alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Bobol Kulkas Warung, Hasil Curian untuk Minum-minum, 4 Remaja Diciduk

SEMARAPURA – Empat orang remaja nekat mencuri makanan dan minuman di sejumlah warung yang tersebar di Kabupaten Klungkung.

Kini keempat pelaku akhirnya diamankan pihak kepolisian di rumah masing-masing setelah aksinya mencuri minuman ringan

di kulkas sebuah warung milik I Made Wiranata, 35, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, Minggu (17/4) lalu sekitar pukul 02.00 terungkap kepolisian.

Keempat pelaku tersebut, yakni Hendra Giriyani, 20 asal Lingkungan Bendul, Semarapura Tengah; Ngakan Made Krishna, 19, Likungan Bucu, Semarapura Tengah;

Pande Gede Yoga Artawan, 20, Lingkungan Bucu, Semarapura Tengah, dan anak di bawah umur berinisial I Putu FM, 16, asal Kelurahan Semarapura Tengah.

Kapolsek Klungkung Kompol I Nyoman Suparta mengatakan, penangkapan pelaku bermula ketika I Made Wiranata mendengar ada motor berhenti dan parkir di sebelah utara warung miliknya.

Setelah itu, korban mendengar obrolan sejumlah orang di dekat warungnya. Seketika korban mengambil telepon genggamnya dan mengintip dari lobang pintu besi warung.

Baca Juga:  Dokter Tirta Bandingkan Selebgram Adi Odading Berkata Kasar dengan JRX

“Korban kemudian melihat dua orang mencoba membuka kulkas yang ditaruh di depan warungnya. Karena tidak bisa membuka kulkas, kedua orang tersebut kembali

ke motor dan meninggalkan warung menuju ke barat Jalan Srikandi dengan dua motor dan sama-sama membonceng masing-masing temannya. Jadi total ada empat orang,” terangnya.

Berselang 15 menit, korban kembali mendengar ada motor datang dari arah timur warung dan berhenti berhenti di bawah pohon utara warung.

Korban bersama ayahnya kemudian mengintip dari bawah meja warung dan melihat ada dua orang menuju warung.

Karena kurang jelas, korban bersama ayahnya mengintip dari bawah meja sebelah selatan warung dan melihat pelaku mengambil minuman dari kulkas.

Setelah aksinya ketahuan, para pelaku kabur dengan sepeda motor mereka ke arah utara.

“Kulkasnya sudah dikunci namun berhasil dibuka karena dibuka paksa. Korban berusaha mengejar pelaku. Namun karena sudah malam, korban takut melanjutkan pengejarannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Duo Pelaku Curanmor Asal Buleleng Ternyata Masih Berstatus Tahanan LP

Atas perbuatan para pelaku, korban pun melapor ke Polsek Klungkung. Berdasar bukti-bukti yang ada termasuk bukti berupa rekaman video aksi pencurian para pelaku, akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumah masing-masing.

“Aktor intelektualnya si Ngakan. Sementara eksekutornya lebih dominan si Putu. Mereka sudah beraksi lebih dari tiga TKP dan semuanya warung dan target

barang yang dicuri adalah makanan dan minuman. Mereka mencuri hanya untuk makan dan minum ramai-ramai saja,” jelasnya.

Keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat dengan Pasal 364 KUHP. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, keempatnya tidak ditahan dan pengawasannya dititipkan ke orang tua masing-masing.

“Pertimbangannya, mereka sangat kooperatif, nominal kerugiannya tidak besar, saat ini situasinya sedang ada wabah virus corona dan mereka asli warga Klungkung,” tandasnya. 



SEMARAPURA – Empat orang remaja nekat mencuri makanan dan minuman di sejumlah warung yang tersebar di Kabupaten Klungkung.

Kini keempat pelaku akhirnya diamankan pihak kepolisian di rumah masing-masing setelah aksinya mencuri minuman ringan

di kulkas sebuah warung milik I Made Wiranata, 35, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, Minggu (17/4) lalu sekitar pukul 02.00 terungkap kepolisian.

Keempat pelaku tersebut, yakni Hendra Giriyani, 20 asal Lingkungan Bendul, Semarapura Tengah; Ngakan Made Krishna, 19, Likungan Bucu, Semarapura Tengah;

Pande Gede Yoga Artawan, 20, Lingkungan Bucu, Semarapura Tengah, dan anak di bawah umur berinisial I Putu FM, 16, asal Kelurahan Semarapura Tengah.

Kapolsek Klungkung Kompol I Nyoman Suparta mengatakan, penangkapan pelaku bermula ketika I Made Wiranata mendengar ada motor berhenti dan parkir di sebelah utara warung miliknya.

Setelah itu, korban mendengar obrolan sejumlah orang di dekat warungnya. Seketika korban mengambil telepon genggamnya dan mengintip dari lobang pintu besi warung.

Baca Juga:  Aksi Demo Tolak Rapid Test di Renon Dituding Langgar Protokol Covid-19

“Korban kemudian melihat dua orang mencoba membuka kulkas yang ditaruh di depan warungnya. Karena tidak bisa membuka kulkas, kedua orang tersebut kembali

ke motor dan meninggalkan warung menuju ke barat Jalan Srikandi dengan dua motor dan sama-sama membonceng masing-masing temannya. Jadi total ada empat orang,” terangnya.

Berselang 15 menit, korban kembali mendengar ada motor datang dari arah timur warung dan berhenti berhenti di bawah pohon utara warung.

Korban bersama ayahnya kemudian mengintip dari bawah meja warung dan melihat ada dua orang menuju warung.

Karena kurang jelas, korban bersama ayahnya mengintip dari bawah meja sebelah selatan warung dan melihat pelaku mengambil minuman dari kulkas.

Setelah aksinya ketahuan, para pelaku kabur dengan sepeda motor mereka ke arah utara.

“Kulkasnya sudah dikunci namun berhasil dibuka karena dibuka paksa. Korban berusaha mengejar pelaku. Namun karena sudah malam, korban takut melanjutkan pengejarannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Operasi Pekat Agung, 29 Pelaku Kriminal Dibekuk

Atas perbuatan para pelaku, korban pun melapor ke Polsek Klungkung. Berdasar bukti-bukti yang ada termasuk bukti berupa rekaman video aksi pencurian para pelaku, akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumah masing-masing.

“Aktor intelektualnya si Ngakan. Sementara eksekutornya lebih dominan si Putu. Mereka sudah beraksi lebih dari tiga TKP dan semuanya warung dan target

barang yang dicuri adalah makanan dan minuman. Mereka mencuri hanya untuk makan dan minum ramai-ramai saja,” jelasnya.

Keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat dengan Pasal 364 KUHP. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, keempatnya tidak ditahan dan pengawasannya dititipkan ke orang tua masing-masing.

“Pertimbangannya, mereka sangat kooperatif, nominal kerugiannya tidak besar, saat ini situasinya sedang ada wabah virus corona dan mereka asli warga Klungkung,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/