alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Terungkap, Usai Membunuh, TSK Masih Sempat Cuci Noda Darah di Pisau

TABANAN-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan menggelar reka ulang kasus pembunuhan dokter hewan di Jalan Desa Riang Gede Penebel, Tabanan, Rabu (21/4).

Saat reka ulang yang digelar di halaman Mapolres Tabanan, terungkap gamblang bagaimana Tersangka Ida Bagus Alit Surya Ambara alias Surya Brasco, 41, menghabisi nyawa Korban I Made Kompyang Artawan, 47, pada Maret lalu.

Selain itu, diakhir adegan, usai menusuk korban dibagian punggung dan leher serta memukul korban, sesaat setelah korban tersungkur jatuh, tersangka kemudian dengan santai meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah.

Tersangka dengan santai masuk rumahnya dengan meninggalkan korban di depan.

Nah, saat berada di rumah, terungkap jika di bagian akhir rekonstruksi tersebut, tersangka melakukan adegan mencuci pisau lipat, tangan, kaki, dan membasuh wajahnya.

Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan dengan Korban drh. I Made Kompyang Artawan, 47 yang dilakukan Pelaku Ida Bagus Alit Surya Ambara, 41 terjadi Selasa malam (24/3) sekitar pukul 18.30 WITA.

Baca Juga:  VIRAL, Aksi Seorang Pria Maling Burung Terekam CCTV di Gianyar Bali

Saat pembunuhan terjadi, kondisi di lokasi pembunuhan sangat sepi.

- Advertisement -

Dari keterangan warga yang tinggal di dekat TKP, pembunuhan yang menimpa seorang dokter dan memiliki usaha toko bangunan tersebut sungguh sadis.

Warga sekitar tidak menyangka kejadian seperti ini akan terjadi di desanya.

Peristiwa itu bermula dari pelaku yang dulu bekerja sebagai guide (pemandu wisata) tanpa sengaja berpapasan dengan korban.

Dimana keduanya (korban dan tersangka) sama-sama mengendarai sepeda motor.

Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol 6346 FAL, sedangkan korban mengendarai motor Honda Beat DK 2036 GAF.

Saat berpapasan, antara korban dan pelaku beriringan datang dari arah selatan jalan.

Saat beriringan itulah, pelaku mendadak menggeber gas motor miliknya. Selanjutnya dibalas oleh korban dengan juga menggeber gas motornya sambil menyalip pelaku.

Pelaku kemudian mengikuti korban dari arah belakang sambil memepet korban. Diatas sepeda motor pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut.

Baca Juga:  OMG! Setubuhi Anak Panti Tiga Tahun, Warga Banjar Anyar Kediri Diciduk

Singkat cerita, sesampai di depan rumah pelaku. Tanpa banyak tanya, pelaku seketika langsung menganiaya korban dengan pisau lipat yang digantung pada kunci motor pelaku.

“Saya lihat kebetulan baru keluar dari pintu pekarangan. Lihat korban sudah tersungkur jatuh ke aspal. Kemudian salah satu pemilik warung ibu-ibu berteriak meminta tolong,” kata seorang warga yang tinggal di Banjar Dinas Darma Kelod, Desa Riang Gede, Penebel yang tidak mau namanya disebutkan.  

Saat terjatuh, imbuh warga, korban masih dalam kondisi hidup.

Namun diduga akibat luka tusukan cukup parah, sesaat kemudian korban meninggal dunia di lokasi.

Sementara, usai membunuh korban, kata warga, pelaku tampak terlihat santai meninggalkan korban yang sudah dalam keadaan tergeletak dan tersungkur masuk ke dalam rumahnya.

- Advertisement -

TABANAN-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan menggelar reka ulang kasus pembunuhan dokter hewan di Jalan Desa Riang Gede Penebel, Tabanan, Rabu (21/4).

Saat reka ulang yang digelar di halaman Mapolres Tabanan, terungkap gamblang bagaimana Tersangka Ida Bagus Alit Surya Ambara alias Surya Brasco, 41, menghabisi nyawa Korban I Made Kompyang Artawan, 47, pada Maret lalu.

Selain itu, diakhir adegan, usai menusuk korban dibagian punggung dan leher serta memukul korban, sesaat setelah korban tersungkur jatuh, tersangka kemudian dengan santai meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah.

Tersangka dengan santai masuk rumahnya dengan meninggalkan korban di depan.

Nah, saat berada di rumah, terungkap jika di bagian akhir rekonstruksi tersebut, tersangka melakukan adegan mencuci pisau lipat, tangan, kaki, dan membasuh wajahnya.

Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan dengan Korban drh. I Made Kompyang Artawan, 47 yang dilakukan Pelaku Ida Bagus Alit Surya Ambara, 41 terjadi Selasa malam (24/3) sekitar pukul 18.30 WITA.

Baca Juga:  Bikin Resah Warga, Tiga Pelaku Curanmor di Buleleng Diringkus Polisi

Saat pembunuhan terjadi, kondisi di lokasi pembunuhan sangat sepi.

Dari keterangan warga yang tinggal di dekat TKP, pembunuhan yang menimpa seorang dokter dan memiliki usaha toko bangunan tersebut sungguh sadis.

Warga sekitar tidak menyangka kejadian seperti ini akan terjadi di desanya.

Peristiwa itu bermula dari pelaku yang dulu bekerja sebagai guide (pemandu wisata) tanpa sengaja berpapasan dengan korban.

Dimana keduanya (korban dan tersangka) sama-sama mengendarai sepeda motor.

Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol 6346 FAL, sedangkan korban mengendarai motor Honda Beat DK 2036 GAF.

Saat berpapasan, antara korban dan pelaku beriringan datang dari arah selatan jalan.

Saat beriringan itulah, pelaku mendadak menggeber gas motor miliknya. Selanjutnya dibalas oleh korban dengan juga menggeber gas motornya sambil menyalip pelaku.

Pelaku kemudian mengikuti korban dari arah belakang sambil memepet korban. Diatas sepeda motor pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut.

Baca Juga:  Ciduk 7 PSK Uzur di Terminal Pesiapan, Dinsos Tabanan Beber Fakta Ini

Singkat cerita, sesampai di depan rumah pelaku. Tanpa banyak tanya, pelaku seketika langsung menganiaya korban dengan pisau lipat yang digantung pada kunci motor pelaku.

“Saya lihat kebetulan baru keluar dari pintu pekarangan. Lihat korban sudah tersungkur jatuh ke aspal. Kemudian salah satu pemilik warung ibu-ibu berteriak meminta tolong,” kata seorang warga yang tinggal di Banjar Dinas Darma Kelod, Desa Riang Gede, Penebel yang tidak mau namanya disebutkan.  

Saat terjatuh, imbuh warga, korban masih dalam kondisi hidup.

Namun diduga akibat luka tusukan cukup parah, sesaat kemudian korban meninggal dunia di lokasi.

Sementara, usai membunuh korban, kata warga, pelaku tampak terlihat santai meninggalkan korban yang sudah dalam keadaan tergeletak dan tersungkur masuk ke dalam rumahnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/