alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Panik, Mobil WNA Inggris Hajar Empat Motor Hingga Terjun ke Sungai

DENPASAR-Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur, Jumat (20/12) pukul 22.45 Wita.

 

Diduga karena pengemudi panic, sebuah mobil KIA dengan nomor polisi DK 1472 DD menabrak empat motor.

 

Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu Tiviasih dikonfirmasi, Sabtu (21/12) menjelaskan, kronologi hingga kecelakaan beruntun terjadi berawal dari pengemudi KIA,  Stefen Garu Bolton asal Wolverhamton, Inggris melaju dari  arah selatan menuju ke utara.

 

Sesampainya di lokasi kejadian, yakni di depan CV Agung Alam, Jalan Sedap Malam Dentim, tiba-tiba dari samping kiri mobil Stefen bergerak sepeda motor dengan arah yang sama.

 

Nah diduga karena kaget dan panic ada sepeda motor yang melaju serah di sebelah kiri, pengemudi KIA langsung membanting stir mobil ke kanan.

Baca Juga:  WNA Inggris Menggelandang di Pantai Munggu Mengwi, Ini Temuan Imigrasi

 

Apes, saat pengemudi mobil KIA membanting stir ke kanan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor bernomor polisi DK 3643 BO yang dikendarai Anselmus Soa dan terjadi tabrakan.

 

Bahkan, usai menabrak Anselmus, mobil KIA yang masih dalam posisi bergerak itu juga menghantam dua sepeda motor.yang sedang terparkir di pinggir jalan bernomor polisi  DK 7943 PM, dan DK 7905 LJ.

 

Usai menabrak dua sepeda motor yang diparkir, Stefen yang makin panic kembali menabrak satu sepeda motor milik Fadil Maulana.

 

Parahnya lagi, akibat tertabrak mobil KIA, motor Fadil sampai masuk sungai.

  

 

“Jadi ada empat motor yang ditabrak. Satunya masuk ke kali(sungai),”terang Tivasih.

Baca Juga:  Sopir Tak Kuasai Medan, Truk Sarat Muatan Terguling

 

Lebih lanjut, usai menabrak motor Fadil hingga masuk sungai, mobil Stefen juga ikut tercebur masuk ke sungai.

 

Terkait kecelakaan beruntun, dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, Tivasih menegaskan jika penyebab kejadian murni karena pengemudi mobil kaget dan panic.

 

“Pengemudi mobil itu hanya kaget saja. Bukan mengantuk atau mabuk,” tandas Tiviasih.

Beruntung, meski melibatkan banyak motor dan pengendara, namun atas kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Akibat insiden itu, Tivasih menyebutkan jika dari taksiran kerugian, para korban mengalami kerugian materi mencapai Rp 50 juta.



DENPASAR-Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur, Jumat (20/12) pukul 22.45 Wita.

 

Diduga karena pengemudi panic, sebuah mobil KIA dengan nomor polisi DK 1472 DD menabrak empat motor.

 

Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu Tiviasih dikonfirmasi, Sabtu (21/12) menjelaskan, kronologi hingga kecelakaan beruntun terjadi berawal dari pengemudi KIA,  Stefen Garu Bolton asal Wolverhamton, Inggris melaju dari  arah selatan menuju ke utara.

 

Sesampainya di lokasi kejadian, yakni di depan CV Agung Alam, Jalan Sedap Malam Dentim, tiba-tiba dari samping kiri mobil Stefen bergerak sepeda motor dengan arah yang sama.

 

Nah diduga karena kaget dan panic ada sepeda motor yang melaju serah di sebelah kiri, pengemudi KIA langsung membanting stir mobil ke kanan.

Baca Juga:  Tabrakan Dengan Sepeda Motor, Mobil X-Over Terbalik di Sukawati

 

Apes, saat pengemudi mobil KIA membanting stir ke kanan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor bernomor polisi DK 3643 BO yang dikendarai Anselmus Soa dan terjadi tabrakan.

 

Bahkan, usai menabrak Anselmus, mobil KIA yang masih dalam posisi bergerak itu juga menghantam dua sepeda motor.yang sedang terparkir di pinggir jalan bernomor polisi  DK 7943 PM, dan DK 7905 LJ.

 

Usai menabrak dua sepeda motor yang diparkir, Stefen yang makin panic kembali menabrak satu sepeda motor milik Fadil Maulana.

 

Parahnya lagi, akibat tertabrak mobil KIA, motor Fadil sampai masuk sungai.

  

 

“Jadi ada empat motor yang ditabrak. Satunya masuk ke kali(sungai),”terang Tivasih.

Baca Juga:  Usai Pesta Miras di La Vavela, Dua Kelompok Bule Misterius Baku Hantam

 

Lebih lanjut, usai menabrak motor Fadil hingga masuk sungai, mobil Stefen juga ikut tercebur masuk ke sungai.

 

Terkait kecelakaan beruntun, dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, Tivasih menegaskan jika penyebab kejadian murni karena pengemudi mobil kaget dan panic.

 

“Pengemudi mobil itu hanya kaget saja. Bukan mengantuk atau mabuk,” tandas Tiviasih.

Beruntung, meski melibatkan banyak motor dan pengendara, namun atas kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Akibat insiden itu, Tivasih menyebutkan jika dari taksiran kerugian, para korban mengalami kerugian materi mencapai Rp 50 juta.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/