alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Ada 50 Nasabah yang Tak Bisa Tarik, Dana Macet Diduga Capai Rp5 Miliar

MACETNYA dana nasabah KSP 99 Tabanan langsung menuai sorotan. Setelah dilaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, satu per satu borok pengelolaan koperasi terus terungkap.

Setelah terbuka aib jika dana KSP diklaim kosong gara-gara banyak pejabat dan anggota dewan yang pinjam tanpa jaminan atau agunan.

Terbaru, nasabah yang menjadi korban dana macet ternyata tak hanya satu. Melainkan ada puluhan nasabah yang juga jadi korban hingga nilainya disebut mencapai miliaran rupiah. Benarkah?

 

JULIADI, Tabanan

SELAIN dirinya yang tak bisa menarik dana tabungan dan deposito, KS juga menyebut ada banyak nasabah KSP 99 yang juga mengalami nasib serupa.

Bahkan kata KS, ada sebanyak 50 orang tidak dapat menarik uang tabungan dan deposito sejak dua tahun lalu atau tepatnya sebelum Covid-19 mewabah.

Baca Juga:  Gara-gara Google Maps, Mobil Boks Plat L Terguling di Jalur Ekstrem
- Advertisement -

“Jika ditotal nilai tabungan plus deposito secara keseluruhan uang nasabah di Koperasi Sembilan Sembilan mencapai Rp 5 miliar,”ungkapnya.

Kendati KS dan nasabah lainnya sudah beberapa kali mendatangi kantor Koperasi Sembilan Sembilan yang berada di Jalan Jalak Putih Tabanan dan mempertanyakan kapan dapat dilakukan pencairan terhadap uang tabungan dan deposito.

Sayangnya, pihak Koperasi Sembilan Sembilan terus memberikan janji-janji palsu alias PHP.

“Kita sudah tidak kuat lagi di janji-janji palsu. Sehingga melaporkan kejadian ini ke Dinas koperasi Tabanan Senin kemarin,” ujarnya.

Bahkan, sebelum melaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, sekitar sebulan yang lalu, nasabah lainnya juga melaporkan Koperasi Sembilan Sembilan ke kepolisian.

Baca Juga:  Bapak "Kamus APBN" Beberkan Aturan DID 2018 Kabupaten Tabanan di KPK

Lantaran kecewa dan kesal terus tebar janji palsu soal deposito uang tidak dapat dicairkan. Padahal sudah jatuh tempo.

- Advertisement -

MACETNYA dana nasabah KSP 99 Tabanan langsung menuai sorotan. Setelah dilaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, satu per satu borok pengelolaan koperasi terus terungkap.

Setelah terbuka aib jika dana KSP diklaim kosong gara-gara banyak pejabat dan anggota dewan yang pinjam tanpa jaminan atau agunan.

Terbaru, nasabah yang menjadi korban dana macet ternyata tak hanya satu. Melainkan ada puluhan nasabah yang juga jadi korban hingga nilainya disebut mencapai miliaran rupiah. Benarkah?

 

JULIADI, Tabanan

SELAIN dirinya yang tak bisa menarik dana tabungan dan deposito, KS juga menyebut ada banyak nasabah KSP 99 yang juga mengalami nasib serupa.

Bahkan kata KS, ada sebanyak 50 orang tidak dapat menarik uang tabungan dan deposito sejak dua tahun lalu atau tepatnya sebelum Covid-19 mewabah.

Baca Juga:  Nyambi Jadi Kurir Sabu, Sopir Freelance Dituntut 15 Tahun Penjara

“Jika ditotal nilai tabungan plus deposito secara keseluruhan uang nasabah di Koperasi Sembilan Sembilan mencapai Rp 5 miliar,”ungkapnya.

Kendati KS dan nasabah lainnya sudah beberapa kali mendatangi kantor Koperasi Sembilan Sembilan yang berada di Jalan Jalak Putih Tabanan dan mempertanyakan kapan dapat dilakukan pencairan terhadap uang tabungan dan deposito.

Sayangnya, pihak Koperasi Sembilan Sembilan terus memberikan janji-janji palsu alias PHP.

“Kita sudah tidak kuat lagi di janji-janji palsu. Sehingga melaporkan kejadian ini ke Dinas koperasi Tabanan Senin kemarin,” ujarnya.

Bahkan, sebelum melaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, sekitar sebulan yang lalu, nasabah lainnya juga melaporkan Koperasi Sembilan Sembilan ke kepolisian.

Baca Juga:  Kapolres Tabanan Tegaskan Masih Tunggu Hasil Audit Keuangan Koperasi

Lantaran kecewa dan kesal terus tebar janji palsu soal deposito uang tidak dapat dicairkan. Padahal sudah jatuh tempo.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/