24.8 C
Denpasar
Sunday, June 4, 2023

Istri Histeris,Warga Heboh Setelah Korban Ditikam,Luka di Perut,Dada dan Kaki

DENPASAR, radarbali.id – Kejadian penusukan I Putu Eka Astina Alias Tu Pekak, 40, yang berakhir dengan kematian ini membuat  warga panik. Suasana parade ogoh-ogoh pun langsung heboh, hiruk pikuk.

Istri korban Ni NW, 36, bersama anaknya usia 2 tahun, yang biasa dipanggil Gek,  langsung syok dan menangis histeris, berteriak meminta tolong. Warga yang berada di dekat lokasi kejadian juga panik, heboh, melihat korban bersimbah darah. Mereka minta tolong dan akhirnya sejumlah pecalang  bersama warga menolong korban.

Di saat para pelaku kabur , Tu Pekak yang sempat terjatuh, dalam kondisi berlumaran darah, dinaikkan ke motor. Lelaki tersebut langsung dibawa ke rumah sakit.

Setelah syok mereda, istri korban, Ni NW bergegas ke Mapolresta Denpasar dan membuat laporan. Selanjutnya nyusul suami didampingi sang anak dan beberapa warga beserta pecalang membawa ke rumah sakit.

Baca Juga:  Ngeri! Terekam CCTV, Sopir Truk Tetap Melaju Usai Lindas Tubuh Korban

“Hasil pemeriksaan medis, korban ditusuk di bagian, kaki, perut dan dada,” papar sumber polisi.Karena menderita cukup parah, korban langsung di bawa ke RS Wangaya dan lanjut dirujuk ke RS Prof. Ngurah. Di bagian lain, usai kejadian  polisi akhirnya mengamakan pelaku, yakni I Gede Santiana Putra, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23, di tempat tinggalnya. Setelah itu dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa secara maraton. [andre sulla/radar bali]



DENPASAR, radarbali.id – Kejadian penusukan I Putu Eka Astina Alias Tu Pekak, 40, yang berakhir dengan kematian ini membuat  warga panik. Suasana parade ogoh-ogoh pun langsung heboh, hiruk pikuk.

Istri korban Ni NW, 36, bersama anaknya usia 2 tahun, yang biasa dipanggil Gek,  langsung syok dan menangis histeris, berteriak meminta tolong. Warga yang berada di dekat lokasi kejadian juga panik, heboh, melihat korban bersimbah darah. Mereka minta tolong dan akhirnya sejumlah pecalang  bersama warga menolong korban.

Di saat para pelaku kabur , Tu Pekak yang sempat terjatuh, dalam kondisi berlumaran darah, dinaikkan ke motor. Lelaki tersebut langsung dibawa ke rumah sakit.

Setelah syok mereda, istri korban, Ni NW bergegas ke Mapolresta Denpasar dan membuat laporan. Selanjutnya nyusul suami didampingi sang anak dan beberapa warga beserta pecalang membawa ke rumah sakit.

Baca Juga:  Rayakan Ultah dengan Mabuk, Dua Kelompok Warga Sumba Terlibat Bentrok

“Hasil pemeriksaan medis, korban ditusuk di bagian, kaki, perut dan dada,” papar sumber polisi.Karena menderita cukup parah, korban langsung di bawa ke RS Wangaya dan lanjut dirujuk ke RS Prof. Ngurah. Di bagian lain, usai kejadian  polisi akhirnya mengamakan pelaku, yakni I Gede Santiana Putra, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23, di tempat tinggalnya. Setelah itu dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa secara maraton. [andre sulla/radar bali]


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru