alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Bule Rusia Bonyok Dikeroyok di Diskotek Kawasan Canggu Bali

DENPASAR- Lagi, pecah keributan sesama Warga Negara Asing (WNA) terjadi di diskotek kawasan Canggu, Kuta Utara, Bali. Aaron Paul, 46, warga asal Australia dan Frazer William Alexader, 40, asal Inggris dilaporkan ke Polda Bali pada Sabtu (19/2) kemarin.

 

Keduanya diduga melakukan penganiayaan terhadap pria asal Russia bernama Titov Sergey, 37. Kejadian berlangsung di tempat hiburan malam Behind The Green Door di Jalan Subak Sari No. 90 A, Brawa, Canggu, Kuta Utara, Badung.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, berdasarkan laporan bernomor STTL/94/11/2022/SPKT/Polda Bali tanggal 19 Februari 2022, korban Titov Sergey menyatakan bahwa kejadian itu berawal ketika ia bersama teman-temannya datang ke tempat hiburan malam Behind The Green Door sekitar pukul 23:30.

Mereka datang berlima. Di antaranya, dua terlapor, Titov Sergey, dan dua orang saksi, Inne Tresna Dewi asal Jakarta dan Ohtsubo Mudsunori. “Antara pelapor dan terlapor ini saling kenal. Tapi tidak begitu akrab. Titov Sergey berteman dengan Aaron. Yang lainnya kenal di TKP,” kata sumber polisi mengutip keterangan korban saat melapor.

Baca Juga:  Viral Pakai Masker Bebaskan JRX, Eep dan Sandrina Datangi Polda Bali

 

Ke lima orang ini lalu memesan makanan dan minuman di tempat hiburan Cocktail Lounge & Music Emporium itu.

Mereka lalu menyantap makanan dan minum sambil mendengarkan musik sambil menikmati malam di TKP. Sutuasi mulai tegang ketika pelayan datang membawa nota tegihan kepada 5 WNA ini sekitar pukul 03:00. Pelayan awalnya menyerahkan nota ke Titov Sergey. Lalu diserahkan Aaron Paul dan Frazer William Alexader, yang ada disampingnya.

Bule Aussie dan Inggris itu lalu menolak dengan alasan terlau banyak tagihan. “Terjadilah perdebatan, setelah beberapa saat berdebat Titov Sergey ditampar, diduga dilakukan oleh bule Aussie hingga jatuh dan keseleo pada tiga jari. Saat bangun, bule Inggris gigit langan kanan pelapor,” tambah sumber petugas.

Baca Juga:  Begini Kronologis OTT Pungli Anggota Regident Polresta Denpasar, Ajib…

Selanjutnya Titov Sergey bersedia membayar 20 persen dan sisanya 80 persen dibayar oleh Aaron Paul dan Frazer William Alexader. Setelah itu, Titov Sergey pergi meninggalkan tempat kejadian. Saaat itu, lanjut petugas, disusul oleh kedua terlapor ke pintu bagian depan tempat hiburan tersebut.

“Di sana, Titov Sergey dianiaya di bagian wajah, pelipis kanan, rahang kanan, alis kiri dan telinganya pun memar. Ia mendapatkan luka jahitan juga,” beber sumber, Sabtu (19/2). Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Bali guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Terkait dengan ini, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi enggan berspekulasi lebih jauh. Katanya, akan mengecek laporan tersebut ke penyidik. “Saya cek dulu kepastiannya. Kalau benar ada laporan, pasti ditindak lanjuti. Sabar ya,” singkat Juru Bicara (Jubir) Polda Bali.



DENPASAR- Lagi, pecah keributan sesama Warga Negara Asing (WNA) terjadi di diskotek kawasan Canggu, Kuta Utara, Bali. Aaron Paul, 46, warga asal Australia dan Frazer William Alexader, 40, asal Inggris dilaporkan ke Polda Bali pada Sabtu (19/2) kemarin.

 

Keduanya diduga melakukan penganiayaan terhadap pria asal Russia bernama Titov Sergey, 37. Kejadian berlangsung di tempat hiburan malam Behind The Green Door di Jalan Subak Sari No. 90 A, Brawa, Canggu, Kuta Utara, Badung.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, berdasarkan laporan bernomor STTL/94/11/2022/SPKT/Polda Bali tanggal 19 Februari 2022, korban Titov Sergey menyatakan bahwa kejadian itu berawal ketika ia bersama teman-temannya datang ke tempat hiburan malam Behind The Green Door sekitar pukul 23:30.

Mereka datang berlima. Di antaranya, dua terlapor, Titov Sergey, dan dua orang saksi, Inne Tresna Dewi asal Jakarta dan Ohtsubo Mudsunori. “Antara pelapor dan terlapor ini saling kenal. Tapi tidak begitu akrab. Titov Sergey berteman dengan Aaron. Yang lainnya kenal di TKP,” kata sumber polisi mengutip keterangan korban saat melapor.

Baca Juga:  Selain Hidup Normal, 5 Korban Mucikari Ingin Sekolah dan Kerja Halal

 

Ke lima orang ini lalu memesan makanan dan minuman di tempat hiburan Cocktail Lounge & Music Emporium itu.

Mereka lalu menyantap makanan dan minum sambil mendengarkan musik sambil menikmati malam di TKP. Sutuasi mulai tegang ketika pelayan datang membawa nota tegihan kepada 5 WNA ini sekitar pukul 03:00. Pelayan awalnya menyerahkan nota ke Titov Sergey. Lalu diserahkan Aaron Paul dan Frazer William Alexader, yang ada disampingnya.

Bule Aussie dan Inggris itu lalu menolak dengan alasan terlau banyak tagihan. “Terjadilah perdebatan, setelah beberapa saat berdebat Titov Sergey ditampar, diduga dilakukan oleh bule Aussie hingga jatuh dan keseleo pada tiga jari. Saat bangun, bule Inggris gigit langan kanan pelapor,” tambah sumber petugas.

Baca Juga:  Terbukti Tilep Duit Rp 208 Juta, Koordinator Dana PNPM Divonis Ringan

Selanjutnya Titov Sergey bersedia membayar 20 persen dan sisanya 80 persen dibayar oleh Aaron Paul dan Frazer William Alexader. Setelah itu, Titov Sergey pergi meninggalkan tempat kejadian. Saaat itu, lanjut petugas, disusul oleh kedua terlapor ke pintu bagian depan tempat hiburan tersebut.

“Di sana, Titov Sergey dianiaya di bagian wajah, pelipis kanan, rahang kanan, alis kiri dan telinganya pun memar. Ia mendapatkan luka jahitan juga,” beber sumber, Sabtu (19/2). Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Bali guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Terkait dengan ini, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi enggan berspekulasi lebih jauh. Katanya, akan mengecek laporan tersebut ke penyidik. “Saya cek dulu kepastiannya. Kalau benar ada laporan, pasti ditindak lanjuti. Sabar ya,” singkat Juru Bicara (Jubir) Polda Bali.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/