alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Perampok Bersenjata Parang di Denpasar Pakai Jaket Bertulis Polisi

DENPASAR – Polisi menyelidiki aksi perampokan sebuah toko sembako bernama Toko Wahyu yang terletak di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Kesiman Petilan Denpasar Timur pada Senin (22/3) sekitar pukul 17.30 WITA.

 

Pelaku yang beraksi sendirian itu beraksi menggunakan senjata tajam jenis parang. Selain itu, berdasarkan keterangan korban dan juga rekaman CCTV di lokasi, pelaku juga mengenakan jaket hitam yang di bagian punggungnya bertuliskan “Polisi”.

 

Terkait kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu Wibowo Sidi seizin Kapolsek Kompol Tri Joko Widiyanto membenarkan adanya kejadian itu. Namun menurut dia, saat ini korban belum membuat laporan.

 

“Korban belum  melapor karena masih trauma,” katanya, Selasa (23/3).

 

Kendati demikian, pihak kepolisian Denpasar Timur tetap melakukan penyelidikan. Mulia dari melakukan olah TKP hingga meminta keterangan para saksi, termasuk korban pemilik toko.

Baca Juga:  Vila di Sanur Kebakaran, Barang Berharga Hangus jadi Arang

 

Sebelumnya, upaya perampokan menimpa salah satu toko sembako yang terletak di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Kesiman Petilan, Denpasar Timur. Kejadian itu terjadi pada Senin (22/3) sekitar pukul 17.30 WITA. 

 

Dalam melakukan aksinya, pelaku membawa sebilah parang. Dari informasi yang dihimpun, pelaku berhasil kabur setelah pemilik toko berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan minta tolong pemilik toko sempat melakukan pengejaran.

 

“Namun pelaku kabur mengendarai Honda Vario tanpa nomor polisi,” terang sumber petugas, Selasa (23/3).

 

Kejadian itu bermula saat seorang pelanggan bernama Ngurah Sandi berbelanja di dalam toko tersebut. 

 

Lalu, masuklah pelaku dan langsung menodongkan pedang ke saksi dan kepada kasir toko. Melihat hal itu, saksi dan kasir toko langsung berteriak minta tolong. “pelaku kabur dan sempat terjatuh di tikungan sebelah timur lokasi.

Baca Juga:  Korban Masih Trauma, Minta Terdakwa Dihukum Maksimal

 

“Di sana, sebuah pisau lipat milik pelaku jatuh dari saku jaketnya. Namun akhirnya dia berhasil meloloskan diri,” beber petugas. 

 

Usai kejadian itu, pihak pemilik toko langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Terkait kejadian ini, Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sukadi mengatakan jika saat ini dirinya belum mengetahui adanya laporan kehadian itu. “Saya cek dulu laporannya. Nanti diinformasikan kembali,” tandas Sukadi.

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Polisi menyelidiki aksi perampokan sebuah toko sembako bernama Toko Wahyu yang terletak di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Kesiman Petilan Denpasar Timur pada Senin (22/3) sekitar pukul 17.30 WITA.

 

Pelaku yang beraksi sendirian itu beraksi menggunakan senjata tajam jenis parang. Selain itu, berdasarkan keterangan korban dan juga rekaman CCTV di lokasi, pelaku juga mengenakan jaket hitam yang di bagian punggungnya bertuliskan “Polisi”.


 

Terkait kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu Wibowo Sidi seizin Kapolsek Kompol Tri Joko Widiyanto membenarkan adanya kejadian itu. Namun menurut dia, saat ini korban belum membuat laporan.

 

“Korban belum  melapor karena masih trauma,” katanya, Selasa (23/3).

 

Kendati demikian, pihak kepolisian Denpasar Timur tetap melakukan penyelidikan. Mulia dari melakukan olah TKP hingga meminta keterangan para saksi, termasuk korban pemilik toko.

Baca Juga:  Jadi Calo Sabu Demi Rp 500 Ribu, Residivis Diganjar 14 Tahun Penjara

 

Sebelumnya, upaya perampokan menimpa salah satu toko sembako yang terletak di Jalan Dukuh Noja Nomor 11, Kesiman Petilan, Denpasar Timur. Kejadian itu terjadi pada Senin (22/3) sekitar pukul 17.30 WITA. 

 

Dalam melakukan aksinya, pelaku membawa sebilah parang. Dari informasi yang dihimpun, pelaku berhasil kabur setelah pemilik toko berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan minta tolong pemilik toko sempat melakukan pengejaran.

 

“Namun pelaku kabur mengendarai Honda Vario tanpa nomor polisi,” terang sumber petugas, Selasa (23/3).

 

Kejadian itu bermula saat seorang pelanggan bernama Ngurah Sandi berbelanja di dalam toko tersebut. 

 

Lalu, masuklah pelaku dan langsung menodongkan pedang ke saksi dan kepada kasir toko. Melihat hal itu, saksi dan kasir toko langsung berteriak minta tolong. “pelaku kabur dan sempat terjatuh di tikungan sebelah timur lokasi.

Baca Juga:  Saat Semeru Meletus, Air Laut di Pantai Sanur┬áMengalami Pasang Tinggi

 

“Di sana, sebuah pisau lipat milik pelaku jatuh dari saku jaketnya. Namun akhirnya dia berhasil meloloskan diri,” beber petugas. 

 

Usai kejadian itu, pihak pemilik toko langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Terkait kejadian ini, Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sukadi mengatakan jika saat ini dirinya belum mengetahui adanya laporan kehadian itu. “Saya cek dulu laporannya. Nanti diinformasikan kembali,” tandas Sukadi.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/