganya dideportasi karena terbukti melanggar Pasal 75 Ayat 1 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian,” ujar Kepala Kanwil Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, Jumat kemarin (18/2).

Ditegaskan Jamaruli, pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya, menggangu ketertiban umum, atau tidak menghormati dan tidak menaati peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Mayat Mr X di Estuary Dam Punya Tato di Tubuh

Pejabat Imigrasi juga berhak melakukan penangkalan atau pelarangan orang asing masuk ke Indonesia paling singkat enam bulan sejak dideportasi.

Penangkalan tersebut bisa diperpanjang. “Keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Dirjen Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya” tukas Jamaruli.

Pendeportasian menggunakan maskapai Citilink QG 685 rute Denpasar– Cengkareng.

Ketiga WNA dikawal enam petugas Rudenim. Petugas Rudenim mengawal dengan ketat proses deportasi sejak pemberangkatan dari Bali dan memastikan ketiganya naik ke pesawat Turkish Airways TK 57. Pesawat bakal lepas landas pada Jumat pukul 21.40 WIB.

Sementara itu, satu WNA lainnya yang belum dideportasi berinisial OZ. Diketahui OZ masih berkomunikasi dengan kuasa hukumnya.

Baca Juga:  [Masih Viral] Diduga Pria di Video Wik Wik 3 in 1 Oknum Fotografer

Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya yang maksimal agar proses deportasi OZ tidak mengalami hambatan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/