alexametrics
25.4 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Jadi Tangkapan Terbesar, Kedua Pelaku Jaringan Lintas Provinsi

DENPASAR – Dua pengedar narkoba kelas kakap bernama Muhammad Ansar, 24, dan Aulia Rahman, 29, merupakan jaringan lintas provinsi. Kedua pelaku berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 

Diketahui, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar telah menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 17 kilogram. Selain itu ada juga kokain dan ratusan butir ekstasi.

 

Kedua pelaku, yakni M. Ansar dan Aulia Rahman ditangkap di areal parkir Cyloam Residence, Jalan Merdeka Raya IX, Sabtu (19/2) sekitar pukul 16.00.

Penangkapan terhadap dua pria dengan barang bukti sebanyak ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa kerap terjadi transaksi narkoba di areal parkir Cyloam Residence, Jalan Merdeka Raya IX, Kuta Badung.

 

Baca Juga:  Buang Sabu dalam Kloset, Pemuda Terancam Seumur Hidup

Tim lalu melakukan pengintaian terhadap keduannya. Lalu, mereka terpantau dengan gerak-gerik mencurigakan di areal parkir Cyloam Residence.

“Tim langsung melakukan penggerebekan, Sabtu (19/2) sekitar pukul 16.00. Keduanya tak berkutik saat diamankan. Sebab, hasil penggeledahan, ditemukan balasan paket sabu-sabu siap edar dengan berat mencapai 427 gram,” jelas sumber di kepolisian, Minggu (20/2).

 

Petugas lalu menggiring keduanya ke kosan mereka di Jalan Glogor Carik, Gang Jambu, Kamar Nomor. 2, Pemogan, Denpasar Selatan saat itu juga. Keduanya tinggal satu kamar kos.

 

Dalam penggeladahan di kos kedua pelaku, tim menemukan 25 bungkus narkoba yang dikemas. Sebagian di kemas dalam plastik klip bening berukuran jumbo dan ada juga di kemas dalam bungkusan makanan ringan.

Baca Juga:  Usai Masak, Buruh Bangunan di Canggu Kuta Utara Ditemukan Tewas

 

“Ya ada sabu sabu, ekstasi dan kokain. Total keseluruhan mencapai 20 kg,” jelasnya.

Dia mengatakan, dua tersangka bernama Muhammad Ansar, 24, asal Gang Surya No. 48, Jalan Ir PHM Noor,  Kelurahan Kuin Cerucuk,  Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan dan Aulia Rahman, 29, asal Gang Inayah, No. 36, Jalan Belitung Darat, Kelurahan Kuin Cerucuk,  Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. Ini adalah tangkapan terbesar sejak tahun 2022.

“BB sebanyak ini merupakan jaringan Kalimantan. Bisa dikatakan bahwa jaringan narkoba ini merupakan lintas provinsi,” ujarnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas membenarkan tertangkapnya dua pengedar narkoba tersebut. “Mohon waktu pengembangan dulu, ya,” pintanya singkat.



DENPASAR – Dua pengedar narkoba kelas kakap bernama Muhammad Ansar, 24, dan Aulia Rahman, 29, merupakan jaringan lintas provinsi. Kedua pelaku berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 

Diketahui, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar telah menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 17 kilogram. Selain itu ada juga kokain dan ratusan butir ekstasi.

 

Kedua pelaku, yakni M. Ansar dan Aulia Rahman ditangkap di areal parkir Cyloam Residence, Jalan Merdeka Raya IX, Sabtu (19/2) sekitar pukul 16.00.

Penangkapan terhadap dua pria dengan barang bukti sebanyak ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa kerap terjadi transaksi narkoba di areal parkir Cyloam Residence, Jalan Merdeka Raya IX, Kuta Badung.

 

Baca Juga:  Edarkan Narkoba Jenis Baru, Pemuda Asal Mengwi Dituntut 11 Tahun Bui

Tim lalu melakukan pengintaian terhadap keduannya. Lalu, mereka terpantau dengan gerak-gerik mencurigakan di areal parkir Cyloam Residence.

“Tim langsung melakukan penggerebekan, Sabtu (19/2) sekitar pukul 16.00. Keduanya tak berkutik saat diamankan. Sebab, hasil penggeledahan, ditemukan balasan paket sabu-sabu siap edar dengan berat mencapai 427 gram,” jelas sumber di kepolisian, Minggu (20/2).

 

Petugas lalu menggiring keduanya ke kosan mereka di Jalan Glogor Carik, Gang Jambu, Kamar Nomor. 2, Pemogan, Denpasar Selatan saat itu juga. Keduanya tinggal satu kamar kos.

 

Dalam penggeladahan di kos kedua pelaku, tim menemukan 25 bungkus narkoba yang dikemas. Sebagian di kemas dalam plastik klip bening berukuran jumbo dan ada juga di kemas dalam bungkusan makanan ringan.

Baca Juga:  217 Napi se-Bali Diusulkan Terima Remisi, 15 Diantaranya Napi Asing

 

“Ya ada sabu sabu, ekstasi dan kokain. Total keseluruhan mencapai 20 kg,” jelasnya.

Dia mengatakan, dua tersangka bernama Muhammad Ansar, 24, asal Gang Surya No. 48, Jalan Ir PHM Noor,  Kelurahan Kuin Cerucuk,  Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan dan Aulia Rahman, 29, asal Gang Inayah, No. 36, Jalan Belitung Darat, Kelurahan Kuin Cerucuk,  Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan. Ini adalah tangkapan terbesar sejak tahun 2022.

“BB sebanyak ini merupakan jaringan Kalimantan. Bisa dikatakan bahwa jaringan narkoba ini merupakan lintas provinsi,” ujarnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas membenarkan tertangkapnya dua pengedar narkoba tersebut. “Mohon waktu pengembangan dulu, ya,” pintanya singkat.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/