alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Amankan Nataru, 1.000 Personel Gabungan Disiagakan di Denpasar Barat

DENPASAR-Sebanyak 1.000 personel gabungan akan disiagakan untuk pengamanan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat (Denbar).

 

Personel gabungan ini meliputi unsur anggota Polri, TNI, security, Linmas, Karang Taruna hingga pecalang.

 

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina, Rabu (22/12/2021) menegaskan, dari hampir seribuan personel gabungan, khusus anggota Polri akan menurunkan sebanyak 56 orang.

 

“Jumlahnya hampir seribu personel. Dari polri ada 56 personel yang akan dibackup Camat, Danramil hingga desa adat juga seperti Karang Taruna, Pecalang, hingga security,” katanya. 

 

 

Dijelaskan Hendra, bahwa pengamanan nantinya difokuskan di beberapa titik rawan atau titik yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Baca Juga:  Apes...Diduga Jadi Penadah Emas Hasil Curian, Bos Toko Emas Diamankan

 

“Kami fokuskan di titik keramaian seperti di pasar, tempat hiburan malam, taman kota dan tempat umum lainnya yang ada di wilayah hukum kami,” ujarnya. 

 

 

Selain itu, ditambahkan Hendra, untuk memperlancar kegiatan pengamanan, sejumlah pos pengamanan juga ditempatkan di sejumlah titik.

 

Sejauh ini, pos pengamanan dipusatkan di Pasar Badung, Denpasar Barat.

 

Pengamanan ini nantinya bersifat pencegahan seperti himbauan dengan humanis.

 

Secara tegas, Hendra Agustina mengatakan akan menindak tegas oknum atau pemilik usaha yang melanggar Prokes atau aturan PPKM level II.

 

“Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum atau bersifat represif bagi oknum atau pelaku usaha di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian,” tukasnya.

Baca Juga:  Mantan Bupati Tabanan Dicecar Penyidik KPK Saat Umanis Galungan
- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR-Sebanyak 1.000 personel gabungan akan disiagakan untuk pengamanan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat (Denbar).

 

Personel gabungan ini meliputi unsur anggota Polri, TNI, security, Linmas, Karang Taruna hingga pecalang.


 

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina, Rabu (22/12/2021) menegaskan, dari hampir seribuan personel gabungan, khusus anggota Polri akan menurunkan sebanyak 56 orang.

 

“Jumlahnya hampir seribu personel. Dari polri ada 56 personel yang akan dibackup Camat, Danramil hingga desa adat juga seperti Karang Taruna, Pecalang, hingga security,” katanya. 

 

 

Dijelaskan Hendra, bahwa pengamanan nantinya difokuskan di beberapa titik rawan atau titik yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Baca Juga:  Mantan Bupati Tabanan Dicecar Penyidik KPK Saat Umanis Galungan

 

“Kami fokuskan di titik keramaian seperti di pasar, tempat hiburan malam, taman kota dan tempat umum lainnya yang ada di wilayah hukum kami,” ujarnya. 

 

 

Selain itu, ditambahkan Hendra, untuk memperlancar kegiatan pengamanan, sejumlah pos pengamanan juga ditempatkan di sejumlah titik.

 

Sejauh ini, pos pengamanan dipusatkan di Pasar Badung, Denpasar Barat.

 

Pengamanan ini nantinya bersifat pencegahan seperti himbauan dengan humanis.

 

Secara tegas, Hendra Agustina mengatakan akan menindak tegas oknum atau pemilik usaha yang melanggar Prokes atau aturan PPKM level II.

 

“Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum atau bersifat represif bagi oknum atau pelaku usaha di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian,” tukasnya.

Baca Juga:  TNI Sukses Bangun Pompa Hidram Pertanian Pertama di Bali

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/