alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Miris, Korban Dana Macet KSP 99 Tabanan Mayoritas Lansia dan Pensiunan

SEJUMLAH fakta baru bin mengejutkan terungkap dari kasus dana macet yang terjadi di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) 99 (Sembilan Sembilan) Tabanan.

Terbaru, selain puluhan nasabah menjadi korban dana macet hingga mencapai miliaran rupiah, yang tak kalah mengagetkan dan bikin miris ternyata dari para nasabah yang menjadi korban, rata-rata mereka adalah para lanjut usia (lansia) dan pensiunan.

 

JULIADI, Tabanan

 

Kabar dana macet di KSP 99 di Jalan Jalak Putih Tabanan bukan hanya bikin geram nasabah yang jadi korban. Namun atas kasus ini, juga bikin banyak publik mengelus dana.

Mengelus dada karena prihatin dengan nasib para nasabah yang tak bisa menarik dana tabungan dan deposito mereka.

Apalagi, dari penuturan KS, salah seorang nasabah KSP 99 yang sempat melapor ke Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Tabanan, rata-rata, banyak dari para korban yang sudha berusia lanjut (lansia) dan pensiunan.

Di tengah masa tuanya, para nasabah lansia ini justru dihadapkan dengan masalah macetnya dana yang mereka simpan di koperasi.

Apalagi, dari dalih pengelola, dana macet karena saldo di koperasi kosong gara-gara banyak kredit macet dan banyak pejabat serta anggota dewan yang meminjam dana tanpa agunan alias jaminan.

“Kasihan kami. Kami ini orang kecil dan para nasabah mayoritas orang tua yang mendepositokan uang. Mereka tidak tahu dan harus kemana. Jalan buntu sehingga mau tidak mau kami melapor ke Dinas Koperasi,” pungkasnya.



SEJUMLAH fakta baru bin mengejutkan terungkap dari kasus dana macet yang terjadi di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) 99 (Sembilan Sembilan) Tabanan.

Terbaru, selain puluhan nasabah menjadi korban dana macet hingga mencapai miliaran rupiah, yang tak kalah mengagetkan dan bikin miris ternyata dari para nasabah yang menjadi korban, rata-rata mereka adalah para lanjut usia (lansia) dan pensiunan.

 

JULIADI, Tabanan

 

Kabar dana macet di KSP 99 di Jalan Jalak Putih Tabanan bukan hanya bikin geram nasabah yang jadi korban. Namun atas kasus ini, juga bikin banyak publik mengelus dana.

Mengelus dada karena prihatin dengan nasib para nasabah yang tak bisa menarik dana tabungan dan deposito mereka.

Apalagi, dari penuturan KS, salah seorang nasabah KSP 99 yang sempat melapor ke Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Tabanan, rata-rata, banyak dari para korban yang sudha berusia lanjut (lansia) dan pensiunan.

Di tengah masa tuanya, para nasabah lansia ini justru dihadapkan dengan masalah macetnya dana yang mereka simpan di koperasi.

Apalagi, dari dalih pengelola, dana macet karena saldo di koperasi kosong gara-gara banyak kredit macet dan banyak pejabat serta anggota dewan yang meminjam dana tanpa agunan alias jaminan.

“Kasihan kami. Kami ini orang kecil dan para nasabah mayoritas orang tua yang mendepositokan uang. Mereka tidak tahu dan harus kemana. Jalan buntu sehingga mau tidak mau kami melapor ke Dinas Koperasi,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/