alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Jejak Pembunuh Suanda Terlacak, Terduga Pelaku Biasa Dipanggil Ketut

DENPASAR – Satu per satu saksi kasus pembunuhan almarhum Aiptu (Purn) I Made Suanda, 58, diperiksa penyidik kepolisian.

Dari pemeriksaan tersebut, ada satu petunjuk yang bisa digunakan untuk menangkap pelaku. Hal ini diketahui setelah penyidik mendapat satu nama yang disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan.

Untuk sementara, pelaku diduga diketahui memiliki nama panggilan Ketut. Nama tersebut diketahui setelah penyidik memeriksa Yoyo Halim, pembeli mobil Jazz DK 1985 CN milik korban.

Mobil korban dibeli dengan harga Rp 158 Juta. “Karena keduanya sering transaksi mobil, dia melakukan pembayaran dengan

cara mentransfer ke rekening Yoyo sebanyak empat kali hingga lunas tanpa melihat kondisi mobil,” beber sumber.

Baca Juga:  Kepepet Ekonomi, Kurir Sabu, Emak-emak Asal Garut Dituntut 9 Tahun Bui

Setelah melakukan pembayaran, Jumat itu, lalu keesokan harinya Sabtu tanggal 16 Desember 2017 saksi mengambil mobil tersebut ke rumah Yoyo di Perum Padang Griya, Denpasar .

“Y ini mengaku bahwa ia membeli mobil dari orang bernama Ketut. Si Y lah yang menjadi saksi kunci kasus ini,” beber sumber.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta tak membantah maupun membenarkan informasi sumber Jawa Pos Radar Bali.

Kapolres hanya memastikan kepolisian masih mencari keterangan saksi-saksi lain. Termasuk saksi petunjuk di kawasan rumah korban terkait siapa si pria dan wanita misterius itu.

“Keterangan saksi mengenai kronologis itu sudah baru sebatas ke pemilik showroom berinisial DPM. Selanjutnya Polresta dan Polsek Denpasar Barat yang akan melanjutkan. Biar jangan salah konfirmasi ke Polresta saja,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Sssttt…Diduga Terima Recehan, Propam Polri OTT Pungli Anggota Regident

Sementara itu Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Gede Sumena enggan berkomentar lebih jauh. Ia mengaku masih memeriksa keterangan saksi-saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Sabar ya teman media,” pintanya. Meski demikian, sumber di Polsek Denpasar Barat menyatakan,

berdasar keterangan Koe Gandhi Ganesti, saksi sempat ditelepon Ketut pasca penemuan jasad korban. “Keterangan saksi masih didalami,” pungkasnya



DENPASAR – Satu per satu saksi kasus pembunuhan almarhum Aiptu (Purn) I Made Suanda, 58, diperiksa penyidik kepolisian.

Dari pemeriksaan tersebut, ada satu petunjuk yang bisa digunakan untuk menangkap pelaku. Hal ini diketahui setelah penyidik mendapat satu nama yang disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan.

Untuk sementara, pelaku diduga diketahui memiliki nama panggilan Ketut. Nama tersebut diketahui setelah penyidik memeriksa Yoyo Halim, pembeli mobil Jazz DK 1985 CN milik korban.

Mobil korban dibeli dengan harga Rp 158 Juta. “Karena keduanya sering transaksi mobil, dia melakukan pembayaran dengan

cara mentransfer ke rekening Yoyo sebanyak empat kali hingga lunas tanpa melihat kondisi mobil,” beber sumber.

Baca Juga:  Sssttt…Diduga Terima Recehan, Propam Polri OTT Pungli Anggota Regident

Setelah melakukan pembayaran, Jumat itu, lalu keesokan harinya Sabtu tanggal 16 Desember 2017 saksi mengambil mobil tersebut ke rumah Yoyo di Perum Padang Griya, Denpasar .

“Y ini mengaku bahwa ia membeli mobil dari orang bernama Ketut. Si Y lah yang menjadi saksi kunci kasus ini,” beber sumber.

Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta tak membantah maupun membenarkan informasi sumber Jawa Pos Radar Bali.

Kapolres hanya memastikan kepolisian masih mencari keterangan saksi-saksi lain. Termasuk saksi petunjuk di kawasan rumah korban terkait siapa si pria dan wanita misterius itu.

“Keterangan saksi mengenai kronologis itu sudah baru sebatas ke pemilik showroom berinisial DPM. Selanjutnya Polresta dan Polsek Denpasar Barat yang akan melanjutkan. Biar jangan salah konfirmasi ke Polresta saja,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Kepepet Ekonomi, Kurir Sabu, Emak-emak Asal Garut Dituntut 9 Tahun Bui

Sementara itu Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Gede Sumena enggan berkomentar lebih jauh. Ia mengaku masih memeriksa keterangan saksi-saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Sabar ya teman media,” pintanya. Meski demikian, sumber di Polsek Denpasar Barat menyatakan,

berdasar keterangan Koe Gandhi Ganesti, saksi sempat ditelepon Ketut pasca penemuan jasad korban. “Keterangan saksi masih didalami,” pungkasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/