alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Identitas Pelaku Penganiayaan Artis Jennifer di Shishi Bar Dikantongi Polisi

BADUNG – Polsek Kuta Utara akhirnya mengantongi identitas terduga pelaku penganiayaan artis Jennifer Rochelle Coppen di Shishi Bar Jalan Petitenget, Kuta Utara, Badung. Kini polisi tengah menyelidiki alamat keberadaan terduga pelaku atau tempat persembunyiannya.

“Benar, kita masih mencaritahu alamat keberadaannya. Identitas namanya sudah diketahui,” ucap sumber polisi Rabu (18/5). Pun dikatakan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, laporan artis berparas cantik itu segera naik status. “Ya, hasil pemeriksaan saksi dan bukti petunjuk unsurnya ada,” sambung sumber ini.

Oleh sebab itu, akan dilakukan gelar perkara dan status laporan itu dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Biar tidak salah, konfirmasi sama komandan (pimpinan),” pinta sumber ini.

 

Terkait identitas pelaku, Kanit Reskrim Kuta Utara iptu Mohammad Amir membenarkan bahwa pihaknya telah kantongi nama terlapor. “Nama pelaku muncul setelah memeriksa 4 saksi, termasuk pelapor. Juga pemeriksaan bukti petunjuk,” kata Kanit Rabu (18/5).

 

Dijelaskan, pihaknya sudah menjadwalkan gelar perkara kasus tersebut pada Jumat 20 Mei 2022 besok. Gelar perkara untuk menaikkan statusnya menjadi penyidikan.

Sayang, nama terduga pelaku enggan dibeberkan. Amir berdalih dalam kepentingan penyelidikan Polsek Kuta Utara. Pun dikatakan, pihaknya baru menerima rekaman CCTV insiden tersebut dari pihak Shishi Bar, Rabu (18/5) (kemarin). “Saat ini rekaman tersebut masih dianalisa,” sebutnya.

 

Sebelumnya diberitakan, artis Jennifer Coppen dianiaya karena membela bule perempuan yang sedang menjadi korban kekerasan seksual di diskotek Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Bali, Kamis, 12 Mei 2022 sekitar Pukul 03.30 Wita. Bule perempuan itu sedang dikerubungi sejumlah pria, kemudian diganggu dengan cara dicolek-colek dan digerayangi.

 

Perbuatan sejumlah pria itu membuat Jennifer Coppen yang baru selesai dugem di Shishi Bar mencoba menolong bule perempuan itu. Dia mencoba melerai. Kemudian Jennifer meminta sejumlah pria itu menghentikan aksi kekerasan seksual tersebut. Bukannya diindahkan, seruannya itu justru menjadi petaka bagi Jennifer Coppen.

 

Jennifer Coppen dianiaya dengan cara ditampar pada pipi kanannya oleh salah seorang pria berbadan kekar dari kelompok pria yang mengerubungi bule cewek tersebut. Atas kejadian itu, dia lalu melapor ke Polsek Kuta Utara, Kamis siang. (dre)



BADUNG – Polsek Kuta Utara akhirnya mengantongi identitas terduga pelaku penganiayaan artis Jennifer Rochelle Coppen di Shishi Bar Jalan Petitenget, Kuta Utara, Badung. Kini polisi tengah menyelidiki alamat keberadaan terduga pelaku atau tempat persembunyiannya.

“Benar, kita masih mencaritahu alamat keberadaannya. Identitas namanya sudah diketahui,” ucap sumber polisi Rabu (18/5). Pun dikatakan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, laporan artis berparas cantik itu segera naik status. “Ya, hasil pemeriksaan saksi dan bukti petunjuk unsurnya ada,” sambung sumber ini.

Oleh sebab itu, akan dilakukan gelar perkara dan status laporan itu dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Biar tidak salah, konfirmasi sama komandan (pimpinan),” pinta sumber ini.

 

Terkait identitas pelaku, Kanit Reskrim Kuta Utara iptu Mohammad Amir membenarkan bahwa pihaknya telah kantongi nama terlapor. “Nama pelaku muncul setelah memeriksa 4 saksi, termasuk pelapor. Juga pemeriksaan bukti petunjuk,” kata Kanit Rabu (18/5).

 

Dijelaskan, pihaknya sudah menjadwalkan gelar perkara kasus tersebut pada Jumat 20 Mei 2022 besok. Gelar perkara untuk menaikkan statusnya menjadi penyidikan.

Sayang, nama terduga pelaku enggan dibeberkan. Amir berdalih dalam kepentingan penyelidikan Polsek Kuta Utara. Pun dikatakan, pihaknya baru menerima rekaman CCTV insiden tersebut dari pihak Shishi Bar, Rabu (18/5) (kemarin). “Saat ini rekaman tersebut masih dianalisa,” sebutnya.

 

Sebelumnya diberitakan, artis Jennifer Coppen dianiaya karena membela bule perempuan yang sedang menjadi korban kekerasan seksual di diskotek Shishi Bar, Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Bali, Kamis, 12 Mei 2022 sekitar Pukul 03.30 Wita. Bule perempuan itu sedang dikerubungi sejumlah pria, kemudian diganggu dengan cara dicolek-colek dan digerayangi.

 

Perbuatan sejumlah pria itu membuat Jennifer Coppen yang baru selesai dugem di Shishi Bar mencoba menolong bule perempuan itu. Dia mencoba melerai. Kemudian Jennifer meminta sejumlah pria itu menghentikan aksi kekerasan seksual tersebut. Bukannya diindahkan, seruannya itu justru menjadi petaka bagi Jennifer Coppen.

 

Jennifer Coppen dianiaya dengan cara ditampar pada pipi kanannya oleh salah seorang pria berbadan kekar dari kelompok pria yang mengerubungi bule cewek tersebut. Atas kejadian itu, dia lalu melapor ke Polsek Kuta Utara, Kamis siang. (dre)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/