alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Tertangkap Kasus Narkoba, Pengacara Putu Nova Ternyata Sedang Kuliah S3 Hukum

DENPASAR – Ketua DPRD Badung, Putu Parwata mengatakan, anaknya, Putu Nova Christ Andika Graha Parwata sebetulnya sedang menempuh pendidikan S3 hukum. Karena ditangkap narkoba dengan barang bukti ganja seberat 495 gram netto, kuliahnya pun harus tertunda.

Putu Parwata mengaku tak menyangka bahwa anaknya terlibat narkoba. Sebab, setahunya sang anak sementara sibuk dengan pekerjaan sebagai pengacara dan juga fokus pembelajaran di kampus karena sementara mengambil S3 Hukum di salah satu perguruan tinggi.

“Karena sudah terbelit masalah, mau gimana lagi. Harus mempertanggungjawabkan perbuataannya, walaupun kuliah S3 tertunda jadinya,” kata Parwata.

Sekalipun sang anak terlibat narkoba, Parwata tetap memberikan support. Pihaknya juga sudah meminta temannya untuk membantu mendampingi dalam pemeriksaan di Polresta Denpasar.

Sebagaimana diketahui, Putu Nova ditangkap setelah polisi menangkap temannya, Putu Soni Arditama. Putu Soni adalah anggota TNI.

Putu Soni ditangkap kala mengambil tempelan narkoba jenis ganja seberat 236 netto di depan rumah nomor 6 Jalan Alam Sari, Banjar Tegeh Sari, Padang Sambian Denpasar, Sabtu (14/5) sekitar pukul 18.00 Wita.

Dari penangkapan Putu Soni, diketahui bahwa BB ganja itu merupakan milik Putu Nova. Putu Nova pula yang menyuruh Putu Soni untuk mengambil tempelan ganja tersebut.

Aparat Sat Narkoba Polresta Denpasar pun mendatangi kediaman Putu Nova di Jalan Panji Nomor 27X, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Dalam penggerebekan sekitar pukul 20.00 Wita, tim menggeledah kamar Putu Nova dan mendapatkan narkoba jenis ganja di dalam beberapa plastik dengan rincian 80 gram, 3 gram, dan 176 gram netto. Sehingga totalnya adalah 495 gram netto. (dre)



DENPASAR – Ketua DPRD Badung, Putu Parwata mengatakan, anaknya, Putu Nova Christ Andika Graha Parwata sebetulnya sedang menempuh pendidikan S3 hukum. Karena ditangkap narkoba dengan barang bukti ganja seberat 495 gram netto, kuliahnya pun harus tertunda.

Putu Parwata mengaku tak menyangka bahwa anaknya terlibat narkoba. Sebab, setahunya sang anak sementara sibuk dengan pekerjaan sebagai pengacara dan juga fokus pembelajaran di kampus karena sementara mengambil S3 Hukum di salah satu perguruan tinggi.

“Karena sudah terbelit masalah, mau gimana lagi. Harus mempertanggungjawabkan perbuataannya, walaupun kuliah S3 tertunda jadinya,” kata Parwata.

Sekalipun sang anak terlibat narkoba, Parwata tetap memberikan support. Pihaknya juga sudah meminta temannya untuk membantu mendampingi dalam pemeriksaan di Polresta Denpasar.

Sebagaimana diketahui, Putu Nova ditangkap setelah polisi menangkap temannya, Putu Soni Arditama. Putu Soni adalah anggota TNI.

Putu Soni ditangkap kala mengambil tempelan narkoba jenis ganja seberat 236 netto di depan rumah nomor 6 Jalan Alam Sari, Banjar Tegeh Sari, Padang Sambian Denpasar, Sabtu (14/5) sekitar pukul 18.00 Wita.

Dari penangkapan Putu Soni, diketahui bahwa BB ganja itu merupakan milik Putu Nova. Putu Nova pula yang menyuruh Putu Soni untuk mengambil tempelan ganja tersebut.

Aparat Sat Narkoba Polresta Denpasar pun mendatangi kediaman Putu Nova di Jalan Panji Nomor 27X, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Dalam penggerebekan sekitar pukul 20.00 Wita, tim menggeledah kamar Putu Nova dan mendapatkan narkoba jenis ganja di dalam beberapa plastik dengan rincian 80 gram, 3 gram, dan 176 gram netto. Sehingga totalnya adalah 495 gram netto. (dre)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/