alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Gandeng Imigrasi, Polisi Buru Buron Geng Rusia Perampok Money Changer

DENPASAR – Kepolisian Polresta Denpasar kini tengah mengejar satu pelaku buron dari kelompok Rusia yang telah melakukan perampokan di money changer BMC, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3) dini hari lalu.

Dalam upaya penangkapan pelaku, Polresta Denapasar telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai.

“Karena ini masalah yang berkaitan dengan orang asing juga, kami telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Ngurah Rai,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan saat dihubungi melalui telpon, Sabtu (23/3) siang.

Terkait ke mana jejak pelaku melarikan diri, Kombes Ruddi belum bisa mengungkap lebih jauh. Meski demikian, pihaknya telah mengerahkan anggotanya untuk berjaga di sejumlah pintu keluar dari Bali.

Baca Juga:  Polisi Cari Pasutri yang Kabur dari RS Unud Usai Rapid Test Reaktif

Mulai di bandara, terminal hingga ke pelabuhan. “Tidak ada penebalan anggota di pos keluar. Tapi kami telah menempatkan sejumlah anggota yang bertugas memantau di sejumlah titik termasuk di pelabuhan dan terminal,” tambahnya.

Sebagai catatan, dua dari ketiga pelaku yang telah dibekuk, kini masih ditahan di Polresta Denpasar. Satu lainnya telah tewas saat ditembak petugas karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai, Amran Aris mengatakan bahwa usai mendapatkan instruksi dari kepolisian Polresta Denpasar,

pihaknya melakukan pemantauan secara ketat di Bandara Ngurah Rai, khususnya di terminal keberangkatan Internasional.

“Kami sudah mendapatkan koordinasi dari Polresta. Ciri pelaku juga sudah kami kantongi juga. Pastinya kami selalu awasi, apalagi terkait orang asing,” tandasnya. 

Baca Juga:  Bandar Narkoba Gung Panji & Dua Anak Buahnya Terancam Hukuman Mati


DENPASAR – Kepolisian Polresta Denpasar kini tengah mengejar satu pelaku buron dari kelompok Rusia yang telah melakukan perampokan di money changer BMC, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3) dini hari lalu.

Dalam upaya penangkapan pelaku, Polresta Denapasar telah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai.

“Karena ini masalah yang berkaitan dengan orang asing juga, kami telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Ngurah Rai,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan saat dihubungi melalui telpon, Sabtu (23/3) siang.

Terkait ke mana jejak pelaku melarikan diri, Kombes Ruddi belum bisa mengungkap lebih jauh. Meski demikian, pihaknya telah mengerahkan anggotanya untuk berjaga di sejumlah pintu keluar dari Bali.

Baca Juga:  Jambret HP Bule, Dituntut 1,5 Tahun, Patkae Merengek Minta Ampun

Mulai di bandara, terminal hingga ke pelabuhan. “Tidak ada penebalan anggota di pos keluar. Tapi kami telah menempatkan sejumlah anggota yang bertugas memantau di sejumlah titik termasuk di pelabuhan dan terminal,” tambahnya.

Sebagai catatan, dua dari ketiga pelaku yang telah dibekuk, kini masih ditahan di Polresta Denpasar. Satu lainnya telah tewas saat ditembak petugas karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai, Amran Aris mengatakan bahwa usai mendapatkan instruksi dari kepolisian Polresta Denpasar,

pihaknya melakukan pemantauan secara ketat di Bandara Ngurah Rai, khususnya di terminal keberangkatan Internasional.

“Kami sudah mendapatkan koordinasi dari Polresta. Ciri pelaku juga sudah kami kantongi juga. Pastinya kami selalu awasi, apalagi terkait orang asing,” tandasnya. 

Baca Juga:  Hukuman Mati Masih Diterapkan di Indonesia, Ini Temuan Kontras...

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/