alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Tewaskan Ibu-Ibu dan Kabur, Polisi Kejar Pengemudi Minibus Warna Biru

TABANAN-Anggota kepolisan dari Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan yang menewaskan seorang ibu-ibu asal Mendoyo, Jembrana, Jumat pagi (22/1).

Seperti diketahui, Ni Putu Sri Wiantini, warga asal Banjar Dinas Dangin Pangkung Jangu, Pohsanten, Mendoyo, Jembrana, menjadi korban lakalantas di Jalan Raya Nasional Denpasar-Gilimanuk KM 55.100.

Atau depan Warung Buk Tata, Banjar Dinas Yeah Bakung, Desa Langlang Linggah, Selemadeg Barat, Tabanan.

Korban yang merupakan pengendara sepeda motor merek Honda Vario bernopol DK 5055 ZP ini tewas di lokasi setelah menabrak sebuah minibus warna biru yang belum diketahui identitasnya.

Melaju beriringan di lintasan lurus dan datar. Saat kondisi hujan deras dan jalanan licin, korban melaju kencang dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk) tepat dibelakang minibus.

Baca Juga:  Alamak‚ĶParkir Motor Depan Toko Modern, Raib Digondol Maling

Hingga tepat saat tiba di TKP, minibus biru mengurangi kecepatan alias melambat secara mendadak dan menyebabkan korban terjatuh dan tewas.

Mirisnya, bukannya pengemudi atau sopir minibus berhenti menolong korban, namun sopir minibus justru terus melaju kendaraannya dan kabur meninggalkan korban.

Seperti dibenarkan Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia.

 “Korban yang tidak dapat mengendalikan sepeda motornya mengakibatkan korban menghantam keras bagian belakang minibus. Korban pun terjatuh di bagian badan jalan sebelah selatan. Sedangkan kendaraan minibus yang tidak diketahui identitas tetap melaju dan tidak berhenti alias kabur,” terang Iptu Subagia.

Atas kejadian ini, selain telah mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP, imbuh Iptu Subagia, pihak kepolisian juga sedang memburu pengemudi minibus.

Baca Juga:  Lagi, Diduga Ngantuk, Seruduk Pohon, Sopir Kijang Pikap Tewas Terjepit

“Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap keberadaan sopir minibus yang melarikan diri usai kejadian. Sedangkan untuk jenazah korban laka lantas sudah dibawa pulang ke rumah duka,” tukasnya. 



TABANAN-Anggota kepolisan dari Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan yang menewaskan seorang ibu-ibu asal Mendoyo, Jembrana, Jumat pagi (22/1).

Seperti diketahui, Ni Putu Sri Wiantini, warga asal Banjar Dinas Dangin Pangkung Jangu, Pohsanten, Mendoyo, Jembrana, menjadi korban lakalantas di Jalan Raya Nasional Denpasar-Gilimanuk KM 55.100.

Atau depan Warung Buk Tata, Banjar Dinas Yeah Bakung, Desa Langlang Linggah, Selemadeg Barat, Tabanan.

Korban yang merupakan pengendara sepeda motor merek Honda Vario bernopol DK 5055 ZP ini tewas di lokasi setelah menabrak sebuah minibus warna biru yang belum diketahui identitasnya.

Melaju beriringan di lintasan lurus dan datar. Saat kondisi hujan deras dan jalanan licin, korban melaju kencang dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk) tepat dibelakang minibus.

Baca Juga:  Buat SIM harus Terdaftar BPJS Kesehatan, Ini Kata Kapolres Tabanan

Hingga tepat saat tiba di TKP, minibus biru mengurangi kecepatan alias melambat secara mendadak dan menyebabkan korban terjatuh dan tewas.

Mirisnya, bukannya pengemudi atau sopir minibus berhenti menolong korban, namun sopir minibus justru terus melaju kendaraannya dan kabur meninggalkan korban.

Seperti dibenarkan Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia.

 “Korban yang tidak dapat mengendalikan sepeda motornya mengakibatkan korban menghantam keras bagian belakang minibus. Korban pun terjatuh di bagian badan jalan sebelah selatan. Sedangkan kendaraan minibus yang tidak diketahui identitas tetap melaju dan tidak berhenti alias kabur,” terang Iptu Subagia.

Atas kejadian ini, selain telah mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP, imbuh Iptu Subagia, pihak kepolisian juga sedang memburu pengemudi minibus.

Baca Juga:  Simpan 29,1 Kg Ganja, BNNP Bali Ciduk Instruktur Surfing Pantai Kuta

“Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap keberadaan sopir minibus yang melarikan diri usai kejadian. Sedangkan untuk jenazah korban laka lantas sudah dibawa pulang ke rumah duka,” tukasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/