alexametrics
27.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Trek-trekan Meresahkan Warga Serangan, Polisi & Pecalang Turun Tangan

DENPASAR – Warga kota Denpasar dibuat gerah dengan maraknya aksi trek-trekan dan pesta miras yang dilakukan kelompok remaja di kawasan Serangan, Denpasar Selatan.

 

Polsek Denpasar Selatan pun bergerak cepat dengan menggandeng pihak Pecalang untuk melakukan penertiban. Seperti yang dilakukan pada Minggu kemarin (20/2/2022). Polisi dan Pecalang melakukan penertiban di sepanjang kawasan tersebut. 

 

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol I Gede Sudyatmaja mengatakan, aksi trek-trekan kelompok remaja membuat masyarakat resah. Tak hanya trek-trekan, suara bising dari knalpot brong motor mereka juga mengganggu warga sekitar.

 

“Gerombolan geng motor berknalpot brong juga kerap nongkrong di jalur menuju Kelurahan Serangan. Dan hal itu sangat meresahkan warga,” kata Kapolsek Senin (21/2/2022).

 

Kapolsek mengataan, Minggu sore kemarin Polsek Denpasar Selatan menurunkan 30 personel. Ditambah dari unsur Pecalang dan linmas dari kelurahan Serangan sendiri untum membubarkan aksi trek-trekan.

 

Sejumlah remaja yang asyik nongkrong di sepanjang kawasan itu diperiksa petugas gabungan. Polisi pun menemukan tiga motor tanpa kelengkapan surat-surat. Sedangkan sebanyak 19 motor lainnya menggunakan knalpot brong dan juga modifikasi. “Semuanya kami tilang,” pungkasnya.



DENPASAR – Warga kota Denpasar dibuat gerah dengan maraknya aksi trek-trekan dan pesta miras yang dilakukan kelompok remaja di kawasan Serangan, Denpasar Selatan.

 

Polsek Denpasar Selatan pun bergerak cepat dengan menggandeng pihak Pecalang untuk melakukan penertiban. Seperti yang dilakukan pada Minggu kemarin (20/2/2022). Polisi dan Pecalang melakukan penertiban di sepanjang kawasan tersebut. 

 

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol I Gede Sudyatmaja mengatakan, aksi trek-trekan kelompok remaja membuat masyarakat resah. Tak hanya trek-trekan, suara bising dari knalpot brong motor mereka juga mengganggu warga sekitar.

 

“Gerombolan geng motor berknalpot brong juga kerap nongkrong di jalur menuju Kelurahan Serangan. Dan hal itu sangat meresahkan warga,” kata Kapolsek Senin (21/2/2022).

 

Kapolsek mengataan, Minggu sore kemarin Polsek Denpasar Selatan menurunkan 30 personel. Ditambah dari unsur Pecalang dan linmas dari kelurahan Serangan sendiri untum membubarkan aksi trek-trekan.

 

Sejumlah remaja yang asyik nongkrong di sepanjang kawasan itu diperiksa petugas gabungan. Polisi pun menemukan tiga motor tanpa kelengkapan surat-surat. Sedangkan sebanyak 19 motor lainnya menggunakan knalpot brong dan juga modifikasi. “Semuanya kami tilang,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/