alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Lupakan Komitmen dengan Akbar Tanjung, Sebut Tak Punya KTA Golkar

DENPASAR – Setelah membeber pledoinya dalam kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), eks Wagub Bali I Ketut Sudikerta mendadak menyingung nasibnya di dunia politik.

Pria kelahiran Pecatu, Kuta Selatan, Badung, itu tiba-tiba “mendeklarasikan” diri pensiun dari dunia politik.

“Saya sudah berhenti dari politik sejak saya terkena kasus ini. Saya tidak akan ke politik lagi. Berikan saya kesempatan untuk menikmati kehidupan saya ini,” kata Sudikerta.

Entah betul atau tidak, pernyataan Sudikerta ini yang jelas bertolak belakang dengan omongannya sendiri pada masa awal dirinya disidangkan.

Berputar 180 derajat. Saat itu, dirinya sempat dijenguk politisi senior Golkar, Akbar Tanjung di Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Baca Juga:  Semua Saksi IDI Sebut Orang Baik, JRX: Jadi Saya Ditahan untuk Apa?

Saat ditanya alasan Akbar Tanjung membesuk dirinya, Sudikerta mengatakan karena dirinya kader Golkar. “Saya kan kadernya beliau. Saya masih kader Golkar,” ucapnya kala itu.

Namun, kemarin tiba-tiba Sudikerta mengaku sudah pensiun sejak lama. Menariknya lagi, dia meminta semua mendukung politikus-politikus yang mau berbuat untuk kemajuan Bali.

“Siapapun orangnya. Itu entah dari PDIP, Golkar, atau partai lain. Yang jelas, saya sudah tidak berpolitik,” ujar pria yang mengawali karir politiknya dari DPD II Golkar Badung, itu.

Ditanya alasan kenapa pensiun dari politik, Sudikerta kembali mengatakan ingin menikmati hidup. “Sudah 20 tahun saya mengabdi untuk Badung dan Bali,” ungkpanya.

Sudikerta kemudian pamer dan mengklaim sejumlah pembangunan infrastruktur di Bali. “Bagaimana saya membangun Terminal Mengwi yang uangnya dari pusat.

Baca Juga:  Diputus Bebas Hakim Tipikor, Perbekel Arwatha Sebut Doanya Terjawab

Pembangunan jalan tol, saya yang menginisiasi pembangunan jalan tol melalui Ir. I Wayan Suparta, dosen Politeknik,” klaimnya.

Sejak kapan mundur? “Sejak saya ditimpa masalah seperti ini, saya sudah mundur dari politik,” jawabnya.

Ditanya apakah pengunduran diri itu didasar surat pengunduran resmi, Sudikerta menjawab tidak perlu.

Sudah mengembalikan KTA Golkar? “Saya tidak punya KTA,” sahutnya lantas tertawa sambil berjalan menuju ruang tahanan. 



DENPASAR – Setelah membeber pledoinya dalam kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), eks Wagub Bali I Ketut Sudikerta mendadak menyingung nasibnya di dunia politik.

Pria kelahiran Pecatu, Kuta Selatan, Badung, itu tiba-tiba “mendeklarasikan” diri pensiun dari dunia politik.

“Saya sudah berhenti dari politik sejak saya terkena kasus ini. Saya tidak akan ke politik lagi. Berikan saya kesempatan untuk menikmati kehidupan saya ini,” kata Sudikerta.

Entah betul atau tidak, pernyataan Sudikerta ini yang jelas bertolak belakang dengan omongannya sendiri pada masa awal dirinya disidangkan.

Berputar 180 derajat. Saat itu, dirinya sempat dijenguk politisi senior Golkar, Akbar Tanjung di Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Satpam Garasi Bus di Denpasar Diancam Hukuman Tinggi

Saat ditanya alasan Akbar Tanjung membesuk dirinya, Sudikerta mengatakan karena dirinya kader Golkar. “Saya kan kadernya beliau. Saya masih kader Golkar,” ucapnya kala itu.

Namun, kemarin tiba-tiba Sudikerta mengaku sudah pensiun sejak lama. Menariknya lagi, dia meminta semua mendukung politikus-politikus yang mau berbuat untuk kemajuan Bali.

“Siapapun orangnya. Itu entah dari PDIP, Golkar, atau partai lain. Yang jelas, saya sudah tidak berpolitik,” ujar pria yang mengawali karir politiknya dari DPD II Golkar Badung, itu.

Ditanya alasan kenapa pensiun dari politik, Sudikerta kembali mengatakan ingin menikmati hidup. “Sudah 20 tahun saya mengabdi untuk Badung dan Bali,” ungkpanya.

Sudikerta kemudian pamer dan mengklaim sejumlah pembangunan infrastruktur di Bali. “Bagaimana saya membangun Terminal Mengwi yang uangnya dari pusat.

Baca Juga:  Nekat Terima Sabu Gratis Plus Upah Rp 150 Ribu, Agus Diganjar 11 Tahun

Pembangunan jalan tol, saya yang menginisiasi pembangunan jalan tol melalui Ir. I Wayan Suparta, dosen Politeknik,” klaimnya.

Sejak kapan mundur? “Sejak saya ditimpa masalah seperti ini, saya sudah mundur dari politik,” jawabnya.

Ditanya apakah pengunduran diri itu didasar surat pengunduran resmi, Sudikerta menjawab tidak perlu.

Sudah mengembalikan KTA Golkar? “Saya tidak punya KTA,” sahutnya lantas tertawa sambil berjalan menuju ruang tahanan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/