alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Giliran Bule Australia dan Inggris Lapor Balik WNA Rusia ke Polda Bali

BADUNG – Kasus perkelahian di tempat hiburan Behind The Green Door, Jalan Subak Sari Nomor 90A, Brawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, berbuntut panjang. Ternyata, kedua belah pihak saling lapor.

 

Sebelumnya, pria asal Rusia bernama Titov Sergey, 37, mengaku dianiaya oleh temannya yang juga WNA, yakni Masters Aaron Paul, 46, asal Australia dan Frazer William Alexader, 40, asal Inggris. Itu berdasarkan laporan bernomor STTL/94/11/2022/SPKT/Polda Bali, tanggal 19 Februari 2022, oleh Titov Sergey.

Kepada penyidik, bule Rusia menyatakan bahwa kejadian penganiayaan itu berawal ketika ia bersama teman-teman datang ke tempat hiburan malam Behind The Green Door sekitar pukul 23.30. Untuk diketahui Titov Sergey diajak ke TKP oleh Masters Aaron Paul. Sampai di sana baru berkenalan dengan Frazer William Alexader.

Juga dua orang saksi, Inne Tresna Dewi asal Jakarta, juga pria berkebangsaan asing Ohtsubo Mudsunori. Antara pelapor dan terlapor ini saling kenal. Kelima orang ini lalu memesan makanan dan minuman di tempat hiburan terdapat Cocktail Lounge & Music Emporium itu. Mereka lalu menyantap makanan dan minum sambil mendengarkan musik sambil menikmati malam di TKP.

Situasi mulai tegang ketika pelayan datang membawa nota tagihan kepada kelima WNA ini sekitar pukul 03.00. Pelayan awalnya menyerahkan nota ke Titov Sergey. Lalu diserahkan Masters Aaron Paul dan Frazer William Alexader, yang ada di sampingnya. Bule Aussie dan Inggris lalu menolak dengan alasan terlau banyak tagihan.

Terjadilah perdebatan. Setelah beberapa saat berdebat, Titov Sergey ditampar diduga oleh bule Aussie hingga jatuh dan keseleo pada tiga jari. Saat bangun, bule Inggris gigit tangan kanan.

Selanjutnya Titov Sergey bersedia membayar 20% dan sisanya 80% di bayar oleh Masters Aaron Paul dan Frazer William Alexader.

Setelah itu, Titov Sergey pergi meninggalkan ternpat kejadian. Ternyata dua bule tersebut menyusul ke pintu bagian depan tempat hiburan tersebut. Di sana, Titov Sergey dianiaya di bagian wajah, pelipis kanan, rahang kanan, alis kiri dan telinganya pun memar. Ia mendapatkan luka jahitan juga.

Kepastian adanya laporan balik itu disampaikan Kombespol Surawan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Minggu (20/2).

Kombespol Surawan mengatakan, peristiwa Sabtu (19/2) sekitar pukul 03.10 Wita, kedua belah pihak saling klaim menjadi korban dalam penganiayaan tersebut. Oleh sebab itu, mereka saling lapor ke Polda Bali.

“Benar kami sudah menerima laporan dari bule Rusia. Juga bule Australia dan Inggris telah lapor balik. Ya, saling lapor mereka,” jelas Kombespol Surawan.



BADUNG – Kasus perkelahian di tempat hiburan Behind The Green Door, Jalan Subak Sari Nomor 90A, Brawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, berbuntut panjang. Ternyata, kedua belah pihak saling lapor.

 

Sebelumnya, pria asal Rusia bernama Titov Sergey, 37, mengaku dianiaya oleh temannya yang juga WNA, yakni Masters Aaron Paul, 46, asal Australia dan Frazer William Alexader, 40, asal Inggris. Itu berdasarkan laporan bernomor STTL/94/11/2022/SPKT/Polda Bali, tanggal 19 Februari 2022, oleh Titov Sergey.

Kepada penyidik, bule Rusia menyatakan bahwa kejadian penganiayaan itu berawal ketika ia bersama teman-teman datang ke tempat hiburan malam Behind The Green Door sekitar pukul 23.30. Untuk diketahui Titov Sergey diajak ke TKP oleh Masters Aaron Paul. Sampai di sana baru berkenalan dengan Frazer William Alexader.

Juga dua orang saksi, Inne Tresna Dewi asal Jakarta, juga pria berkebangsaan asing Ohtsubo Mudsunori. Antara pelapor dan terlapor ini saling kenal. Kelima orang ini lalu memesan makanan dan minuman di tempat hiburan terdapat Cocktail Lounge & Music Emporium itu. Mereka lalu menyantap makanan dan minum sambil mendengarkan musik sambil menikmati malam di TKP.

Situasi mulai tegang ketika pelayan datang membawa nota tagihan kepada kelima WNA ini sekitar pukul 03.00. Pelayan awalnya menyerahkan nota ke Titov Sergey. Lalu diserahkan Masters Aaron Paul dan Frazer William Alexader, yang ada di sampingnya. Bule Aussie dan Inggris lalu menolak dengan alasan terlau banyak tagihan.

Terjadilah perdebatan. Setelah beberapa saat berdebat, Titov Sergey ditampar diduga oleh bule Aussie hingga jatuh dan keseleo pada tiga jari. Saat bangun, bule Inggris gigit tangan kanan.

Selanjutnya Titov Sergey bersedia membayar 20% dan sisanya 80% di bayar oleh Masters Aaron Paul dan Frazer William Alexader.

Setelah itu, Titov Sergey pergi meninggalkan ternpat kejadian. Ternyata dua bule tersebut menyusul ke pintu bagian depan tempat hiburan tersebut. Di sana, Titov Sergey dianiaya di bagian wajah, pelipis kanan, rahang kanan, alis kiri dan telinganya pun memar. Ia mendapatkan luka jahitan juga.

Kepastian adanya laporan balik itu disampaikan Kombespol Surawan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Minggu (20/2).

Kombespol Surawan mengatakan, peristiwa Sabtu (19/2) sekitar pukul 03.10 Wita, kedua belah pihak saling klaim menjadi korban dalam penganiayaan tersebut. Oleh sebab itu, mereka saling lapor ke Polda Bali.

“Benar kami sudah menerima laporan dari bule Rusia. Juga bule Australia dan Inggris telah lapor balik. Ya, saling lapor mereka,” jelas Kombespol Surawan.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/