alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

[BREAKING NEWS] Pasar Adat Lelateng Jembrana Bali Terbakar

NEGARA-Pasar Desa Adat Lelateng di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Lelateng, Jembrana, Bali, Jumat sore (21/5) sekitar pukul 17.00 WITA terbakar.

 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun akibat kebakaran, diperkirakan, sebanyak 10 (sepuluh) kios milik pedagang ludes.

 

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kebakaran terjadi di salah satu los yang terdiri dari 10 kios. Sejumlah kios pedagang yang terbakar meliputi kios pedagang sembako, baju, dan jajanan.

 

- Advertisement -

Kepala Pasar Desa Adat Lelateng Ketut Suparta saat dikonfirmasi disela pemadaman,mengaku belum mengetahui secara persis terkait pemicu kebakaran,

 

“Saya tadi di Mendoyo, ada yang telepon pasar kebakaran. Jadi belum tahu pasti mengenai penyebab kebakaran ini,” terangnya.

Baca Juga:  Anggota Sukses Bekuk Perampok Minimarket, Ini Pesan Danyon Mekanis 741

 

 

Termasuk kepastian terkait jumlah kios yang terbakar. Kata Suparta, pihaknya juga mengakui belum mengetahui penyebab kebakaran maupun jumlah kios yang terbakar. Hal ini, karena menurut Suparta, petugas masih melakukan proses pemadaman.

 

Meski demikian, dari pantauan di lapangan, pihaknya memperkirakan ada sekitar sepuluh kios milik pedagang yang menjadi korban kebakaran.

 

“Sementara kios yang terbakar paling banyak kios sembako,”tegasnya.

 

Sedangkan terkait proses pemadaman, Suparta menyatakan bahwa proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar dua jam lebih.

 

“Selain pemadaman dengan menggunakan alat seadanya oleh warga, proses pemadaman juga dilakukan oleh petugas Damkar dengan menurunkan armada,”imbuhnya.

 

Menurutnya, banyaknya barang mudah terbakar menyebabkan petugas dan warga sempat kesulitan saat proses pemadaman.

Baca Juga:  Asyik Nikmati Sabu di Kamar Kos, Warga Cupel Negara Digerebek Polisi

 

Bahkan, hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran bersama TNI, Polri dan warga masih berupaya melakukan proses pemadaman. 

- Advertisement -

NEGARA-Pasar Desa Adat Lelateng di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Lelateng, Jembrana, Bali, Jumat sore (21/5) sekitar pukul 17.00 WITA terbakar.

 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun akibat kebakaran, diperkirakan, sebanyak 10 (sepuluh) kios milik pedagang ludes.

 

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kebakaran terjadi di salah satu los yang terdiri dari 10 kios. Sejumlah kios pedagang yang terbakar meliputi kios pedagang sembako, baju, dan jajanan.

 

Kepala Pasar Desa Adat Lelateng Ketut Suparta saat dikonfirmasi disela pemadaman,mengaku belum mengetahui secara persis terkait pemicu kebakaran,

 

“Saya tadi di Mendoyo, ada yang telepon pasar kebakaran. Jadi belum tahu pasti mengenai penyebab kebakaran ini,” terangnya.

Baca Juga:  Anggota Sukses Bekuk Perampok Minimarket, Ini Pesan Danyon Mekanis 741

 

 

Termasuk kepastian terkait jumlah kios yang terbakar. Kata Suparta, pihaknya juga mengakui belum mengetahui penyebab kebakaran maupun jumlah kios yang terbakar. Hal ini, karena menurut Suparta, petugas masih melakukan proses pemadaman.

 

Meski demikian, dari pantauan di lapangan, pihaknya memperkirakan ada sekitar sepuluh kios milik pedagang yang menjadi korban kebakaran.

 

“Sementara kios yang terbakar paling banyak kios sembako,”tegasnya.

 

Sedangkan terkait proses pemadaman, Suparta menyatakan bahwa proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar dua jam lebih.

 

“Selain pemadaman dengan menggunakan alat seadanya oleh warga, proses pemadaman juga dilakukan oleh petugas Damkar dengan menurunkan armada,”imbuhnya.

 

Menurutnya, banyaknya barang mudah terbakar menyebabkan petugas dan warga sempat kesulitan saat proses pemadaman.

Baca Juga:  Amor Ring Acintya, Ibu dan Putrinya Tewas Terseret Arus Saat Melukat

 

Bahkan, hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran bersama TNI, Polri dan warga masih berupaya melakukan proses pemadaman. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/