alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Tak Bisa Cairkan Dana Milik Nasabah, KSP 99 Tabanan Dilaporkan

TABANAN-Gegera tak bisa mencairkan dana tabungan dan dan deposito milik nasabahnya, sebuah koperasi simpan pinjam (KSP) di Tabanan dilaporkan ke Dinas Kopetasi dan UMKM Tabanan.

Koperasi yang diduga bermasalah dan dilaporkan oleh nasabahnya itu, yakni KSP 99 (Sembilan Sembilan) Tabanan.

KSP Sembilan-Sembilan dilaporkan ke Diskop dan UMKM Tabanan, pada Senin (18/10) kemarin.

Seperti dibenarkan KS, salah satu nasabah yang mengaku uang tabungan dan depositonya tak bisa cair.

Saat dihubungi Jawa Pos Radar Bali, KS mengaku jika dana simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito yang ia simpan di KSP Sembilan-sembilan tak bisa ditarik.

Ironisnya, uang tabungan dan deposito miliknya itu tak bisa dicairkan dari sejak awal pandemi Covid-19 atau sekitar 2 tahun lalu.

Singkat cerita, lantaran tak bisa ditarik, pihaknya kemudian berinisiatif untuk melaporkan kasus ini ke Diskop dan UMKM Tabanan.

“Saya sudah melapor Senin kemarin (18/10) ke Dinas Koperasi Tabanan soal Koperasi Sembilan Sembilan yang bermasalah,”tegas KS Saat dihubungi via sambungan telepon Selasa (19/10)

Menurutnya, upaya pelaporan ke Diskop dan UMKM Tabanan itu, agar pihak Diskop bisa mencari jalan keluar dan dapat mencairkan sejumlah uang tabungan dan deposito miliknya.

Lebih lanjut, KS menyebut uang tabungan di Koperasi sembilan-sembilan miliknya mencapai Rp 120 juta. Namun saat akan dilakukan penarikan simpanan tabungan, justru pihak koperasi menyatakan jika dana miliknya tak bisa dicairkan.

“Alasan saat itu, pihak koperasi berkelit dengan alasan banyak kredit macet, banyak nasabah koperasi yang meminjam uang belum mengembalikan,”ungkap KS.



TABANAN-Gegera tak bisa mencairkan dana tabungan dan dan deposito milik nasabahnya, sebuah koperasi simpan pinjam (KSP) di Tabanan dilaporkan ke Dinas Kopetasi dan UMKM Tabanan.

Koperasi yang diduga bermasalah dan dilaporkan oleh nasabahnya itu, yakni KSP 99 (Sembilan Sembilan) Tabanan.

KSP Sembilan-Sembilan dilaporkan ke Diskop dan UMKM Tabanan, pada Senin (18/10) kemarin.

Seperti dibenarkan KS, salah satu nasabah yang mengaku uang tabungan dan depositonya tak bisa cair.

Saat dihubungi Jawa Pos Radar Bali, KS mengaku jika dana simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito yang ia simpan di KSP Sembilan-sembilan tak bisa ditarik.

Ironisnya, uang tabungan dan deposito miliknya itu tak bisa dicairkan dari sejak awal pandemi Covid-19 atau sekitar 2 tahun lalu.

Singkat cerita, lantaran tak bisa ditarik, pihaknya kemudian berinisiatif untuk melaporkan kasus ini ke Diskop dan UMKM Tabanan.

“Saya sudah melapor Senin kemarin (18/10) ke Dinas Koperasi Tabanan soal Koperasi Sembilan Sembilan yang bermasalah,”tegas KS Saat dihubungi via sambungan telepon Selasa (19/10)

Menurutnya, upaya pelaporan ke Diskop dan UMKM Tabanan itu, agar pihak Diskop bisa mencari jalan keluar dan dapat mencairkan sejumlah uang tabungan dan deposito miliknya.

Lebih lanjut, KS menyebut uang tabungan di Koperasi sembilan-sembilan miliknya mencapai Rp 120 juta. Namun saat akan dilakukan penarikan simpanan tabungan, justru pihak koperasi menyatakan jika dana miliknya tak bisa dicairkan.

“Alasan saat itu, pihak koperasi berkelit dengan alasan banyak kredit macet, banyak nasabah koperasi yang meminjam uang belum mengembalikan,”ungkap KS.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/