alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Teledor Lupa Matikan Kompor Karena Asyik Nonton TV, Rumah Terbakar

SEMARAPURA– Gara-gara teledor lupa mematikan kompor, rumah Jro Ni Ketut Juniati, 52 yang berada di Banjar Cucukan, Desa Selat, Klungkung terbakar, Rabu malam (17/7).

Rumah milik korban hagus setelah gas elpiji meledak karena lupa mematikan kompornya saat memasak di dapur.

Kapolsek Klungkung Kompol, I Wayan Sarjana saat dikonfirmasi, Kamis (18/7) membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan, hingga peristiwa terjadi berawal ketika Juniati memasak di dapur sekitar pukul 20.00.

Kemudian Juniati meninggalkan dapur untuk menonton televisi di kamar sebelah dengan kompor masih menyala karena lupa dimatikan.

“Itu akibat gas elpiji meledak. Tiba-tiba korban sudah melihat ada asap tebal dan kobaran api mulai membesar,” ujarnya.

Baca Juga:  KABAR DUKA! Cari Ikan di Kubangan Air, Anak 6 Tahun Tewas Tenggelam

Korban pun berteriak-teriak meminta tolong sehingga banyak keluarga dan warga datang membantu untuk memadamkan api. Selanjutnya pemadam kebakaran pun tiba sekitar pukul 20.40 dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. “Sekitar pukul 21.15, api akhirnya berhasil dipadamkan,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya korban mengalami kerugian materi mencapai Rp 50 juta. “Bangunan rumah terbakar dan rusak pada bagian atap,” tukassnya. 



SEMARAPURA– Gara-gara teledor lupa mematikan kompor, rumah Jro Ni Ketut Juniati, 52 yang berada di Banjar Cucukan, Desa Selat, Klungkung terbakar, Rabu malam (17/7).

Rumah milik korban hagus setelah gas elpiji meledak karena lupa mematikan kompornya saat memasak di dapur.

Kapolsek Klungkung Kompol, I Wayan Sarjana saat dikonfirmasi, Kamis (18/7) membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan, hingga peristiwa terjadi berawal ketika Juniati memasak di dapur sekitar pukul 20.00.

Kemudian Juniati meninggalkan dapur untuk menonton televisi di kamar sebelah dengan kompor masih menyala karena lupa dimatikan.

“Itu akibat gas elpiji meledak. Tiba-tiba korban sudah melihat ada asap tebal dan kobaran api mulai membesar,” ujarnya.

Baca Juga:  Butuh Uang Bayar Kos, Bobol Kosan Teman, Curi Laptop, Pria NTT Diciduk

Korban pun berteriak-teriak meminta tolong sehingga banyak keluarga dan warga datang membantu untuk memadamkan api. Selanjutnya pemadam kebakaran pun tiba sekitar pukul 20.40 dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. “Sekitar pukul 21.15, api akhirnya berhasil dipadamkan,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya korban mengalami kerugian materi mencapai Rp 50 juta. “Bangunan rumah terbakar dan rusak pada bagian atap,” tukassnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/