alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Berkas Dua Tersangka Rampung Setelah Ganti Tiga Kajari

NEGARA- Berkas pemeriksaan terhadap dua tersangka kasus korupsi LPD Tuwed, akhirnya rampung. Sehingga, penyidik melimpahkan berkas kepada jaksa penuntut umum untuk melakukan penelitian. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap kedua jika berkas sudah dinyatakan lengkap.

 

Hal tersebut disampaikan Kasipidsus Kejari Jembrana Gusti Ngurah Arya Surya Diatmika. Menurutnya, dugaan kasus korupsi yang diselidiki yang awalnya seksi intelijen Kejari Jembrana tahun 2018, setelah dilimpahkan kepada seksi pidana khusus dikebut sejak beberapa bulan hingga akhirnya rampung. “Syukurlah sudah rampung berkasnya. Hari ini pelimpahan tahap pertama,” kata Diatmika, Selasa (19/10).

 

Diatmika menjelaskan, berkas penyelidikan dugaan korupsi tersebut dilimpahkan pada jaksa penuntut umum untuk diteliti. Jika sudah dinyatakan lengkap ditindaklanjuti dengan tahap kedua. Yakni, pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka. “Target akhir bulan ini sudah tahap kedua,” tegasnya.

Baca Juga:  Curi TV Di Penginapan, Dituntut Setahun, Sepasang Kekasih Batal Nikah

 

Dugaan kasus korupsi LPD Tuwed diselidiki sejak tahun 2018. Setelah tiga Kajari Jembrana berganti, akhirnya kasus dugaan korupsi rampung. Dalam kasus ini, Kejari Jembrana menetapkan dua tersangka, yakni oknum DA, selaku ketua LPD Tuwed dan oknum S selaku Bendahara LPD Tuwed. 

- Advertisement -

 

Kasus korupsi ini menyebabkan kerugian negara hampir Rp 1 miliar. Dua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1, junto pasal 18 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, junto pasal 64 KUHP.

- Advertisement -

- Advertisement -

NEGARA- Berkas pemeriksaan terhadap dua tersangka kasus korupsi LPD Tuwed, akhirnya rampung. Sehingga, penyidik melimpahkan berkas kepada jaksa penuntut umum untuk melakukan penelitian. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap kedua jika berkas sudah dinyatakan lengkap.

 

Hal tersebut disampaikan Kasipidsus Kejari Jembrana Gusti Ngurah Arya Surya Diatmika. Menurutnya, dugaan kasus korupsi yang diselidiki yang awalnya seksi intelijen Kejari Jembrana tahun 2018, setelah dilimpahkan kepada seksi pidana khusus dikebut sejak beberapa bulan hingga akhirnya rampung. “Syukurlah sudah rampung berkasnya. Hari ini pelimpahan tahap pertama,” kata Diatmika, Selasa (19/10).


 

Diatmika menjelaskan, berkas penyelidikan dugaan korupsi tersebut dilimpahkan pada jaksa penuntut umum untuk diteliti. Jika sudah dinyatakan lengkap ditindaklanjuti dengan tahap kedua. Yakni, pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka. “Target akhir bulan ini sudah tahap kedua,” tegasnya.

Baca Juga:  Penyelundup Daging Babi 3,8 Ton Asal Medan Hanya Divonis Percobaan

 

Dugaan kasus korupsi LPD Tuwed diselidiki sejak tahun 2018. Setelah tiga Kajari Jembrana berganti, akhirnya kasus dugaan korupsi rampung. Dalam kasus ini, Kejari Jembrana menetapkan dua tersangka, yakni oknum DA, selaku ketua LPD Tuwed dan oknum S selaku Bendahara LPD Tuwed. 

 

Kasus korupsi ini menyebabkan kerugian negara hampir Rp 1 miliar. Dua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1, junto pasal 18 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, junto pasal 64 KUHP.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/