alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Menolak Diajak Jalan-Jalan, Aniaya Mantan Kekasih, Pemuda Dipolisikan

SINGARAJA– Gara-gara menolak diajak jalan-jalan, Kadek SD, 18, warga Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, menjadi korban penganiayaan.

Ia dicekik mantan pacarnya, Kadek AW, 18, warga Kelurahan Kampung Baru. Tak terima dengan perbuatan mantan kekasihnya itu, Kadek SD pun melapor ke Mapolres Buleleng.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (22/2) lalu sekitar pukul 12.00 siang.

Saat itu terlapor Kadek AW mendatangi rumah korban. Ketika itu korban enggan memenuhi permintaan Kadek AW, karena merasa sudah tak punya hubungan lagi.

Diduga karena ajakannya ditolak, Kadek AW langsung memelintir tangan kanan korban. Korban sempat memaksa korban untuk keluar rumah. Namun korban berteriak dan meminta tolong. Makin emosi, Kadek AW disebut sempat mencekik dan membekap mulut korban.

Baca Juga:  Tipu Belasan Konsumen, Sales Promotion Girl Ditangkap. Modusnya..

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya yang dikonfirmasi, Selasa (23/2) membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Sumarjaya polisi telah memeriksa tiga orang dalam peristiwa tersebut. Yakni saksi korban, terlapor, dan saksi fakta.

“Ada satu orang yang melihat langsung kejadian tersebut. Makanya kami jadikan yang bersangkutan sebagai saksi fakta. Kami masih dalami laporan dan kejadiannya. Terutama motif terlapor sampai melakukan tindakan sebagaimana yang dilaporkan itu,” tukas Sumarjaya. 

 



SINGARAJA– Gara-gara menolak diajak jalan-jalan, Kadek SD, 18, warga Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, menjadi korban penganiayaan.

Ia dicekik mantan pacarnya, Kadek AW, 18, warga Kelurahan Kampung Baru. Tak terima dengan perbuatan mantan kekasihnya itu, Kadek SD pun melapor ke Mapolres Buleleng.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (22/2) lalu sekitar pukul 12.00 siang.

Saat itu terlapor Kadek AW mendatangi rumah korban. Ketika itu korban enggan memenuhi permintaan Kadek AW, karena merasa sudah tak punya hubungan lagi.

Diduga karena ajakannya ditolak, Kadek AW langsung memelintir tangan kanan korban. Korban sempat memaksa korban untuk keluar rumah. Namun korban berteriak dan meminta tolong. Makin emosi, Kadek AW disebut sempat mencekik dan membekap mulut korban.

Baca Juga:  Mimih!! Bayi Dibuang Dirubungi Anjing, saat Dibuka ada Surat Wasiat

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya yang dikonfirmasi, Selasa (23/2) membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Sumarjaya polisi telah memeriksa tiga orang dalam peristiwa tersebut. Yakni saksi korban, terlapor, dan saksi fakta.

“Ada satu orang yang melihat langsung kejadian tersebut. Makanya kami jadikan yang bersangkutan sebagai saksi fakta. Kami masih dalami laporan dan kejadiannya. Terutama motif terlapor sampai melakukan tindakan sebagaimana yang dilaporkan itu,” tukas Sumarjaya. 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/