alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Angkut Jenazah, Ambulans RSUD Kapal Terjun ke Jurang

SINGARAJA– Sebuah ambulans jenazah milik RSUD Kapal, Kamis sore (21/5) sekitar pukul 16.00 Wita terjun ke jurang di wilayah Banjar Dinas Keduran, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula.

Saat kecelakaan terjadi, ambulans tersebut diketahui mengangkut jenazah menuju Desa Tembok, Kecamatan Tejakula.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kecelakaan ini berawal saat ambulans dengan nomor polisi DK 1002 QL melaju dari arah Denpasar menuju Desa Tembok.

Ambulans memilih melintasi jalur Kintamani yang tembus Desa Madenan, dan langsung menuju Tembok.

Saat melintas di jalur Dusun Keduran, Komang beni Sastrawan, 35, warga Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, yang menjadi sopir ambulans, kesulitan mengendalikan kendaraan.

Baca Juga:  Relokasi Pos Polisi Pancasari, Ini Pesan Kapolda Bali

Mengingat jalur didominasi turunan. Ditambah lagi kondisi sedang hujan, sehingga jalur dalam kondisi licin.

Begitu memasuki lokasi kecelakaan, ambulans oleng ke kiri dan keluar dari badan jalan.

Mobil sempat menabrak pohon dan jatuh ke jurang sedalam 10 meter. Sopir dan tiga orang penumpang di dalam ambulans, disebut dalam kondisi selamat.

Kasubbag Humas RSUD Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, saat mendatangi lokasi kejadian, polisi hanya bertemu dengan sopir.

Penumpang disebut sudah melanjutkan perjalanan ke Desa Tembok, untuk melanjutkan upacara duka.

“Pengemudi dan tiga orang penumpang selamat. Di TKP kami hanya bertemu dengan sopir saja,” kata Sumarjaya.

Sementara untuk jenazah yang diangkut ambulans tersebut, telah dievakuasi pihak keluarga. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka, menggunakan ambulans dari Desa Tembok.

Baca Juga:  Ketua Fraksi Nasdem DPRD Buleleng Meninggal, Ini Kesan Teman-temannya

“Kami sudah melakukan olah TKP. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena sopir hilang kendali akibat jalan licin diguyur hujan,” tukas Sumarjaya. 



SINGARAJA– Sebuah ambulans jenazah milik RSUD Kapal, Kamis sore (21/5) sekitar pukul 16.00 Wita terjun ke jurang di wilayah Banjar Dinas Keduran, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula.

Saat kecelakaan terjadi, ambulans tersebut diketahui mengangkut jenazah menuju Desa Tembok, Kecamatan Tejakula.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kecelakaan ini berawal saat ambulans dengan nomor polisi DK 1002 QL melaju dari arah Denpasar menuju Desa Tembok.

Ambulans memilih melintasi jalur Kintamani yang tembus Desa Madenan, dan langsung menuju Tembok.

Saat melintas di jalur Dusun Keduran, Komang beni Sastrawan, 35, warga Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, yang menjadi sopir ambulans, kesulitan mengendalikan kendaraan.

Baca Juga:  Perahu Dihempas Ombak Hingga Hancur, Dua Pekerja Bali Safari Hanyut

Mengingat jalur didominasi turunan. Ditambah lagi kondisi sedang hujan, sehingga jalur dalam kondisi licin.

Begitu memasuki lokasi kecelakaan, ambulans oleng ke kiri dan keluar dari badan jalan.

Mobil sempat menabrak pohon dan jatuh ke jurang sedalam 10 meter. Sopir dan tiga orang penumpang di dalam ambulans, disebut dalam kondisi selamat.

Kasubbag Humas RSUD Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, saat mendatangi lokasi kejadian, polisi hanya bertemu dengan sopir.

Penumpang disebut sudah melanjutkan perjalanan ke Desa Tembok, untuk melanjutkan upacara duka.

“Pengemudi dan tiga orang penumpang selamat. Di TKP kami hanya bertemu dengan sopir saja,” kata Sumarjaya.

Sementara untuk jenazah yang diangkut ambulans tersebut, telah dievakuasi pihak keluarga. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka, menggunakan ambulans dari Desa Tembok.

Baca Juga:  Fakta Baru! Balon Gas Daihatsu itu Ternyata Untuk Promosi Mobil Baru

“Kami sudah melakukan olah TKP. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena sopir hilang kendali akibat jalan licin diguyur hujan,” tukas Sumarjaya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/