alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Kasus Video Viral Perlihatkan Alat Vital di Gianyar Berakhir Damai

GIANYAR – Masih ingat dengan kasus video seorang pria memperlihatkan alat vital ke seorang ibu-ibu di Jalan Tegenugan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali?

 

Kini, pria yang diduga telah mempertontonkan dan ibu yang merekam ke dalam video serta viral di jagat maya telah dipertemukan di Mapolsek Sukawati, Gianyar.

 

Bahkan setelah dipertemukan dengan korban, kasus video ini akhirnya damai alias berakhir happy ending.

 

Terkait kabar perdamaian antara terlapor dan pelapor dibenarkan langsung Kapolsek Sukawati, AKP Made Ariawan.

 

Bahkan kata AKP Made Ariawan, pihak kepolisian telah memanggil para pihak yang ada dalam video.

 

Yakni pria, ibu yang merekam serta kerabat yang membonceng si ibu.

Baca Juga:  Dijemput Agya, Pelajar SMP Ini Tak Kunjung Pulang, Diduga Diculik?

 

“Kemarin kami damaikan hingga pukul sepuluh malam. Kedua belah pihak sepakat damai karena tidak ada bukti dan saksi yang menguatkan perilaku nyeleneh dari pihak yang terekam itu.

Beruntung juga oknum terekam itu bisa menerima berdamai,” ujar AKP Ariawan saat dikonfirmsi, Jumat (20/8).

 

GIANYAR – Masih ingat dengan kasus video seorang pria memperlihatkan alat vital ke seorang ibu-ibu di Jalan Tegenugan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali?

 

Kini, pria yang diduga telah mempertontonkan dan ibu yang merekam ke dalam video serta viral di jagat maya telah dipertemukan di Mapolsek Sukawati, Gianyar.

 

Bahkan setelah dipertemukan dengan korban, kasus video ini akhirnya damai alias berakhir happy ending.

 

Terkait kabar perdamaian antara terlapor dan pelapor dibenarkan langsung Kapolsek Sukawati, AKP Made Ariawan.

 

Bahkan kata AKP Made Ariawan, pihak kepolisian telah memanggil para pihak yang ada dalam video.

 

Yakni pria, ibu yang merekam serta kerabat yang membonceng si ibu.

Baca Juga:  WOW, Krematorium yang Ditutup Warga Sehari Bisa Kremasi 10-15 Jenazah

 

“Kemarin kami damaikan hingga pukul sepuluh malam. Kedua belah pihak sepakat damai karena tidak ada bukti dan saksi yang menguatkan perilaku nyeleneh dari pihak yang terekam itu.

Beruntung juga oknum terekam itu bisa menerima berdamai,” ujar AKP Ariawan saat dikonfirmsi, Jumat (20/8).

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/