alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Durhaka! Pembunuh Istri Juga Sempat Aniaya Ayah Kandung Sebelum Kabur

PERBUATAN I Made Maranada benar-benar biadab. Bahkan pria ini bukan saja tega membantai istrinya Ni Luh Putu Russiani dengan sadis.

Namun pria yang masih hidup menumpang di rumah orang tuanya meski sudah menikah, ini juga layak disebut anak durhaka. Kok bisa?

 ANDRE SULLA, Badung

USAI menghabisi nyawa istrinya di garasi depan rumah di kawasan Banjar Sibang, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung, Maranada dengan santai pergi sambil menenteng pisau dapur yang masih berlumuran darah ke dalam rumah.

Ibu kandungnya (Saksi Ni Nyoman Yeni, 65) yang menyaksikan langsung perbuatan keji anak kandung laki-lakinya itu tak bisa kuasa apa-apa dan hanya bisa menangis.

Sedangkan ayah kandung pelaku (Saksi I Made Geliduh, 60) yang sebelumnya mandi saat kejadian sempat naik pitam dengan aksi biadab yang dilakukan pelaku terhadap menantu perempuannya.

Baca Juga:  EDAN! Mabuk Berat, Enam Pria Sumba Sita KTA dan Surat Tugas Polisi

Melihat ayah kandungnya marah, Pelaku Maranada yang saat itu berada di dalam rumah langsung bergegas berusaha kabur.

Seperti dibenarkan Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa. Saat dikonfirmasi, Minggu (20/6), ia mengatakan bahwa pelaku berusaha menghindari dari kemarahan ayah kandungnya (Saksi Made Geliduh).

“Saksi sempat berupaya mencegah dan menghalangi pelaku saat pelaku hendak berusaha kabur usai membunuh korban,”terang Iptu Oka Bawa.

Namun upaya saksi untuk mencegah agar pelaku tak kabur justru berbuah petaka. Saksi Geliduh justru malah mendapat perlakuan kasar dan jadi korban penganiayaan oleh pelaku.

“Saksi (Made Geliduh) sempat dipukul pelaku saat hendak menghalangi pelaku ketika berusaha kabur,”imbuh Iptu Oka Bawa.

Lantaran dipukuli, laki-laki tua ini tak bisa berbuat apa-apa, dan pelaku berhasil meloloskan diri.

Baca Juga:  Polres Badung Kecolongan Jenazah Korban Diambil Tanpa Koordinasi

Selanjutnya, meski sudah dipukuli pelaku, Saksi Geliduh masih berupaya sekuat tenaga mengejar pelaku yang kabur dari rumah.

Sayang, usaha Saksi Geliduh mengejar Pelaku Maranada gagal. Bahkan saksi kehilangan jejak pelaku.

Kemudian karena kehilangan jejak, saksi kemudian kembali ke rumah. Setiba di rumah, Geliduh dan istrinya (Saksi Ni Nyoman Yeni) kemudian meminta tolong kerabat dan tetangga untuk menolong korban yang sudah dalam kondisi terkapar di garasi usai ditusuk pelaku ke teras rumah.

Selanjutnya, dengan kondisi tak sadarkan diri dan bersimbah darah akibat luka di bagian leher, korban kemudian dibawa ke RSUD Mangusada, di Kapal, Badung.

Sedangkan Saksi Geliduh kemudian melapor kasus ini ke Polres Badung.


PERBUATAN I Made Maranada benar-benar biadab. Bahkan pria ini bukan saja tega membantai istrinya Ni Luh Putu Russiani dengan sadis.

Namun pria yang masih hidup menumpang di rumah orang tuanya meski sudah menikah, ini juga layak disebut anak durhaka. Kok bisa?

 ANDRE SULLA, Badung

USAI menghabisi nyawa istrinya di garasi depan rumah di kawasan Banjar Sibang, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung, Maranada dengan santai pergi sambil menenteng pisau dapur yang masih berlumuran darah ke dalam rumah.

Ibu kandungnya (Saksi Ni Nyoman Yeni, 65) yang menyaksikan langsung perbuatan keji anak kandung laki-lakinya itu tak bisa kuasa apa-apa dan hanya bisa menangis.

Sedangkan ayah kandung pelaku (Saksi I Made Geliduh, 60) yang sebelumnya mandi saat kejadian sempat naik pitam dengan aksi biadab yang dilakukan pelaku terhadap menantu perempuannya.

Baca Juga:  Dilimpahkan, Para Kasi Jadi JPU Kasus Debt Collector Penebas De Budi

Melihat ayah kandungnya marah, Pelaku Maranada yang saat itu berada di dalam rumah langsung bergegas berusaha kabur.

Seperti dibenarkan Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa. Saat dikonfirmasi, Minggu (20/6), ia mengatakan bahwa pelaku berusaha menghindari dari kemarahan ayah kandungnya (Saksi Made Geliduh).

“Saksi sempat berupaya mencegah dan menghalangi pelaku saat pelaku hendak berusaha kabur usai membunuh korban,”terang Iptu Oka Bawa.

Namun upaya saksi untuk mencegah agar pelaku tak kabur justru berbuah petaka. Saksi Geliduh justru malah mendapat perlakuan kasar dan jadi korban penganiayaan oleh pelaku.

“Saksi (Made Geliduh) sempat dipukul pelaku saat hendak menghalangi pelaku ketika berusaha kabur,”imbuh Iptu Oka Bawa.

Lantaran dipukuli, laki-laki tua ini tak bisa berbuat apa-apa, dan pelaku berhasil meloloskan diri.

Baca Juga:  BNNP Bali Musnahkan Puluhan Ball Ganja Kering Paketan JNE

Selanjutnya, meski sudah dipukuli pelaku, Saksi Geliduh masih berupaya sekuat tenaga mengejar pelaku yang kabur dari rumah.

Sayang, usaha Saksi Geliduh mengejar Pelaku Maranada gagal. Bahkan saksi kehilangan jejak pelaku.

Kemudian karena kehilangan jejak, saksi kemudian kembali ke rumah. Setiba di rumah, Geliduh dan istrinya (Saksi Ni Nyoman Yeni) kemudian meminta tolong kerabat dan tetangga untuk menolong korban yang sudah dalam kondisi terkapar di garasi usai ditusuk pelaku ke teras rumah.

Selanjutnya, dengan kondisi tak sadarkan diri dan bersimbah darah akibat luka di bagian leher, korban kemudian dibawa ke RSUD Mangusada, di Kapal, Badung.

Sedangkan Saksi Geliduh kemudian melapor kasus ini ke Polres Badung.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/