alexametrics
25.9 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Pastikan Tak Ada Dendam, TSK Berdalih Bunuh Korban karena Spontan

TABANAN-Motif kasus pembunuhan terhadap dokter hewan di Jalan Desa Riang Gede Penebel, Tabanan, pada Maret 2021 lalu akhirnya terjawab.

Saat reka ulang, ternyata kasus pembunuhan yang dilakukan Tersangka Ida Bagus Alit Surya Ambara alias Surya Brasco, 41, terhadap Korban I Made Kompyang Artawan, 47, yang masih tetangganya itu bukan karena dilatarbelakangi dendam.

Melainkan, pembunuhan dokter hewan itu dilakukan karena spontanitas.

Seperti disampaikan Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar. Dikonfirmasi disela-sela reka ulang di halaman Mapolres Tabanan, Rabu (21/4), ia mengatakan jika motif tersangka tega melakukan penusukan kepada korban hingga tewas dilakukan secara spontan.

 “Sudah kami tanyakan beberapa kali kepada tersangka, dan jawaban (tersangka) masih sama. Spontanitas dan bukan karena dendam,” pungkasnya.

Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan dengan Korban drh. I Made Kompyang Artawan, 47 yang dilakukan Pelaku Ida Bagus Alit Surya Ambara, 41 terjadi Selasa malam (24/3) sekitar pukul 18.30 WITA.

Baca Juga:  Teka-Teki Terungkap, Kakak De Budi Selamat karena Bonceng Motor Warga

Saat pembunuhan terjadi, kondisi di lokasi pembunuhan sangat sepi.

- Advertisement -

Dari keterangan warga yang tinggal di dekat TKP, pembunuhan yang menimpa seorang dokter dan memiliki usaha toko bangunan tersebut sungguh sadis.

Warga sekitar tidak menyangka kejadian seperti ini akan terjadi di desanya.

Peristiwa itu bermula dari pelaku yang dulu bekerja sebagai guide (pemandu wisata) tanpa sengaja berpapasan dengan korban.

Dimana keduanya (korban dan tersangka) sama-sama mengendarai sepeda motor.

Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol 6346 FAL, sedangkan korban mengendarai motor Honda Beat DK 2036 GAF.

Saat berpapasan, antara korban dan pelaku beriringan datang dari arah selatan jalan.

Saat beriringan itulah, pelaku mendadak menggeber gas motor miliknya. Selanjutnya dibalas oleh korban dengan juga menggeber gas motornya sambil menyalip pelaku.

Pelaku kemudian mengikuti korban dari arah belakang sambil memepet korban. Diatas sepeda motor pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut.

Baca Juga:  Lima Fakta Kematian Mahayoni Ditangan Suami, Fakta Ketiga Mengejutkan

Singkat cerita, sesampai di depan rumah pelaku. Tanpa banyak tanya, pelaku seketika langsung menganiaya korban dengan pisau lipat yang digantung pada kunci motor pelaku.

“Saya lihat kebetulan baru keluar dari pintu pekarangan. Lihat korban sudah tersungkur jatuh ke aspal. Kemudian salah satu pemilik warung ibu-ibu berteriak meminta tolong,” kata seorang warga yang tinggal di Banjar Dinas Darma Kelod, Desa Riang Gede, Penebel yang tidak mau namanya disebutkan.  

Saat terjatuh, imbuh warga, korban masih dalam kondisi hidup.

Namun diduga akibat luka tusukan cukup parah, sesaat kemudian korban meninggal dunia di lokasi.

Sementara, usai membunuh korban, kata warga, pelaku tampak terlihat santai meninggalkan korban yang sudah dalam keadaan tergeletak dan tersungkur masuk ke dalam rumahnya.

- Advertisement -

TABANAN-Motif kasus pembunuhan terhadap dokter hewan di Jalan Desa Riang Gede Penebel, Tabanan, pada Maret 2021 lalu akhirnya terjawab.

Saat reka ulang, ternyata kasus pembunuhan yang dilakukan Tersangka Ida Bagus Alit Surya Ambara alias Surya Brasco, 41, terhadap Korban I Made Kompyang Artawan, 47, yang masih tetangganya itu bukan karena dilatarbelakangi dendam.

Melainkan, pembunuhan dokter hewan itu dilakukan karena spontanitas.

Seperti disampaikan Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar. Dikonfirmasi disela-sela reka ulang di halaman Mapolres Tabanan, Rabu (21/4), ia mengatakan jika motif tersangka tega melakukan penusukan kepada korban hingga tewas dilakukan secara spontan.

 “Sudah kami tanyakan beberapa kali kepada tersangka, dan jawaban (tersangka) masih sama. Spontanitas dan bukan karena dendam,” pungkasnya.

Seperti diketahui, peristiwa pembunuhan dengan Korban drh. I Made Kompyang Artawan, 47 yang dilakukan Pelaku Ida Bagus Alit Surya Ambara, 41 terjadi Selasa malam (24/3) sekitar pukul 18.30 WITA.

Baca Juga:  OMG! Jambret Spesialis Warga Asing di Kampung Turis Kuta Kian Menggila

Saat pembunuhan terjadi, kondisi di lokasi pembunuhan sangat sepi.

Dari keterangan warga yang tinggal di dekat TKP, pembunuhan yang menimpa seorang dokter dan memiliki usaha toko bangunan tersebut sungguh sadis.

Warga sekitar tidak menyangka kejadian seperti ini akan terjadi di desanya.

Peristiwa itu bermula dari pelaku yang dulu bekerja sebagai guide (pemandu wisata) tanpa sengaja berpapasan dengan korban.

Dimana keduanya (korban dan tersangka) sama-sama mengendarai sepeda motor.

Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol 6346 FAL, sedangkan korban mengendarai motor Honda Beat DK 2036 GAF.

Saat berpapasan, antara korban dan pelaku beriringan datang dari arah selatan jalan.

Saat beriringan itulah, pelaku mendadak menggeber gas motor miliknya. Selanjutnya dibalas oleh korban dengan juga menggeber gas motornya sambil menyalip pelaku.

Pelaku kemudian mengikuti korban dari arah belakang sambil memepet korban. Diatas sepeda motor pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut.

Baca Juga:  Amor Ring Acintya…Pembuluh Darah Pecah, Kasatpolair Polresta Meninggal

Singkat cerita, sesampai di depan rumah pelaku. Tanpa banyak tanya, pelaku seketika langsung menganiaya korban dengan pisau lipat yang digantung pada kunci motor pelaku.

“Saya lihat kebetulan baru keluar dari pintu pekarangan. Lihat korban sudah tersungkur jatuh ke aspal. Kemudian salah satu pemilik warung ibu-ibu berteriak meminta tolong,” kata seorang warga yang tinggal di Banjar Dinas Darma Kelod, Desa Riang Gede, Penebel yang tidak mau namanya disebutkan.  

Saat terjatuh, imbuh warga, korban masih dalam kondisi hidup.

Namun diduga akibat luka tusukan cukup parah, sesaat kemudian korban meninggal dunia di lokasi.

Sementara, usai membunuh korban, kata warga, pelaku tampak terlihat santai meninggalkan korban yang sudah dalam keadaan tergeletak dan tersungkur masuk ke dalam rumahnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/