alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Bocah SD di Mengwi Hilang Misterius, Kronologinya Bikin Bulu Bergidik

MANGUPURA- Warga Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Senin (19/7) sekitar pukul 18.00 WITA dibuat geger.

 

Heboh warga, ini menyusul hilangnya seorang bocah berinisial I Made DHA.

 

Bocah berusia 11 tahun ini, dilaorkan hilang secara misterius di sebuah parit di belakang rumahnya saat hari mulai gelap.

 

Anehnya, meski langsung dilakukan pencarian, namun korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ini hingga Selasa (20/7) sore belum juga ditemukan.

 

“Usai dilaporkan hilang, bersama masyarakat kami langsung melakukan pencarian. Kami berupaya mencari Hingga Pukul 22.00 WITA. Tetapi sampai malam itu, korban belum ditemukan juga,” terang Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana, Selasa (20/7).

Baca Juga:  Ibu Penyebar Hoax Penculikan Anak di Gianyar Bali Dibui Setahun

 

Lantaran belum ditemukan, imbuh kapolsek, pencarian pun dilanjutkan pada Selasa melibatkan warga, polisi dan petugas BPBD Kabupaten Badung.

 

Namun atas upaya itu, lagi-lagi, korban belum juga ditemukan hingga petang.

 

 

Lebih lanjut, AKP Nyoman Darsana menceritakan, kronologi hingga hilangnya bocah SD di Mengwi, ini berawal saat korban memancing di sebuah kolam belakang rumahnya,pada Senin (19/7).

 

Saat itu, korban mancing bersama dua temannya.

 

Usai memancing, sekitar pukul 18.00 WITA, korban dan dua temannya kembali ke rumah.

 

“Namun tiba-tiba korban berlari menuju tegalan (parit) di belakang rumahnya itu,” beber AKP Darsana. 

 

Melihat hal itu, nenek korban bernama Ni Nyoman Suartini, 56 berupaya mengejar korban.

Baca Juga:  SADIS! Mabuk, Tikam Sepupu Hingga Tewas, Ibu Pelaku Ikut Kena Tebas

 

Dia berlari sambil memanggil cucunya itu ke arah tegalan. Namun di tegalan itu sang nenek tidak menemukan korban.

Pencarian pun dilakukan namun hingga berita ini diturunkan, jasad korban belum ditemukan. 

 

“Hari ini dilanjutkan pencariannya. Kami juga menelusuri dua sungai kecil di sekitar tegalan. Tapi belum ada tanda-tanda,” imbuh Darsana.

 

Rencananya pencarian akan tetap dillanjutkan pada Rabu (21/7) besok.

MANGUPURA- Warga Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Senin (19/7) sekitar pukul 18.00 WITA dibuat geger.

 

Heboh warga, ini menyusul hilangnya seorang bocah berinisial I Made DHA.

 

Bocah berusia 11 tahun ini, dilaorkan hilang secara misterius di sebuah parit di belakang rumahnya saat hari mulai gelap.

 

Anehnya, meski langsung dilakukan pencarian, namun korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ini hingga Selasa (20/7) sore belum juga ditemukan.

 

“Usai dilaporkan hilang, bersama masyarakat kami langsung melakukan pencarian. Kami berupaya mencari Hingga Pukul 22.00 WITA. Tetapi sampai malam itu, korban belum ditemukan juga,” terang Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana, Selasa (20/7).

Baca Juga:  Empat Garong Truk Dibekuk, Diinterograsi, Polisi Juga Temukan Sabhu..

 

Lantaran belum ditemukan, imbuh kapolsek, pencarian pun dilanjutkan pada Selasa melibatkan warga, polisi dan petugas BPBD Kabupaten Badung.

 

Namun atas upaya itu, lagi-lagi, korban belum juga ditemukan hingga petang.

 

 

Lebih lanjut, AKP Nyoman Darsana menceritakan, kronologi hingga hilangnya bocah SD di Mengwi, ini berawal saat korban memancing di sebuah kolam belakang rumahnya,pada Senin (19/7).

 

Saat itu, korban mancing bersama dua temannya.

 

Usai memancing, sekitar pukul 18.00 WITA, korban dan dua temannya kembali ke rumah.

 

“Namun tiba-tiba korban berlari menuju tegalan (parit) di belakang rumahnya itu,” beber AKP Darsana. 

 

Melihat hal itu, nenek korban bernama Ni Nyoman Suartini, 56 berupaya mengejar korban.

Baca Juga:  Gagal Jual Sabu, Pasangan Kekasih Dituntut 6 Tahun Penjara

 

Dia berlari sambil memanggil cucunya itu ke arah tegalan. Namun di tegalan itu sang nenek tidak menemukan korban.

Pencarian pun dilakukan namun hingga berita ini diturunkan, jasad korban belum ditemukan. 

 

“Hari ini dilanjutkan pencariannya. Kami juga menelusuri dua sungai kecil di sekitar tegalan. Tapi belum ada tanda-tanda,” imbuh Darsana.

 

Rencananya pencarian akan tetap dillanjutkan pada Rabu (21/7) besok.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/