alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Kasus Sobek Sadel di Seraya Karangasem Marak, Warga Resah

AMLAPURA – Kasus sobek sadel diduga menggunakan senjata tajam di wilayah Seraya Tengah membuat warga resah.

 

Total sudah ada tujuh motor yang menjadi korban sejak beberapa hari terakhir. Sayangnya meski banyak korban, namun hingga saat ini, pelakunya juga belum diketahui.

 

Perbekel Seraya Tengah, I Nyoman Suardana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

 

Kata dia pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Babinkamtibmas untuk menyikapi dengan cepat kasus perobekan sadel yang diduga menggunakan senjata tajam.

 

“Itu kejadiannya di satu tempat. Pas di belakang kantor Perbekel Seraya Tengah,” ujarnya Rabu (19/1).

 

Lokasi kejadian itu tepatnya berada di pinggir jalan raya dengan kondisi jalan yang cukup padat.

Baca Juga:  Berikut Fakta Menarik Mobil Mewah Parkir 4 Tahun di Bandara Ngurah Rai

 

Dari penelusuran pihak pemerintah desa dengan Babinkamtibmas, total ada tujuh kendaraan sepeda motor yang menjadi korban perobekan sadel.

 

“Semua korbannya pelajar SMP 3 Amlapura. Karena jalan itu memang dijadikan parkir siswa sekolah selama ini,” kata Suardana. 

 

Ada berbagai dugaan kata Suardana yang menjadi pemicu perusakan sadel tersebut. “Mungkin ada pengguna jalan yang terganggu karena banyak motor parkir. Atau alasan lain yang menjadi pemicu,” imbuhnya.

 

Terlebih lanjut dia, di jalan tersebut juga menjadi akses utama menuju pasar dan juga berdekatan dengan setra. Ketika terjadi acara ngaben, kondisi jalan akan semakin padat. 

 

Agar tidak terjadi hal serupa, pihaknya akan membuatkan parkir khusus bagi para pelajar SMP Negeri 3 Amlapura yanh membawa kendaraan. “Nanti kami siapkan lahan parkir di lapangan, kami atur. Biar kejadian seperti ini tidak terulang,” tandasnya.

Baca Juga:  Datangkan TKA China Saat Corona, Diam-Diam PLTU Ajukan Izin ke Pemprov

AMLAPURA – Kasus sobek sadel diduga menggunakan senjata tajam di wilayah Seraya Tengah membuat warga resah.

 

Total sudah ada tujuh motor yang menjadi korban sejak beberapa hari terakhir. Sayangnya meski banyak korban, namun hingga saat ini, pelakunya juga belum diketahui.

 

Perbekel Seraya Tengah, I Nyoman Suardana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

 

Kata dia pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Babinkamtibmas untuk menyikapi dengan cepat kasus perobekan sadel yang diduga menggunakan senjata tajam.

 

“Itu kejadiannya di satu tempat. Pas di belakang kantor Perbekel Seraya Tengah,” ujarnya Rabu (19/1).

 

Lokasi kejadian itu tepatnya berada di pinggir jalan raya dengan kondisi jalan yang cukup padat.

Baca Juga:  Misterius, Gagal Dievakuasi, Bangkai Kapal Tanpa ABK Terdampar di Kubu

 

Dari penelusuran pihak pemerintah desa dengan Babinkamtibmas, total ada tujuh kendaraan sepeda motor yang menjadi korban perobekan sadel.

 

“Semua korbannya pelajar SMP 3 Amlapura. Karena jalan itu memang dijadikan parkir siswa sekolah selama ini,” kata Suardana. 

 

Ada berbagai dugaan kata Suardana yang menjadi pemicu perusakan sadel tersebut. “Mungkin ada pengguna jalan yang terganggu karena banyak motor parkir. Atau alasan lain yang menjadi pemicu,” imbuhnya.

 

Terlebih lanjut dia, di jalan tersebut juga menjadi akses utama menuju pasar dan juga berdekatan dengan setra. Ketika terjadi acara ngaben, kondisi jalan akan semakin padat. 

 

Agar tidak terjadi hal serupa, pihaknya akan membuatkan parkir khusus bagi para pelajar SMP Negeri 3 Amlapura yanh membawa kendaraan. “Nanti kami siapkan lahan parkir di lapangan, kami atur. Biar kejadian seperti ini tidak terulang,” tandasnya.

Baca Juga:  Warga Resah Pencuri Besi Gorong-Gorong Terekam CCTV Belum Tertangkap

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/