alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

TNI AD Amankan Empat Terduga Pelaku Pembalakan Liar di Buleleng

SINGARAJA – TNI Angkatan Darat (AD) turun tangan melakukan penghadangan aksi pembalakan liar.

Dalam semalam, personel TNI Angkata Darat melakukan penghadangan di dua lokasi. Total ada empat orang yang diamankan dalam peristiwa tersebut.

Penghadangan pertama dilakukan di Banjar Dinas Pucaksari, Desa Gerokgak pada Selasa (19/10) malam. Saat itu personel Koramil 1609-08/Gerokgak, Serma Nyoman Sarka tengah berada di teras rumah, mengobrol dengan saudaranya.

Mendadak muncul mobil dengan nomor polisi DK 8275 BH. Sarka pun curiga karena muatan mobil terlihat berat. Ia berusaha menghentikan kendaraan tersebut. Namun pengemudi justru tancap gas.

Sarka pun langsung mengambil sepeda motor berusaha mengejar mobil tersebut. Selang beberapa kilometer, akhirnya mobil berhasil dihentikan. Saat muatan diperiksa, ternyata mobil itu mengangkut 71 batang kayu sonokeling.

Baca Juga:  Diduga Tilep Dana BLT Milik Warga, Staf Perbekel Temukus Dipolisikan

Kayu itu telah dipotong-potong dengan panjang 1 meter. Masing-masing gelondongan memiliki diameter sekitar 20 centimeter. Seluruhnya tanpa dokumen.

Pengemudi mobil, Ahmad Reza Yusuf, 25, dan kerabatnya Agus Sahid, 43, keduanya warga Desa Sumberkima, kemudian digelandang ke Mapolsek Gerokgak pada pukul 04.00 Rabu (20/10) dini hari.

- Advertisement -

Penghadangan kedua terjadi di simpang empat Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, pada pukul 01.30 Rabu dini hari. Penghadangan itu bahkan dilakukan oleh personel Korem 163/Wirasatya.

Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Inf Windra Lisrianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya ada dua penghadangan dalam semalam.

“Orang yang diduga melakukan pembalakan liar sudah kami serahkan pada pihak kepolisian. Proses hukum selanjutnya kami serahkan pada polisi. Kami tegaskan, masyarakat wajib menjaga hutan. Kalau tidak dijaga, sumber air akan hilang. Malah bisa mengakibatkan bencana,” tegas Windra.

Baca Juga:  Nekat, Siang Bolong, Wanita Cantik Jadi Korban Remas Bokong di Pasar

 

- Advertisement -

- Advertisement -

SINGARAJA – TNI Angkatan Darat (AD) turun tangan melakukan penghadangan aksi pembalakan liar.

Dalam semalam, personel TNI Angkata Darat melakukan penghadangan di dua lokasi. Total ada empat orang yang diamankan dalam peristiwa tersebut.

Penghadangan pertama dilakukan di Banjar Dinas Pucaksari, Desa Gerokgak pada Selasa (19/10) malam. Saat itu personel Koramil 1609-08/Gerokgak, Serma Nyoman Sarka tengah berada di teras rumah, mengobrol dengan saudaranya.


Mendadak muncul mobil dengan nomor polisi DK 8275 BH. Sarka pun curiga karena muatan mobil terlihat berat. Ia berusaha menghentikan kendaraan tersebut. Namun pengemudi justru tancap gas.

Sarka pun langsung mengambil sepeda motor berusaha mengejar mobil tersebut. Selang beberapa kilometer, akhirnya mobil berhasil dihentikan. Saat muatan diperiksa, ternyata mobil itu mengangkut 71 batang kayu sonokeling.

Baca Juga:  Terbukti Otaki Penipuan dan TPPU, Syok Berat, Pasang Jurus Sakit Gigi

Kayu itu telah dipotong-potong dengan panjang 1 meter. Masing-masing gelondongan memiliki diameter sekitar 20 centimeter. Seluruhnya tanpa dokumen.

Pengemudi mobil, Ahmad Reza Yusuf, 25, dan kerabatnya Agus Sahid, 43, keduanya warga Desa Sumberkima, kemudian digelandang ke Mapolsek Gerokgak pada pukul 04.00 Rabu (20/10) dini hari.

Penghadangan kedua terjadi di simpang empat Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, pada pukul 01.30 Rabu dini hari. Penghadangan itu bahkan dilakukan oleh personel Korem 163/Wirasatya.

Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Inf Windra Lisrianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya ada dua penghadangan dalam semalam.

“Orang yang diduga melakukan pembalakan liar sudah kami serahkan pada pihak kepolisian. Proses hukum selanjutnya kami serahkan pada polisi. Kami tegaskan, masyarakat wajib menjaga hutan. Kalau tidak dijaga, sumber air akan hilang. Malah bisa mengakibatkan bencana,” tegas Windra.

Baca Juga:  Diduga Tilep Dana BLT Milik Warga, Staf Perbekel Temukus Dipolisikan

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/