25.4 C
Denpasar
Tuesday, June 6, 2023

Bocah 15 Tahun Sindikat Pemerasan Modus Prostitusi Ternyata Residivis

DENPASAR,radarbali.id – Bocah dibawah umur 15 tahun berinsial Le, terlibat penganiayaan pemerasan modus prostitusai, merupakan keponakan dari Indri. Selain itu diketahui dari keternahan pasangan suami istri (pasutri) yakni Romy Eka Putra Prasetya, 23, dan Berta Simorangkir alias Indri, 25, bocah inisial Le merupakan residivis curanmor.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP I Made Putra Yudistira mengatakan, hasil pengembangan dilakukan penyidik Polsek Densel terkait kasus kasus penganiayaan dan pemerasan bermodus prostitusi online yang dilakukan pasangan suami istri terus didalami. “Terbaru, diketahui bahwa Le, bocah berusia 15 tahun itu keponakannya Indri dan residivis curanmor yang pernah diproses Polsek Densel pada 2022,” timpal Kanit, Sabtu (18/2/2023).

Le ternyata keponakan Indri sendiri. Tapi diajak untuk berbuat kejahatan lagi. Sedangkan Le sebelumnya terlibat beberapa aksi pencurian dengan dua orang lainnya yang juga berusia belasan tahun yakni DPS, 16, dan RSJ, 18. “Ya, Le residivis pencurian motor (curanmor), pada 2022. Karena masih di bawah umur, Le mendapatkan diversi hukum,” tutup AKP I Made Putra Yudistira.

Baca Juga:  Main Kano Petang Hari di Pantai Sawangan, WN Lithuania Tewas Tenggelam

Berdasarkan catatan Radar Bali, Le dan dua rekannya dalam melakukan pencurian, hingga ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Bali dan diserahkan ke Mapolsek Densel. Bahwa sebelumnya, L ditangkap atas dasar laporan milik korban RH ke Polsek Kuta dan WER ke Polsek Densel.

Kejadian pertama menimpa RH yang menginap di kos temannya, Gang Teges Inn Nomor 37 Jalan Majapahit, Kuta, pada Sabtu 3 Mei 2022. Keesokan harinya, motor N Max Nopol DK 3772 FAJ yang dia bawa telah hilang. Akibatnya RH merugi Rp 20 juta.

Sementara WER awalnya memarkir motor Honda Beat berplat DK 6468 ABF di kanan warung miliknya, Jalan Gelogor Indah 1B, Pemogan, Densel pada Kamis (19 Juli 2022. Wanita itu juga bernasib apes, karena motornya raib keesokan harinya.

Menindaklanjuti perkara tersebut, jajaran Ditreskrimum Polda Bali turun langsung melakukan penyelidikan. Informasi dari masyarakat, bahwa ada remaja yang menawarkan motor diduga hasil curian. Sehingga, polisi menelusurinya dan dapat mengantongi profil dan ciri-ciri pelaku.

Baca Juga:  Ternyata Selain Residivis, Beny Pong Sempat Kabur Saat Mau Ditangkap

Mereka akhirnya diamankan di Denpasar Jumat 22 Juli 2022 sekitar pukul 01.00. DPS dapat diamankan terlebih dahulu bersama motor Nmax korban di tempat tinggalnya daerah Kuta Selatan. Dari pendalaman keterangan DPS, polisi dapat meringkus Le beserta motor Honda Beat di tempat tinggalnya kawasan Denpasar Selatan.

Terakhir RSJ diamankan di kawasan Kuta. Saat diinterogasi, mereka mengakui perbuatannya. Mereka menyasar motor yang tidak terkunci stang. Dari hasil penyelidikan, trio ini mengaku sempat melakukan curat dan cusa di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar Barat dan memperoleh HP Oppo A34.

Lalu di Jalan Kampung Baru Kuta, mendapat Hp Oppo A20S. Di Pasar Kelan, Kuta, mendapat tas berisi uang Rp 1,5 juta, Hp Oppo dan Xiaomi Redmi. Terakhir di Jalan Palma Indah, Jimbaran dan mendapat 10 tabung gas. (dre/rid)



DENPASAR,radarbali.id – Bocah dibawah umur 15 tahun berinsial Le, terlibat penganiayaan pemerasan modus prostitusai, merupakan keponakan dari Indri. Selain itu diketahui dari keternahan pasangan suami istri (pasutri) yakni Romy Eka Putra Prasetya, 23, dan Berta Simorangkir alias Indri, 25, bocah inisial Le merupakan residivis curanmor.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP I Made Putra Yudistira mengatakan, hasil pengembangan dilakukan penyidik Polsek Densel terkait kasus kasus penganiayaan dan pemerasan bermodus prostitusi online yang dilakukan pasangan suami istri terus didalami. “Terbaru, diketahui bahwa Le, bocah berusia 15 tahun itu keponakannya Indri dan residivis curanmor yang pernah diproses Polsek Densel pada 2022,” timpal Kanit, Sabtu (18/2/2023).

Le ternyata keponakan Indri sendiri. Tapi diajak untuk berbuat kejahatan lagi. Sedangkan Le sebelumnya terlibat beberapa aksi pencurian dengan dua orang lainnya yang juga berusia belasan tahun yakni DPS, 16, dan RSJ, 18. “Ya, Le residivis pencurian motor (curanmor), pada 2022. Karena masih di bawah umur, Le mendapatkan diversi hukum,” tutup AKP I Made Putra Yudistira.

Baca Juga:  Rampas Kalung Emas Ibu-Ibu Samping Pos Polisi, Jambret Nyaris Dimassa

Berdasarkan catatan Radar Bali, Le dan dua rekannya dalam melakukan pencurian, hingga ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Bali dan diserahkan ke Mapolsek Densel. Bahwa sebelumnya, L ditangkap atas dasar laporan milik korban RH ke Polsek Kuta dan WER ke Polsek Densel.

Kejadian pertama menimpa RH yang menginap di kos temannya, Gang Teges Inn Nomor 37 Jalan Majapahit, Kuta, pada Sabtu 3 Mei 2022. Keesokan harinya, motor N Max Nopol DK 3772 FAJ yang dia bawa telah hilang. Akibatnya RH merugi Rp 20 juta.

Sementara WER awalnya memarkir motor Honda Beat berplat DK 6468 ABF di kanan warung miliknya, Jalan Gelogor Indah 1B, Pemogan, Densel pada Kamis (19 Juli 2022. Wanita itu juga bernasib apes, karena motornya raib keesokan harinya.

Menindaklanjuti perkara tersebut, jajaran Ditreskrimum Polda Bali turun langsung melakukan penyelidikan. Informasi dari masyarakat, bahwa ada remaja yang menawarkan motor diduga hasil curian. Sehingga, polisi menelusurinya dan dapat mengantongi profil dan ciri-ciri pelaku.

Baca Juga:  TEGANG! Perampok dan Polisi Kejar-kejaran, TSK Tumbang Setelah Didor

Mereka akhirnya diamankan di Denpasar Jumat 22 Juli 2022 sekitar pukul 01.00. DPS dapat diamankan terlebih dahulu bersama motor Nmax korban di tempat tinggalnya daerah Kuta Selatan. Dari pendalaman keterangan DPS, polisi dapat meringkus Le beserta motor Honda Beat di tempat tinggalnya kawasan Denpasar Selatan.

Terakhir RSJ diamankan di kawasan Kuta. Saat diinterogasi, mereka mengakui perbuatannya. Mereka menyasar motor yang tidak terkunci stang. Dari hasil penyelidikan, trio ini mengaku sempat melakukan curat dan cusa di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar Barat dan memperoleh HP Oppo A34.

Lalu di Jalan Kampung Baru Kuta, mendapat Hp Oppo A20S. Di Pasar Kelan, Kuta, mendapat tas berisi uang Rp 1,5 juta, Hp Oppo dan Xiaomi Redmi. Terakhir di Jalan Palma Indah, Jimbaran dan mendapat 10 tabung gas. (dre/rid)


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru