25.4 C
Denpasar
Tuesday, June 6, 2023

Dari Kasus Berdarah di Malam Pengrupukan

Tu Pekak Tewas Dihabisi Dua Pelaku, Diduga karena Dendam Lama, Polresta Denpasar Olah TKP

DENPASAR – Polresta Denpasar melakukan olah TKP di lokasi berdarah Jalan Veteran depan Dealer Suzuki, Denpasar Utara, yang menewaskan I Putu Eka Astina Alias Tu Pekak, 40.

Peristiwa berdarah saat malam pengrupukan atau pawai ogoh-ogoh itu sudah ditangani Polresta Denpasar. Dua pelaku pengeroyokan disertai penikaman yang menewaskan Tu Pekak, I Gede Santiana Putra, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23, sudah diamankan polisi. Saat ini, kedua pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan penyidik.

Plt Kasat Reskrim Polresta Denpasar, AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan dua pelaku sudah diamankan. “Kami masih dalami keterangan terkait motif sebenarnya, sabar ya,” kata Andri.

Sementara itu, kepada Jawa Pos Radar Bali, pihak Forensik RSUP Ngoerah Denpasar dr. Kunthi membenarkan bahwa jenazah identitas tersebut telah diterima. “Ya, kalau soal otopsi, kami masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga atau kepolisian,” singkatnya.

Baca Juga:  Keluarga Almarhum Aipda (Purn) Suanda Pertanyakan Pelaku Perempuan

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan bahwa sejauh ini pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku. Yakni De Anggur dan Bembem.

“Diduga masih ada tersangka lain, karena itu keterangan dua lelaki tersebut masih didalami. Dan PLT Kasat Reskrim Polresta AKP Wiastu Andri Prajitno sudah memimpin anggota melakukan olah TKP,” tutupnya.

Untuk diketahui, aksi penganiayaan dan pengeroyokan disertai penusukan yang menewaskan Te Pekak itu berlangsung di tengah keramaian saat parade ogoh-ogoh, Selasa 21 Maret 2023. Berawal dari Tu Pekak, warga Jalan Nangka Gang Kenari VII, No.20 Dangin Puri Kaja Denpasar Utara datang dan menyaksikan parade ogoh-ogoh.

Korban bersama istrinya Ni NW, 36, dan anak gadisnya berinisial Gek usia 2 tahun. Tiba-tiba muncul dua lelaki warga Jalan Gatot Subroto II Blok B/2, Banjar Karangsari, Desa Dangin Puri Kaja Denpasar Utara, dan beberapa temannya. Mereka adalah I Gede Santiana Putra alias De Aanggur, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa alias Bem Bem, 23. Tak hanya berdua, melainkan bersama beberapa teman lain.

Baca Juga:  Badah! Pelaku Penikam Tu Pekak Langsung Kabur Seusai Kejadian

Saat itu terlibat saling tatap menatap antara Tu Palek dan kelompok tersebut. “Masalahnya hanya sepele, saling tatap saja,” kata polisi. Tu Pekak terlibat saling pandang dengan dua teman yang diduga menjadi pelaku, yakni I Gede Santiana Putra, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23. “Mereka ini sudah saling kenal bahkan temanan. Kuat dugaan ada indikasi dendam lama antara mereka. Namun motifnya ini masih didalami,” tambah sumber petugas. (dre)



DENPASAR – Polresta Denpasar melakukan olah TKP di lokasi berdarah Jalan Veteran depan Dealer Suzuki, Denpasar Utara, yang menewaskan I Putu Eka Astina Alias Tu Pekak, 40.

Peristiwa berdarah saat malam pengrupukan atau pawai ogoh-ogoh itu sudah ditangani Polresta Denpasar. Dua pelaku pengeroyokan disertai penikaman yang menewaskan Tu Pekak, I Gede Santiana Putra, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23, sudah diamankan polisi. Saat ini, kedua pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan penyidik.

Plt Kasat Reskrim Polresta Denpasar, AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan dua pelaku sudah diamankan. “Kami masih dalami keterangan terkait motif sebenarnya, sabar ya,” kata Andri.

Sementara itu, kepada Jawa Pos Radar Bali, pihak Forensik RSUP Ngoerah Denpasar dr. Kunthi membenarkan bahwa jenazah identitas tersebut telah diterima. “Ya, kalau soal otopsi, kami masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga atau kepolisian,” singkatnya.

Baca Juga:  Hajar Tetangga Kos, Dua Mahasiswa Asal NTT Ditangkap dan Ditahan

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan bahwa sejauh ini pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku. Yakni De Anggur dan Bembem.

“Diduga masih ada tersangka lain, karena itu keterangan dua lelaki tersebut masih didalami. Dan PLT Kasat Reskrim Polresta AKP Wiastu Andri Prajitno sudah memimpin anggota melakukan olah TKP,” tutupnya.

Untuk diketahui, aksi penganiayaan dan pengeroyokan disertai penusukan yang menewaskan Te Pekak itu berlangsung di tengah keramaian saat parade ogoh-ogoh, Selasa 21 Maret 2023. Berawal dari Tu Pekak, warga Jalan Nangka Gang Kenari VII, No.20 Dangin Puri Kaja Denpasar Utara datang dan menyaksikan parade ogoh-ogoh.

Korban bersama istrinya Ni NW, 36, dan anak gadisnya berinisial Gek usia 2 tahun. Tiba-tiba muncul dua lelaki warga Jalan Gatot Subroto II Blok B/2, Banjar Karangsari, Desa Dangin Puri Kaja Denpasar Utara, dan beberapa temannya. Mereka adalah I Gede Santiana Putra alias De Aanggur, 30, dan I Dewa Gede Raka Subawa alias Bem Bem, 23. Tak hanya berdua, melainkan bersama beberapa teman lain.

Baca Juga:  Badah! Pelaku Penikam Tu Pekak Langsung Kabur Seusai Kejadian

Saat itu terlibat saling tatap menatap antara Tu Palek dan kelompok tersebut. “Masalahnya hanya sepele, saling tatap saja,” kata polisi. Tu Pekak terlibat saling pandang dengan dua teman yang diduga menjadi pelaku, yakni I Gede Santiana Putra, dan I Dewa Gede Raka Subawa, 23. “Mereka ini sudah saling kenal bahkan temanan. Kuat dugaan ada indikasi dendam lama antara mereka. Namun motifnya ini masih didalami,” tambah sumber petugas. (dre)


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru