alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Mobil Pikap Mendadak Terbalik, Dua Ibu-Ibu Pedagang Sayur Luka-Luka

GIANYAR- Diduga karena pengemudi mengantuk, sebuah mobil pikap pengangkut sayuran terbalik di Jalan Raya Batuan, Gianyar, pada Rabu (23/6) pukul 04.30 WITA.

 

Akibat terbalik, sopir dan penumpangnya mengalami luka ringan dan sudah dirawat di rumah sakit terdekat.

 

Menurut informasi yang dihimpun, mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi DK 8823 PP yang dikemudikan oleh Ni Kadek Sutrisnawati, 35, alamat Banjar Karangsuung Kaja, Desa Peninjauan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, melaju dari arah Utara menuju Selatan. 

 

Tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Raya Batuan atau di depan Art Shop Mario, pengemudi tiba-tiba tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

- Advertisement -

 

Akibatnya, kendaraan oleng ke Timur sehingga menyebabkan mobil tersebut terguling.

Baca Juga:  Pencuri HP Milik Pelajar di Pantai Masceti Gianyar Tertangkap

 

Akibat peristiwa tersebut pengemudi kendaraan mengalami luka pada jari tangan kiri.

 

Sedangkan penumpang, Ni Wayan Srimpen, 59, mengalami luka pada kepala sebelah kanan, luka lecet pada betis kaki kanan, serta luka lecet pada pelipis kiri. 

 

Selanjutnya kedua korban diselamatkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud untuk mendapatkan pengobatan.

 

Kanit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Weta, membenarkan kejadian itu. Kejadian itu karena Out of Control (keluar kendali sopir).

 

Namun, pihaknya masih mendalami mengenai penyebab pasti kecelakaan dari kendaraan yang mengangkut barang dagangan berupa sayur-sayuran dan umbi-umbian tersebut.

 

“Yang jelas tidak ada korban jiwa. Hanya pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan,” ujarnya.

Baca Juga:  Merasa Diserang Lebih Dulu, Febriany Akan Minta Perlindungan ke Polda

 

Atas kecelakaan tersebut, kendaraan pikap yang dikemudikan korban mengalami rusak pada bagian body depan.

 

Pintu sebelah kiri penyok, serta lampu depan pecah. Mobil itu diamankan di Polsek Sukawati. “Kerugian material yang dialami diprediksi mencapai Rp 20 juta,” pungkasnya.

- Advertisement -

GIANYAR- Diduga karena pengemudi mengantuk, sebuah mobil pikap pengangkut sayuran terbalik di Jalan Raya Batuan, Gianyar, pada Rabu (23/6) pukul 04.30 WITA.

 

Akibat terbalik, sopir dan penumpangnya mengalami luka ringan dan sudah dirawat di rumah sakit terdekat.

 

Menurut informasi yang dihimpun, mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi DK 8823 PP yang dikemudikan oleh Ni Kadek Sutrisnawati, 35, alamat Banjar Karangsuung Kaja, Desa Peninjauan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, melaju dari arah Utara menuju Selatan. 

 

Tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Raya Batuan atau di depan Art Shop Mario, pengemudi tiba-tiba tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya.

 

Akibatnya, kendaraan oleng ke Timur sehingga menyebabkan mobil tersebut terguling.

Baca Juga:  Konsumsi Obat Sakit Kepala dengan Miras, Turis Australia Meninggal

 

Akibat peristiwa tersebut pengemudi kendaraan mengalami luka pada jari tangan kiri.

 

Sedangkan penumpang, Ni Wayan Srimpen, 59, mengalami luka pada kepala sebelah kanan, luka lecet pada betis kaki kanan, serta luka lecet pada pelipis kiri. 

 

Selanjutnya kedua korban diselamatkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Ari Canti di Desa Mas, Kecamatan Ubud untuk mendapatkan pengobatan.

 

Kanit Lantas Polsek Sukawati, Iptu I Made Weta, membenarkan kejadian itu. Kejadian itu karena Out of Control (keluar kendali sopir).

 

Namun, pihaknya masih mendalami mengenai penyebab pasti kecelakaan dari kendaraan yang mengangkut barang dagangan berupa sayur-sayuran dan umbi-umbian tersebut.

 

“Yang jelas tidak ada korban jiwa. Hanya pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jangkrik Bos! Kaget Hindari Truk, Pikap Tabrak Pohon Lalu Terguling

 

Atas kecelakaan tersebut, kendaraan pikap yang dikemudikan korban mengalami rusak pada bagian body depan.

 

Pintu sebelah kiri penyok, serta lampu depan pecah. Mobil itu diamankan di Polsek Sukawati. “Kerugian material yang dialami diprediksi mencapai Rp 20 juta,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/